Waspadai TBC di Jombang Masih Ada

- Penulis

Senin, 25 Juli 2022 - 09:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Haryo Purwoko (kiri) didampingi Sub Koordinator Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Lukman Taufik, Senin (25/7/2022).

Haryo Purwoko (kiri) didampingi Sub Koordinator Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Lukman Taufik, Senin (25/7/2022).

Waspadai TBC di Jombang Masih Ada

Jombang, layang.co – Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang drg Budi Nugroho, melalui Kapala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Haryo Purwoko, SKM menyampaikan penyebaran penyakit Tuberculosis (TBC) sementara ini masih ada.

“Untuk itu, kita patut waspada, menghindari agar tidak tertular, dan yang sakit tetap rajin berobat secara konsisten minimal selama enam bulan. Gejala adanya TBC ditandai dengan batuk-batuk sekitar dua minggu lamanya,” kata Haryo.

Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang mencatat kasus TBC enam bulan terakhir (Juli) 2022 sebanyak 818 kasus, terdiri dari 467 orang penderita laki-laki dan 351 orang penderita perempuan. Jumlah ini relatif meningkat dibanding rekam medis tahun 2021 sebanyak 1.245 temuan kasus.

Peningkatan kasus, dipicu oleh hasil sinergisitas lintas sektoral adanya layanan unit-unit kesehatan yang kian berkembang belakangan ini.  Sinergi itu diantaranya, memperoleh data dari  Rumah Sakit Swasta, Klinik Kesehatan, Tempat Praktek Dokter Mandiri, Komunitas temuan/laporan kader TBC di desa-desa.

“Kerja sama ini bisa ungkap kasus. Membuat kita semakin cepat melakukan pengobatan. Berarti akan semakin cepat pula upaya pemberantasan di lingkup Kabupaten Jombang,” papar Haryo Purwoko didampingi Sub Koordinator Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Lukman Taufik, Senin (25/7/2022) di ruang kerjanya.

Baca Juga:  Cegah Stunting, AHY Lovers BMI Jombang Salurkan 90 Paket Makanan untuk Balita

Menurut Haryo, pendataan kasus di Kabupaten Jombang pada tahun 2021 ditargetkan 2.517 kasus,  namun tercapai 60 persen, dikarenakan wabah Covid-19. Upaya keberhasilan pengobatan mencapai 87 persen. Terutama pada penderita kategaori TBC biasa, dalam durasi 6-8 bulan, berobat secara intensif.

“Kesembuhan belum maksimal sekitar 17 persen dikarena kategori penderita TBC resisten. Penderita kategori resisten butuh durasi pengobatan 9-11 bulan. Pola pengobatan diberikan secara gratis. Untuk mempercepat penyembuhan maka kita perlu menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), bebas rokok,” tutur Haryo.

Monitoring penderita TBC di Jombang, tambah Haryo sejauh ini hanya konsentrasi pada jenis TBC Paru-paru sedangkan jenis TBC lainnya seperti TBC kelenjar dan jenis TBC lainnya belum terakomodasi, sebab jenis obat yang diberikan gratis hanya untuk TBC paru. (dan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel layang.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Seiring Bertambahnya Usia Kenali Sarkopenia, Apabila Ada Gejala Segera Konsultasi atau Berobat ke Poli Ortopedi RSUD Jombang
Bertujuan Eliminasi TBC Pemkab Jombang Luncurkan Perbup, Setiap Warga Diminta Aktif Skrining
Peringatan Hari Posyandu 2026: Momentum Transformasi 6 Standar Pelayanan Minimal untuk Penguatan SDM Akar Rumput
Ayoo….Daftar BPJS Ketenakerjaan Ada Diskon 50 % JKK dan JKM Bagi Pekerja Bukan Penerima Upah
Instalasi Farmasi RSUD Jombang Komitmen Beri Layanan Maksimal Penggunaan Obat Demi Kesembuhan dan Keselamatan Pasien
Dukung Program Makan Bergizi Gratis, Kini Yayasan Kemala Bhayangkari Polres Jombang Memiliki 6 Unit SPPG
Wujudkan Asta Cita Presiden, Bupati Warsubi Bersama Komisi A DPRD Provinsi Jatim Akselerasi Pembentukan BNNK Jombang demi Lindungi Masyarakat Dari Narkoba
Puskesmas Kesamben Intensif Layani 33 Penderita HIV/AIDS dan Pasien TBC

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 09:12 WIB

Seiring Bertambahnya Usia Kenali Sarkopenia, Apabila Ada Gejala Segera Konsultasi atau Berobat ke Poli Ortopedi RSUD Jombang

Kamis, 4 Juni 2026 - 13:49 WIB

Bertujuan Eliminasi TBC Pemkab Jombang Luncurkan Perbup, Setiap Warga Diminta Aktif Skrining

Kamis, 30 April 2026 - 14:36 WIB

Peringatan Hari Posyandu 2026: Momentum Transformasi 6 Standar Pelayanan Minimal untuk Penguatan SDM Akar Rumput

Kamis, 12 Maret 2026 - 14:43 WIB

Ayoo….Daftar BPJS Ketenakerjaan Ada Diskon 50 % JKK dan JKM Bagi Pekerja Bukan Penerima Upah

Sabtu, 14 Februari 2026 - 18:38 WIB

Instalasi Farmasi RSUD Jombang Komitmen Beri Layanan Maksimal Penggunaan Obat Demi Kesembuhan dan Keselamatan Pasien

Berita Terbaru

Photo: Rangkaian photo upacara pembukaan Piala Presiden I tahun 2026 diikuti 10 Tim KU-10 tahun, 14 KU-12 tahun. Tampak Kepala Dsiporapar menyerahkan bola sepak kepada wasita dan Ketua KONI menyerahkan bola sepak kepada pelatih peserta kejuaraan, Sabtu (20/06/2026).

Olahraga

Piala Presiden di Jombang Diikuti 25 tim KU-10 dan KU-12

Sabtu, 20 Jun 2026 - 11:11 WIB