Kenali Gejala Penyakit Hipertiroid, Periksakan Segera ke Poli Penyakit Dalam RSUD Jombang yang Memiliki Faskes Modern Ditunjang Dokter Spesialis 

- Penulis

Kamis, 10 Juli 2025 - 09:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Host, dr Fery Dewanto (kiri) sedang berdialog dalam acara “Humas RSUD Jombang Menyapa” bersama Dokter Poli Penyakit Dalam, dr Rastita Widyasari, Sp.PD tentang penyakit hipertiroid, dialog ini memberikan edukasi dan informasi kepada publik untuk mengenal dan mewaspadai timbulnya hipertiroid.

Host, dr Fery Dewanto (kiri) sedang berdialog dalam acara “Humas RSUD Jombang Menyapa” bersama Dokter Poli Penyakit Dalam, dr Rastita Widyasari, Sp.PD tentang penyakit hipertiroid, dialog ini memberikan edukasi dan informasi kepada publik untuk mengenal dan mewaspadai timbulnya hipertiroid.

Kenali Gejala Penyakit Hipertiroid, Periksakan Segera ke Poli Penyakit Dalam RSUD Jombang yang Memiliki Faskes Modern Ditunjang Dokter Spesialis 

Jombang, layang.co – Direktur RSUD Jombang Dr. dr. Ma’murotus Sa’diyah, M.Kes, melalui Dokter Poli Penyakit Dalam, dr Rastita Widyasari, Sp.PD mengajak warga masyarakat untuk mengenali gejala timbulnya hipertiroid atau penyakit gondok yang belakangan ini jumlah penderitanya meningkat.

Hipertiroid posisinya berada di kelenjar leher berbentuk kupu-kupu yang terletak di bagian depan leher. Gangguan tiroid, termasuk hipertiroidisme, merupakan masalah kesehatan yang memerlukan perhatian khusus.

“Deteksi dini dan penanganan yang tepat sangat penting untuk mencegah komplikasi jangka panjang,” tandas Rastita, dokter kelahiran Kota Surabaya yang sudah bertugas di RSUD Jombang sejak 2020.

“Ada tanda fisik yang dapat ditemukan, seperti pembesaran kelenjar tiroid atau penyakit gondok, bola mata terlihat sangat menonjol (eksoftalmus), ruam kulit atau biduran, telapak tangan kemerahan, tekanan darah meningkat,” begitu dokter spesialis penyakit dalam Rastita Widyasari merinci gejala yang ditimbulkan bagi penderita hipertiroid, disampaikan saat dialog pada “Humas RSUD Jombang Menyapa….” yang dipandu host dr. Fery Dewanto, Kabag Humas, Rabu (9/7/2025).

Gejala yang ditimbul diantaranya, jantung berdebar-debar, gemetar di bagian tangan, mudah merasa gerah dan berkeringat (hiperhidrosis), berat badan cenderung turun kendati sudah banyak makan, sulit tidur, sering buang air besar berlebihan, penglihatan kabur, sulit tidur.

Menurut dokter Rastita, hipertiroid disebabkan oleh kelenjar tiroid yang menghasilkan hormon tiroid secara berlebihan. Hormon tiroid ini berperan  mengatur metabolisme tubuh, namun kelebihan hormon ini dapat mempercepat berbagai fungsi tubuh dan menimbulkan berbagai gejala.

Baca Juga:  Saat ini......Seberapa Butuhkah Bank Sampah Bagi Warga Kwaron dan Desa Lainnya di Jombang

Tiroiditis dapat disebabkan oleh infeksi virus, penyakit autoimun, atau penggunaan obat-obatan tertentu. Seperti, konsumsi yodium yang berlebihan, baik melalui makanan, suplemen, atau obat-obatan, dapat memicu produksi hormon tiroid berlebihan.

“Beberapa jenis obat, seperti amiodaron (obat untuk mengatasi gangguan irama jantung), dapat menyebabkan hipertiroidisme,” terang Rastita Widyasari, alumnus Universitas Airlangga (Unair) Surabaya tahun 2018 ini.

Apabila mengalami hal serupa itu, segera datang ke rumah sakit untuk dilakukan diagnosis, guna mendapatkan tindakan medis yang akurat.

Apakah penyakit hipertiroid ini bisa disembuhkan tanya dr Feri Dewanto kepada nara sumber dokter Rastita, upaya penyembuhan yang bisa dilakukan diantaranya dengan melakukan pemeriksaan fungsi tiroid secara keseluruhan.

Diagnosisnya mencakup pengukuran kadar hormon tiroid, serta pengukuran antibodi yang terkait dengan kondisi autoimun yang dapat menyebabkan hipertiroidisme.

Memeriksa kadar hormon tiroid sangat penting untuk mengetahui kondisi kesehatan kelenjar tiroid serta memahami langkah-langkah yang diperlukan dalam diagnosis dan pengobatan hipertiroidisme.

“Penyakit hipertiroid dapat dikontrol melalui terapi medikamentosa maupun modalitas lain sesuai penyebab hipertiroidnya,” kata dr Rastita.

Catatan kunjungan pasien ke Poli Penyakit Dalam penderita hipertiroid, rata-rata per hari 5-10 pasien. Data ini cenderung meningkat belakangan ini. Layanan diberikan mulai pukul 07.30 – 14.00 WIB setiap hari kerja.

Rekam medis upaya penanganan di RSUD Jombang, dilakukan pemantauan terhadap kondisi pasien untuk pengobatan secara  periodik tiga bulan sekali.

“Penyakit hipertiroid pada beberapa kasus bisa disembuhkan dengan operasi pengangkatan tiroid atau tiroidektomi. Namun butuh pemeriksaan menyeluruh sebelumnya”, tutup dr Rastita. (dan)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel layang.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jambore Kader Posyandu di Wonosalam Perkuat Transformasi 6 Bidang SPM
Apotek Seger Beri Layanan 24 Jam, Klinik Tampung Peserta BPJS Maupun Masyarakat Umum
Cegah Sebaran, UPTD Puskesmas Kesamben, Aktif Lakukan Skrining TB Gratis di Wilkernya
Seiring Bertambahnya Usia Kenali Sarkopenia, Apabila Ada Gejala Segera Konsultasi atau Berobat ke Poli Ortopedi RSUD Jombang
Bertujuan Eliminasi TBC Pemkab Jombang Luncurkan Perbup, Setiap Warga Diminta Aktif Skrining
Peringatan Hari Posyandu 2026: Momentum Transformasi 6 Standar Pelayanan Minimal untuk Penguatan SDM Akar Rumput
Ayoo….Daftar BPJS Ketenakerjaan Ada Diskon 50 % JKK dan JKM Bagi Pekerja Bukan Penerima Upah
Instalasi Farmasi RSUD Jombang Komitmen Beri Layanan Maksimal Penggunaan Obat Demi Kesembuhan dan Keselamatan Pasien

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 12:10 WIB

Jambore Kader Posyandu di Wonosalam Perkuat Transformasi 6 Bidang SPM

Selasa, 7 Juli 2026 - 12:13 WIB

Apotek Seger Beri Layanan 24 Jam, Klinik Tampung Peserta BPJS Maupun Masyarakat Umum

Kamis, 2 Juli 2026 - 10:39 WIB

Cegah Sebaran, UPTD Puskesmas Kesamben, Aktif Lakukan Skrining TB Gratis di Wilkernya

Kamis, 11 Juni 2026 - 09:12 WIB

Seiring Bertambahnya Usia Kenali Sarkopenia, Apabila Ada Gejala Segera Konsultasi atau Berobat ke Poli Ortopedi RSUD Jombang

Kamis, 4 Juni 2026 - 13:49 WIB

Bertujuan Eliminasi TBC Pemkab Jombang Luncurkan Perbup, Setiap Warga Diminta Aktif Skrining

Berita Terbaru