Beranda blog Halaman 2

Pj Bupati Jombang Melaunching DD, ADD dan PDRD Tahun 2024

0
Pemkab Jombang melaunching DD, ADD, dan PDRD Tahun 2024 oleh Penjabat (Pj) Bupati Jombang Sugiat, S.Sos, M.Psi.T dilaksanakan di pendopo Kabupaten Jombang pada Selasa (23/01/2024) pagi.

Pj Bupati Jombang Melaunching DD, ADD dan PDRD Tahun 2024

Jombang, layang.co – Pemerintah Kabupaten Jombang melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Jombang melaunching penyaluran (Dana Desa) DD, Alokasi Dana Desa (ADD), Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (PDRD) 2024, di Pendopo Kabupaten Jombang, Sabtu (23/01/2024).

Kepala DPMD Jombang Sholahuddin HS, S.STP, M.Si menyampaikan, Dana Desa pada tahun 2023 sebesar Rp. 307,473,648,000,-. Tahun 2024 sebesar Rp. 310.381.146.000,-naik sebesar Rp. 2.907.498.000,-

Sedangkan Pj Bupati Jombang menyebutkan, Dana Desa adalah sebuah tonggak penting untuk mengembangkan potensi dan sumber daya yang dimiliki oleh Desa. Sedangkan Indeks Desa Membangun (IDM) menjadi kompas utama dalam menjalankan prakarsa pembangunan desa. IDM menggarisbawahi pentingnya kapasitas masyarakat sebagai fondasi utama untuk mencapai kemajuan dan keberdayaan desa.

Data dari Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT) Republik Indonesia menunjukkan bahwa sejak tahun 2020, Kabupaten Jombang telah bebas dari status Desa Tertinggal, dengan jumlah Desa Mandiri yang terus meningkat setiap tahun. Pada tahun 2023, tidak ada lagi desa dengan status Berkembang, hanya ada desa dengan status Maju dan Mandiri.

“Keberhasilan peningkatan status desa ini tak lepas dari dukungan Pemerintah Kabupaten Jombang melalui berbagai kebijakan, salah satunya adalah pemberian Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Sapras Desa kepada Pemerintah Desa,” tuturnya.

Pada kesempatan tersebut Pj Bupati Jombang Sugiat juga menyerahkan Penghargaan. Diantaranya sbb:

  1. Kecamatan dengan dukungan dan fasilitasi penyaluran DD tercepat kepada: Kecamatan Plandaan, Bandar Kedungmulyo, Gudo.
  2. Penghargaan Desa dengan Penyaluran DD Tahap I Tercepat: Desa Sumberejo Kecamatan Plandaan, Desa Pucangsimo Kecamatan Bandar Kedungmulyo, Desa Godong Kecamatan Gudo
  3. Penghargaan Kecamatan dengan Dukungan dan Fasilitasi Penetapan APBDesa TA 2024 Tercepat: Kecamatan Ngoro, Gudo dan Kud.
  4. Penghargaan Desa dengan Penetapan APBDesa Tahap I Tercepat: Desa Jombok Kecamatan Ngoro, Desa Gempollegundi Kecamatan Gudo, Desa Sidokaton Kecamatan Kudu.
  5. Penghargaan Desa dengan Penyaluran ADD Tahap I Tercepat: Desa Karangmojo Kecamatan Plandaan, Desa Plandaan Kecamatan Plandaan, Desa Janti Kecamatan Jogoroto.

Kepala DPMD Jombang Sholahuddin HS, S.STP, M.Si menyampaikan, fokus penggunaan Dana Desa tahun 2024 digunakan sebagai berikut:

Pertama, penanganan kemiskinan ekstrem, BLT Desa dialokasikan maksimal 25% dari total Dana Desa (DD) perdesa yang diterima.

Kedua, program ketahanan pangan dan hewani, minimal 20% dengan mempertimbangkan aspek ketersediaan, keterjangkauan, dan pemanfaatan pangan di desa. Ketiga, program pencegahan dan penurunan stunting skala desa;

Keempat, program sektor prioritas di desa melalui bantuan permodalan BUM Desa/BUM Desa Bersama, serta program pengembangan desa sesuai potensi dan karakteristik desa.

Pada tahap 1, telah tersalur ke 51 Desa di 11 Kecamatan dengan total penyaluran Rp. 28.570.393.600,- Selanjutnya, Anggaran Alokasi Dana Desa (ADD) pada tahun 2024 sebesar Rp. 124.520.765.150,-.

Disampaikan Kadis DPMD, tujuan Anggaran Alokasi Dana Desa (ADD) diantaranya untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas penyelenggaraan pemerintahan desa; meningkatkan kuantitas dan kualitas pelaksanaan pembangunan desa; meningkatkan pembinaan kemasyarakatan; meningkatkan kapasitas pemberdayaan masyarakat desa dalam perencanaan, pelaksanaan dan pengendalian pembangunan secara partisipatif sesuai dengan potensi desa; memfasilitasi penanggulangan bencana, keadaan darurat dan mendesak; dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.

“Selain Alokasi Dana Desa, kita juga mempunyai Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (PDRD) tahun 2024 adalah sebesar Rp. 20.178.555.324,-; Pajak: Rp. 18.138.480.314,-Retribusi: Rp. 2.040.075.010,” tambahnya.

“Pada tahun 2024, Pemerintah Desa kita akan memulai langkah besar dengan menerapkan transaksi non tunai. Transaksi non tunai tidak hanya akan memudahkan proses pembayaran, tetapi juga akan meminimalkan risiko kehilangan Dana Desa dan meningkatkan akuntabilitas,” tandasnya.

“Selain itu, seiring dengan penerapan transaksi non tunai, akan ada penyesuaian atau perubahan dalam penggunaan aplikasi SIKEUDES pada tahun 2024,” pungkas Sholahuddin. (*/dan)

Pemkab Jombang Dukung Penerapan Keadilan Restoratif Lepas Tujuh Tahanan

0
Penyampaian Surat Ketetapan Penyelesaian Perkara Berdasarkan Keadilan Restoratif yang ditandai dengan Pelepasan Rompi Tahanan dilaksanakan di aula Kejaksaan Negeri Jombang, pada Selasa (23/01/2024) di hadiri oleh Pj Bupati Jombang Sugiat S.Sos, M.Psi.T.

Pemkab Jombang Dukung Penerapan Keadilan Restoratif Lepas Tujuh Tahanan

Jombang, layang.co – Kejaksaan Negeri (Kejari) Jombang melakukan Restorative Justice atau Keadilan Restoratif terhadap 9 tersangka. Dimana dua tersangka anak sudah diversi sebelumnya. Dan hari ini penyelesaian keadilan restoratif terhadap 7 tersangka.

Kesembilan tersangka ini, terlibat kasus pengeroyokan dan penganiayaan pada 30 Oktober 2023 di Kecamatan Ngusikan, Kabupaten Jombang, terhadap seorang anak sesama anggota perguruan silat.

Melalui jaksa fasilitator bersama dengan tokoh masyarakat, dan Kepala Desa setempat, melakukan upaya-upaya untuk perdamaian. Perdamaian ini telah disetujui oleh Jaksa Agung melalui Jampidum untuk diselesaikan melalui jalur restorative justice.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Jombang, Dr. Agus Chandra, S.H., M.H  menjelaskan, bahwa pertimbangan dilakukan keadilan restoratif  yaitu dalam rangka memulihkan seperti semula, sehingga tidak ada unsur balas dendam.

Sebanyak tujuh tahanan kasus pengeroyokan dan penganiayaan dengan satu korban di Kabupaten Jombang dinyatakan bebas setelah dilakukan Restorative Justice (RJ) atau Keadilan Restoratif.

“Memang penyelesaian melalui restorative justice ini tidak sampai pada pengadilan. Harapannya agar si pelaku tidak memiliki catatan sebagai pelaku kriminal. Sehingga ke depan harapan kita, mereka bisa menyongsong masa depan yang lebih baik,” tutur Agus Chandra Kajari Jombang.

Para tersangka baru pertama kali melakukan tindak pidana. Dan keinginan berdamai lahir dari kedua belah pihak sebelum tahap penuntutan. “Masyarakat juga merespon positif dan mendukung langkah-langkah Kejaksaan Negeri Jombang,” tandasnya.

Pj Bupati Jombang Sugiat bersama Forkopimda yang hadir menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Kepala Kejaksaan Negeri Jombang beserta tim, yang telah berkomitmen dan bekerja keras dalam menegakkan keadilan.

“Pada kesempatan ini, kita bukan hanya menyaksikan proses hukum yang berjalan, tetapi juga menunjukkan tekad kita dalam mengembangkan pendekatan keadilan restoratif sebagai bentuk kedewasaan dan peradaban hukum di daerah kita,” tutur Sugiat Pj Bupati Jombang.

“Dalam rangka persetujuan penyelesaian perkara ini, kami atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Jombang turut memberikan dukungan penuh. Dan kita semua berharap bahwa hasil dari proses ini dapat menciptakan lingkungan yang lebih baik, mendukung rehabilitasi, dan membangun kembali kepercayaan di antara kita”, tandasnya.

“Mari kita jadikan momentum ini sebagai titik awal perubahan positif dalam hidup kita. Saya berharap bahwa setiap langkah yang kita ambil selanjutnya akan membawa dampak baik, tidak hanya bagi diri kita sendiri, tetapi juga bagi keluarga, teman-teman, dan masyarakat di sekitar kita,” tambahnya, seperti disampaikan Humas Dinas Kominfo Kabupaten Jombang. (*dan)

RSUD Jombang Komitmen Mengimplementasikan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Rumah Sakit sesuai Permenkes No. 66 Tahun 2016

0
Iqdhana Chantika, S.KM (kanan) staff Unit Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dalam dialog Humas RSUD menyapa, Selasa, (23/01/2024) yang dipandu Giannita Prayoga (kiri).

RSUD Jombang Komitmen Mengimplementasikan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Rumah Sakit sesuai Permenkes No. 66 Tahun 2016

Jombang, layang.co – Dalam upaya memberikan pelayanan maksimal yang nyaman, aman memuaskan kepada publik, RSUD Jombang berkomitmen menjaga dan menerapkan standart manajemen Kesehatan Keselamatan Kerja Rumah Sakit (K3RS) sesuai Peraturan Menteri Kesehatan No. 66 Tahun 2016.

Direktur RSUD Jombang Dr. dr. Ma’murotus Sa’diyah, M.Kes melalui Iqdhana Chantika, S.KM staff Unit Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dalam dialog Humas RSUD menyapa, Selasa, (23/01/2024) mengatakan, fungsi Unit K3 di RSUD Jombang berperan sebagai pengawas dan penegak norma peraturan K3.

Salah satu tugas Unit K3RS untuk memastikan kondisi sarana dan prasarana penunjang operasional kegiatan dilingkup RSUD Jombang aman, agar bisa memberikan layanan secara maksimal.

Berkaitan dengan peringatan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional, yang berlangsung pada tanggal 12 Januari – 12 Pebruari 2024, dengan tema “Budayakan K3, Sehat dan Selamat dalam Bekerja, Terjaga Keberlangsungan Usaha”. RSUD Jombang mengadakan berbagai kegiatan dan lomba, antara lain apel Bulan K3, Penandatanganan Komitmen Budaya K3, Lomba Video Pesan Keselamatan dan Lomba Penerapan 5R (Ringkas, Rapi, Resik, Rawat, Rajin) sebagai upaya meningkatkan kesadaran mengenai K3 dan kepedulian terhadap implementasi K3 oleh semua pihak di lingkup RSUD Jombang.

Implementasi K3 di RSUD Jombang dilaksanakan secara terus-menerus dan berkesinambungan dengan cara menerapkan standar pelayanan K3 dan dalam hal pelaksanaannya menjadi tanggungjawab bersama.

Iqdhana Chantika, S.KM alumni Institut Ilmu Kesehatan (IIK) Bhakti Wiyata Kediri tahun 2014 ini menyampaikan ada 8 standart manajemen K3RS, sesuai Peraturan Menteri Kesehatan No. 66 Tahun 2016.

Kedelapan standart itu meliputi: a). Manajemen risiko K3RS;  b). Keselamatan dan Keamanan di Rumah Sakit; c). Pelayanan Kesehatan Kerja; d). Pengelolaan Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) dari aspek K3; e). Pencegahan dan Pengendalian Kebakaran;

Masih ada lagi: f). Pengelolaan Prasarana Rumah Sakit dari aspek K3 ; g). Pengelolaan Peralatan Medis dari aspek K3; dan h). Kesiapsiagaan menghadapi kondisi darurat atau bencana.

Untuk memastikan implementasi kedelapan standart manajemen K3RS, Unit K3 melaksanakan berbagai program kerja seperti supervisi K3, pengecekan sarana proteksi kebakaran, pemeriksaan kesehatan karyawan, pengolalan Bahan Berbahaya dan Beracun (B3), pelatihan K3 dan simulasi kondisi darurat bencana.

“Program kerja K3 bertujuan untuk meminimalkan risiko bahaya di rumah sakit agar tidak menimbulkan efek buruk seperti cidera yang dapat menimpa kepada pasien, pendamping pasien, dan pengunjung rumah sakit,” terang Chantika, panggilan akrabnya.

Tugas Unit K3RS tambah Chantika, adalah mengawasi, mengevaluasi, memberikan masukan, terhadap kondisi yang ada, dengan tujuan mengutamakan keselamatan dan kesehatan kerja bagi SDM di rumah sakit.

“Setiap hari, kami melakukan supervisi ke masing-masing unit untuk memastikan tempat kerja dan sarana serta prasana yang digunakan dalam kondisi aman,” pungkasnya. (dan)

Menteri LHK Tinjau DAM Yani Sumobito dan Apresiasi Pemulihan Lahan Terkontaminasi Limbah B3

0
Pj Bupati Jombang Sugiat, bersama Kepala OPD terkait Ketua DPRD Kabupaten Jombang, dan perwakilan Forkopimda, serta Sekdakab Jombang Agus Purnomo, Asisten, Staf Ahli dan Kepala OPD terkait mendampingi kunjungan kerja Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI, Minggu (21/01/2024).

Menteri LHK Tinjau DAM Yani Sumobito dan Apresiasi Pemulihan Lahan Terkontaminasi Limbah B3

Jombang, layang.co – Pj Bupati Jombang Sugiat S.Sos, M.Psi.T mendampingi rombongan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI, meninjau DAM Yani di Dusun Budugsidorejo, Kecamatan Sumobito, Kabupaten Jombang, Jawa Timur pada Minggu (21/01/2024) siang.

Selain meninjau lokasi DAM Yani, rombongan yang dipimpin langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Republik Indonesia Prof. Dr. Ir. Siti Nurbaya Bakar, M.Sc ini, juga meninjau proses produksi Slag Aluminium dan berdialog dengan Pengurus Koperasi Smars Ds. Bakalan dan Koperasi Berkah Logam Ds. Kendalsari bertempat ruang pertemuan sentra Industri Peleburan Aluminium Desa Bakalan Kecamatan Sumobito, yang dipandu oleh Miftahul Ulum Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Jombang.

Progres kerja sinergi dalam rangka Pemulihan Lahan Terkontaminasi Limbah B3 di DAM Yani dan 13 titik lainnya yang telah dilakukan sejak tahun 2020 hingga sekarang, diapresiasi oleh Siti Nurbaya, Menteri LHK RI.

Kegiatan pemulihan diantaranya dilakukan secara sinergi oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Jombang, Provinsi Jawa Timur, BBWS Brantas Kementerian PUPR, CSR PT. Semen Indonesia, Kementerian Perindustrian,serta Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

“Ini adalah progres yang luar biasa, kalau dari tahun 2020 sampai di 2024 kondisinya sudah seperti ini,” tutur Siti Nurbaya Menteri LHK setelah meninjau DAM Yani dan proses produksi peleburan aluminium.

“Terima kasih kepada masyarakat dan pengurus koperasi yang punya semangat yang luar biasa dan kerjasama yang sangat baik. Upaya yang dilakukan oleh Kabupaten Jombang ini akan menjadi contoh, dari Jombang untuk Indonesia untuk  Jakarta,” tambahnya.

“Model penyelesaian yang sangat baik dalam mengatasi permasalahan yang cukup berat. Tahu-tahu bisa menjadi seperti yang kita lihat sekarang ini luar biasa. Ini yang namanya dari musibah menjadi berkah, dari limbah menjadi berkah,” tandas Menteri LHK Siti Nurbaya.

Pihak Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, siap mendengarkan masukkan lebih detil lagi dari pengurus koperasi SMARS  dan Berkah Logam dalam mengatasi persoalan limbah dan keberlanjutan industri peleburan aluminium.

Sementara itu, Pj Bupati Jombang Sugiat menyampaikan ucapan terima kasih atas kunjungan Menteri KLHK dan rombongan. Optimisme juga ditunjukkan oleh Sugiat Pj Bupati Jombang bahwa dengan kerjasama kolaborasi dari berbagai pihak, persoalan dan pekerjaan rumah dalam mengatasi persoalan limbah.

“Terima kasih Ibu Menteri atas kunjungan dan apresiasi progres penanganan Limbah B3 di Kabupaten Jombang. Namun demikian masih banyak PR kedepan yang harus kita selesaikan dalam rangka pemulihan limbah B3. Dari 104 titik kita baru menyelesaikan 13 titik. Untuk itu, dibutuhkan komitmen, kerjasama, kolaborasi yang baik dari semua pihak termasuk dukungan dari Kementerian Lingkungan Hidup,” tutur Pj Bupati Jombang Sugiat, sebagaimana diinformasikan Humas Dinas Kominfo Kabupaten Jombang. (*dan)

Pj Bupati Jombang Tebar Bibit Ikan Patin di Tengaran, Peterongan

0
Pj Bupati Jombang Sugiat (biru) bersama Camat Peterongan Erik Arief berserta Kapolsek dan Dan Ramil Peterongan menebar bibit ikan patin di kolam ikan milik warga di Dusun Surabayan, Desa Tengaran, Kecamatan Peterongan, Kamis (18/01/2025).

Pj Bupati Jombang Tebar Bibit Ikan Patin di Tengaran, Peterongan

Jombang, layang.co – Mengunjungi Desa Tengaran, Kecamatan Peterongan pada Kamis (18/01/2023), Pj Bupati Jombang Sugiat S.Sos. M.Psi.T didampingi Kepala OPD lingkup Pemkab Jombang, meninjau potensi budidaya ikan patin Balai Penyuluhan Perikanan Kabupaten Jombang yang terletak di Dusun Surabayan, Desa Tengaran, Kecamatan Peterongan, Jombang, Jawa Timur.

Tiba di Kecamatan Peterongan, Pj Bupati Jombang Sugiat yang disambut oleh Camat Peterongan Eryk Arif dan Forkopimcam setempat menyampaikan apresiasi positif terhadap perkembangan budidaya ikan Patin di daerah tersebut.

Kunjungan Pj Bupati Jombang yang diberi nama “Bulik Sospa” – Bupati Tilik Desa dengan mengendarai vespa” ini dalam rangka melihat potensi juga menyerap aspirasi masyarakat secara langsung.

Pj. Bupati Jombang menyampaikan optimismenya bahwa budidaya ikan patin mampu memberikan kontribusi yang besar bagi kemajuan sektor perikanan di Jombang.

“Saya berharap budidaya ikan Patin di Jombang dapat semakin berkembang pesat. Selain memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat, kegiatan ini juga menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam mendukung sektor perikanan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Jombang’, tutur Sugiat Pj Bupati Jombang.

Sementara itu Eryk Arif Camat Peterongan menyampaikan bahwa luas kolam ikan yang digunakan mencapai 1 hektar dan hanya diperuntukkan untuk satu jenis ikan, yaitu ikan Patin. Kolam-kolam tersebut dikelompokkan sesuai dengan tahapan budidaya yang dilakukan untuk memaksimalkan hasil panen ikan Patin.

“Budidaya ikan Patin dipilih karena memiliki potensi yang sangat menjanjikan. Memiliki nilai ekonomi yang tinggi dan permintaan yang terus meningkat di pasar lokal maupun internasional. Omzet setahun 250 ton, sebagian ekspor ke Arab, Amerika Serikat dan China “, tutur Eryk Arif Camat Peterongan.

Sebagaimana diinformasikan Humas Dinas Kominfo Kabupaten Jombang, Tilik Desa di wilayah Kecamatan Peterongan, Pj Bupati Jombang Sugiat juga menyerahkan program Gerakan Basuh Stunting (gerakan orang tua asuh Stunting), Galantin (gerakan cinta lansia dan anak yatim) yang dikelola oleh Baznas Kecamatan Peterongan, infaq sodaqoh seluruh Pemdes, Lintas Sektor dan Kecamatan setempat, sekaligus melakukan serap aspirasi. (kw/dan)

Pj Bupati Jombang Tinjau Progres Industri Slag Aluminium di Sumobito

0
Pj Bupati Jombang Sugiat meninjau industri slag di Desa Bakalan, Kecamatan Sumobito, Jombang berbahan baku limbah aluminium diolah, diproduk lagi menjadi aluminium batangan sebagai bahan gagang panci maupun bahan produk industri lainnya.

Pj Bupati Jombang Tinjau Progres Industri Slag Aluminium di Sumobito

Jombang, layang.co – Pj. Bupati Jombang, Sugiat, S.Sos, M.Psi.T, bersama para Kepala OPD terkait Tilik Desa Bervespa mengunjungi Sentra IKM Slag Aluminium Desa Bakalan, Kecamatan Sumobito pada Kamis (18/01/2024) pagi.

Tiba dilokasi Industri Peleburan Slag Aluminium, Pj Bupati Jombang Sugiat disambut oleh Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagrin) Kabupaten Jombang, Drs. Suwignyo, MM, beserta jajaran Bidang Perindustrian Disdagrin Jombang, Forkopimcam Sumobito, Ketua KSU Setia Mahardika Sejahtera (SMARS) dan Kepala Desa Bakalan.

Sugiat Pj. Bupati Jombang kemudian langsung melihat proses produksi Slag Aluminium yang dilakukan oleh para pelaku usaha. Industri Peleburan Aluminium yang sudah beroperasi selama satu tahun ini, hasil olahannya 30 % dalam bentuk aluminium batangan yang dijual ke perusahaan untuk bahan baku pembuatan produk seperti panci, wajan dan bahan bangunan lainnya. Sedangkan yang 70% sisanya, dijual ke perusahaan semen Gresik.

Beberapa arahannya kepada para pelaku usaha IKM Slag Aluminium diantaranya agar terus berupaya meningkatkan produktivitasnya, dengan terus berinovasi guna meningkatkan efisiensi dan daya saing produk.

Pj. Bupati Jombang juga menyampaikan apresiasi kepada para pelaku usaha IKM Slag Aluminium yang telah berkontribusi dalam pembangunan ekonomi Kabupaten Jombang. Harapannya agar para pelaku usaha dapat terus berkembang dan maju.

“Alhamdullah progresnya bagus, terus meningkat. Peran anggota koperasi sebagai motor penggerak peningkatan produktifitas sangat tinggi, sehingga diharapkan mampu meningkatkan perekonomian, mengurangi pengangguran dan kemiskinan ekstrem”, tutur Sugiat Pj Bupati Jombang

“Namun karena ini adalah Industri Peleburan Limbah B3 saya tetap menghimbau untuk memperhatikan kesehatan, keselamatan dan keamanan kerja. Tetap jaga kebersamaan, kekompakan dan kerukunan antar sesama pelaku usaha sebagai anggota koperasi IKM Slag Aluminium ini. Apabila ada persoalan atau kendala segera diatasi,” tandas Pj.

Bupati Jombang Sugiat yang juga menampung seluruh aspirasi para anggota KSU SMARS serta Kepala Desa setempat yang berharap ada perhatian Pemerintah Kabupaten terkait infrastruktur akses jalan masuk ke kawasan industri Slag. (*dan)

Sekda Minta ASN Non ASN Jaga Netralitas dan Integritas Pemilu 2024

0
Sekdakab Jombang Agus Purnomo mewakili Pj Bupati Sugiat Pimpin Apel KORPRI di Lingkup Pemkab Jombang menyampaikan pesan agar ASN Non ASN untuk menjaga netralitas dan integritas Pemilu 2024, Kamis (17/01/2024) di lapangan Pemkab Jombang.

Sekda Minta ASN Non ASN Jaga Netralitas dan Integritas Pemilu 2024

Jombang, layang.co  – Pj Bupati Jombang Sugiat S.Sos, M.Psi.T diwakili oleh Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Jombang Agus Purnomo S.H, M.Si memimpin Apel Korpri Lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang pada Rabu (17/01/2024) pagi, di Lapangan Pemkab Jombang.

Apel Kerja Korpri tersebut juga dihadiri Ketua PA Jombang, Wakil Ketua DPRD Jombang dan Perwakilan Forkopimda Kabupaten Jombang, para Asisten, Staf Ahli, Kepala OPD dan seluruh pegawai dilingkup Pemkab Jombang.

Agus Purnomo Sekdakab Jombang dalam sambutannya mengingatkan kepada seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Jombang, Instansi Vertikal, TNI/Polri dan Pemerintah Desa tentang tanggung jawab besar dalam menjaga Netralitas dan Integritas selama Pemilu 2024.

“Saya mengajak seluruh ASN maupun Non ASN dilingkup Pemkab Jombang dan Instansi Vertikal di Kabupaten Jombang serta seluruh Kepala Desa beserta Perangkat Desa untuk menjaga netralitas dengan sungguh-sungguh dan tunjukkan bahwa kita semua adalah pelayan masyarakat dan abdi negara yang dapat dipercaya oleh semua lapisan, sanggup?”, tandas Agus Purnomo dan dijawab serempak seluruh peserta upacara dengan kata “Sanggup”.

Disebutkan oleh Sekda Jombang Agus Purnomo bahwa berdasarkan PP Nomor 42 Tahun 2004 tentang pembinaan jiwa korps dan kode etik PNS, PNS dilarang melakukan perbuatan yang mengarah pada keberpihakan salah satu calon atau perbuatan yang mengindikasikan terlibat dalam politik praktis/berafiliasi dengan partai politik.

“Netralitas kita adalah amanah yang harus dijaga untuk menjaga kepercayaan masyarakat kepada pemerintah Kabupaten Jombang. Ketidaknetralan yang kita lakukan sebagai seorang Aparatur Negara dapat berdampak negatif, termasuk diskriminasi layanan, kesenjangan dalam lingkup ASN, konflik kepentingan, dan penurunan profesionalisme,” tuturnya.

“Saya juga menghimbau agar kita semua dapat tetap saling menghormati, saling menghargai dan tetap menjaga kebersamaan serta jiwa korps dalam menyikapi situasi politik yang ada dan tidak terpengaruh untuk melakukan kegiatan yang mengarah pada keberpihakan atau indikasi ketidaknetralan,” tambahnya.

Beberapa penekanan yang disampaikan oleh Sekdakab Jombang Agus Purnomo bagi Kepala Perangkat Daerah diantaranya, wajib secara aktif mensosialisasikan kepada seluruh pegawai ASN/PPNPN/Non ASN di lingkup unit kerja masing-masing dan melaksanakan dengan penuh tanggung jawab keputusan bersama Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Menteri Dalam Negeri, Kepala Badan Kepegawaian Negara, Ketua Komisi Aparatur Sipil Negara, dan Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum Nomor 02 Tahun 2022, Nomor 800-5474 Tahun 2022, Nomor 246 Tahun 2022, Nomor 30 tahun 2022, Nomor 1447.1/pm.01/k.1/09/2022 tentang pedoman pembinaan dan pengawasan netralitas pegawai Aparatur Sipil Negara dalam penyelenggaraan pemilihan umum dan pemilihan tahun 2024, khususnya jenis pelanggaran dan sanksinya atas pelanggaran netralitas serta berpedoman pada SE Bupati Jombang yang terbit tanggal 29 Desember 2023 nomor: 863/927/415.01/2023 tentang pedoman pembinaan dan netralitas Pegawai Pemerintah Non Pegawai Negeri (PPNPN)/ Non ASN dan netralitas bagi pegawai ASN/PPNPN/Non ASN yang memiliki pasangan (suami/istri) berstatus sebagai Calon Kepala Daerah/Wakil Kepala Daerah, Calon Anggota Legislatif, dan Calon Presiden/Wakil Presiden dalam penyelenggaraan Pemilihan Umum dan Pemilihan tahun 2024 mengupayakan terciptanya kondusifitas wilayah dengan melakukan pembinaan maupun komunikasi efektif kepada seluruh masyarakat bersama dengan jajaran TNI-Polri, baik selama masa kampanye, saat pelaksaan pemilu, maupun setelah pelaksanaan pemilu sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Komitmen bersama antara pemerintah daerah, jajaran TNI-Polri sangat dibutuhkan untuk terus menjaga komunikasi yang baik, serta melaksanakan langkah-langkah preventif guna mencegah potensi gangguan kamtibmas,” tutur Sekda Agus Purnomo.

Menurutnya, kebersamaan dan kerjasama antara Pemerintah Daerah dan jajaran TNI-Polri diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam menciptakan Pemilu yang damai dan demokratis.

“Tentu kita berharap agar pelaksanaan Pemilu tahun ini berjalan dengan lancar dan aman. Koordinasi dan peran aktif dari kita semua harus terus ditingkatkan, agar semuanya berjalan dengan baik,” tandasnya.

“Jelang Pemilu mari kita ciptakan suasana yang aman, sejuk dan kondusif, jangan sampai terprovokasi oleh pihak pihak yang dapat memecah persatuan dan kerukunan. Saya harap kita semua tanpa terkecuali turut serta mendukung suksesnya penyelenggaraan Pemilu tahun 2024 di wilayah Kabupaten Jombang,” pungkas Agus Purnomo Sekdakab Jombang sebagaimana disampaikan Humas Dinas Kominfo Kabupaten Jombang. (*dan)

 

Pj Bupati Jombang Akan Sikapi Keluhan Pedagang Pasar Perak, Bocor, Sepi, Lapak Ditinggalkan

0
Pj Bupati Jombang Sugiat berdialog dengan Pedagang Pasar Perak yang menyampaikan keluhan problem yang dialami ditempat usahanya.

Pj Bupati Jombang Akan Sikapi Keluhan Pedagang Pasar Perak, Bocor, Sepi, Lapak Ditinggalkan

Jombang, layang.co – Mengendarai Vespa biru, dengan plat nomor S 4661 YAT, Pj Bupati Jombang Sugiat S.Sos, M.Psi.T pada Selasa (16/01/2023) pagi, menjadwalkan bertemu dengan Kepala Desa Se Kecamatan Perak dalam rangka Sosialisasi Elektronifikasi Pajak Daerah juga sekaligus meninjau Pasar Perak.

Tiba di Pasar Perak, yang dibangun diatas tanah seluas 5.380 m², luas bangunan 3.335 m², dan telah diresmikan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa pada Minggu 5 Maret 2023 lalu, Pj Bupati Jombang Sugiat langsung blusuk’an menyusuri dalam pasar, melihat lapak juga kondisi bagian atas yang bocor. Pj Bupati Jombang Sugiat juga memberikan kesempatan kepada para pedagang menyampaikan keluhan dan harapannya.

Bertemu Pj Bupati Sugiat, para pedagang dilantai atas, mengeluhkan kondisi atap yang bocor. Tidak hanya itu mereka mengaku sepi berjualan dilantai atas, akhirnya ada yang berjualan turun di lorong lantai dasar. Beberapa kios yang tidak ditempati oleh pemiliknya juga dikeluhkan oleh para pedagang. Harapannya lapak yang tidak digunakan bisa digantikan oleh pedagang yang lain yang ingin dapat berjualan di Pasar Perak.

Menanggapi keluhan pedagang, Sugiat Pj Bupati Jombang didampingi Staf Ahli, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Kepala OPD terkait, Camat setempat dan Forkopimcam, akan segera berupaya mengambil langkah-langkah persuasif guna melakukan penataan pasar, hingga penertiban pasar.

“Kita akan berupaya untuk mengurai satu persatu persoalan, untuk mencari solusinya. Tentu dengan langkah persuasif. Kita akan benahi yang bocor, kita tata lagi. Kita juga akan tertibkan. Sehingga tidak ada lagi, pedagang yang masih berjualan dijalan mengganggu lalu lintas. Tidak ada lagi lapak yang tidak ditempati untuk berjualan,” tuturnya.

“Prinsip Saya, kita harus bisa selesaikan setiap persoalan, sehingga roda perekonomian di Pasar Perak akan terus tumbuh. Bagaimana agar pasar modern yang telah dibangun sejak 2021 ini, berjalan dengan efektif efisien memberikan manfaat bagi pedagang juga konsumen,” tandas Sugiat Pj Bupati Jombang sebagaimana disampaikan Humas Dinas Kominfo Kabupaten Jombang. (*dan)

Terkait Keselamatan dan Kesehatan Kerja Pemkab Jombang Peroleh Penghargaan

0
Pj Bupati Jombang Sugiat mendapatkan apresiasi dan penghargaan, berupa trophy serta piagam sebagai Pembina Keselamatan dan Kesehatan Pekerja (K3) Tingkat Provinsi Jawa Timur 2024.

Terkait Keselamatan dan Kesehatan Kerja Pemkab Jombang Peroleh Penghargaan

Jombang, layang.co – Memasuki awal tahun 2024 Pemerintah Kabupaten Jombang dalam hal ini Bupati Jombang mendapatkan apresiasi dan penghargaan, berupa trophy serta piagam sebagai Pembina Keselamatan dan Kesehatan Pekerja (K3) Tingkat Provinsi Jawa Timur 2024. Penerimaan penghargaan diwakili oleh Sri Surjati, S.Si., M.Si. Staf Ahli Bupati Jombang Bidang Keuangan, Ekonomi, dan Pembangunan.

Penghargaan diserahkan oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa pada acara Apel Menyongsong Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Nasional Tahun 2024 serta Penyerahan Penghargaan Kecelakaan Nihil (Zero Accident), Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3), serta Pencegahan dan Penanggulangan HIV/AIDS di Tempat Kerja, pada Kamis, 11 Januari 2024, di PT. Ajinomoto Indonesia, Desa Mlirip, Kecamatan Jetis – Mojokerto.

Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Nasional dimulai tanggal 12 Januari sd 12 Februari 2024, mengusung tema “Budayakan K3, Sehat Dan Selamat Dalam Bekerja, Terjaga Keberlangsungan Usaha”.

“Alhamdulillah, pada momentum Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Nasional, Ibu Gubernur Jawa Timur memberikan apresiasi sekaligus penghargaan kepada Bupati Jombang yakni sebagai Bupati Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Tingkat Provinsi Jawa Timur Tahun 2024.

Selain itu penghargaan juga diberikan kepada PT. Anugerah Mutiara Luhur Indonesia Jaya (Perak Jombang) atas prestasinya dalam melaksanakan Program Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) sehingga mencapai 52.307.883 Jam Kerja Orang Tanpa Kecelakaan Kerja terhitung sejak tanggal 1 Januari 2006 s.d 31 Oktober 2023.

“Semoga apresiasi dan penghargaan ini semakin memotivasi semua pihak dalam membangun sektor ketenagakerjaan yang lebih baik lagi, semakin sukses dan membawa keberkahan bagi seluruh masyarakat Kabupaten Jombang,” ujar  Pj Bupati Jombang Sugiat.

“Apresiasi ini adalah hasil kerja kolektif, hasil dari sinergitas, juga kolaborasi yang baik dari seluruh stakeholder. Untuk itu, Saya mengajak pelaku sektor dunia usaha, dunia industri dan dunia kerja untuk membudayakan keselamatan dan kesehatan kerja untuk menjaga keberlangsungan usaha dan meningkatkan produktivitas,” pungkas Sugiat Pj Bupati Jombang, sebagaimana disampaikan Humas Dinas Kominfo Kabupaten Jombang. (*dan)

Pemkab Jombang Akan Genjot PAD dan Optimalisasi PBB P2

0
Materi Sosialisasi Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan Perkotaan (PBB-P2) tahun 2024 yang dilaksanakan di dua titik yakni di Pendopo Kecamatan Bareng dan Kecamatan Wonosalam disampaikan oleh Hartono, S.Sos, M.Si Kepala Bapenda Jombang didampingi Pj Bupati Jombang.

Pemkab Jombang Akan Genjot PAD dan Optimalisasi PBB P2

Jombang, layang.co – Bertemu dengan para Kepala Desa, Kepala Dusun di 2 Kecamatan yakni Kecamatan Bareng dan Kecamatan Wonosalam pada Rabu (10/01/2024), Pj Bupati Jombang Sugiat menyampaikan arti pentingnya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) juga Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB P2).

Disampaikan Pj Bupati Jombang Sugiat bahwa keberlangsungan dan keberhasilan berbagai program pembangunan serta pelayanan publik, salah satunya ditentukan oleh penerimaan sektor pajak sebagai salah satu sumber pembiayaannya.

“Pajak memegang peranan sangat penting dalam struktur penerimaan negara maupun daerah, untuk itu Pemerintah Kabupaten Jombang akan mengoptimalkan Pengelolaan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB P2)”, tutur Pj Bupati Jombang yang hadir didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Jombang Yayuk Sugiat, Staf Ahli serta Kepala Bapenda Kabupaten Jombang.

Disebutkan Pj Bupati Sugiat bahwa dari evaluasi kinerja, yang perlu menjadi perhatian adalah implementasi Elektronifikasi Pajak.

“Saya sampaikan terima kasih pada Kecamatan yang pajaknya lunas lebih cepat. Dimasa kepemimpinan Saya, semua pajak harus lunas. Semua persoalan yang tidak bisa diselesaikan harus bisa diselesaikan”, tandasnya.

Ditambahkan Pj Bupati Jombang bahwa Pemerintah Kabupaten Jombang akan mengoptimalkan penerimaan pendapatan daerah. Manfaat pajak daerah sangatlah penting, karena salah satu sumber pendapatan yang sangat dominan untuk pembiayaan pembangunan dan sosial kemasyarakatan serta pembangunan fasilitas umum dan infrastruktur berasal dari penerimaan pajak daerah.

“Mudah-mudahan kegiatan ini bermanfaat dalam rangka meningkatkan Pendapatan Asli Daerah dari sektor pajak daerah terutama dari PBB-P2 di Kabupaten Jombang demi meningkatkan kesejahteraan dan kemajuan seluruh masyarakat Kabupaten Jombang”, pungkasnya. (*dan)