Seiring Bertambahnya Usia Kenali Sarkopenia, Apabila Ada Gejala Segera Konsultasi atau Berobat ke Poli Ortopedi RSUD Jombang

- Penulis

Kamis, 11 Juni 2026 - 09:12 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

📰 Pasang Iklan Murah di Layang.co!
Pasang Sekarang

Dokter Spesialis Ortopedi RSUD Jombang, dr Raden Taufan Mulyo, Sp.OT menunjukkan ilustrasi kekuatan otot saat dialog pada Humas RSUD Jombang menyapa yang dipandu host Ratna Susilawati, Rabu (10/6/2026).

Dokter Spesialis Ortopedi RSUD Jombang, dr Raden Taufan Mulyo, Sp.OT menunjukkan ilustrasi kekuatan otot saat dialog pada Humas RSUD Jombang menyapa yang dipandu host Ratna Susilawati, Rabu (10/6/2026).

Seiring Bertambahnya Usia Kenali Sarkopenia, Apabila Ada Gejala Segera Konsultasi atau Berobat ke Poli Ortopedi RSUD Jombang

Jombang, layang.co – DOKTER Spesialis Ortopedi RSUD Jombang, dr Raden Taufan Mulyo, Sp.OT mengingatkan agar kita mengenali dan mewaspadai lebih dini terhadap munculnya “sarkopenia” pada tubuh seiring proses penuaan, bertambahnya usia.

Tidak perlu panik. Akan tetapi, kita perlu menyikapi dengan menjaga kebugaran tubuh dengan cara beraktifitas fisik secara konsisten, melatih kekuatan otot secara baik, menjaga nutrisi asupan gizi yang cukup dengan mengkonsumsi menu makanan tinggi protein.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Manakala ada gejala muncul, seperti melemahnya kekuatan jaringan otot tubuh, silahkan konsultasi atau berobat ke Poli Ortopedi RSUD Jombang, buka setiap hari Senin – Jum’at, pukul 08.00 – 14.00 WIB, Poli ini ditunjang tiga orang dokter spesialis ortopedi.

Apa itu Sarkopenia

Sarkopenia adalah kondisi penurunan massa, kekuatan, dan fungsi otot yang terjadi secara progresif seiring bertambahnya usia. Dalam bidang ortopedi, kondisi ini berkaitan erat dengan sistem muskuloskeletal, di mana otot yang melemah meningkatkan risiko jatuh, patah tulang, serta mempercepat pengeroposan tulang (osteoporosis).

dr Raden Taufan Mulyo, alumnus FK Unair Surabaya tahun 2020 ini menyebut, gejala umum munculnya sarkopenia ditandai dengan melemahnya kekuatan fisik tubuh, seperti sulit untuk bediri dari posisi duduk, jalan kaki mulai melambat, mudah lelah, mudah terjatuh sehingga dapat menyebabkan cidera.

Penyebab Sarkopenia

Penyebab utama munculnya Sarkopenia adalah faktor usia, berkisar 60 tahun lebih. Proses penuaan ini diikuti menurunnya faktor hormon pada diri seseorang, testoteron pada lelaki, estrogen pada wanita.

“Selain itu, adanya penyakit kronis seperti diabet bisa memicu terjadinya sarkopenia. Tinggal mana yang lebih awal muncul, diabetnya atau sarkopenia. Keduanya saling terkait bisa menimbulkan gejala sarkopenia,” ungkap dr Raden Taufan, Alumnus Universitas Sebelas Maret Surakarta (UNS) pada jenjang S-1 FK.

Baca Juga:  Bupati Mundjidah: Masyarakat tidak Perlu Panik tentang Virus Corona, Puskesmas Diminta Merujuk Jika Ada Penderita

Menurutnya, penderita Sarkopenia belakangan ini cenderung meningkat. Di Indonesia berkisar 9 -10 persen dari jumlah penduduk. Sementara di dunia, mencapai 30 – 40 persen jumlah penduduk setempat.

Risiko Sarkopenia

“Risiko sarkopenia juga meningkat dengan adanya penyakit kronis, seperti infeksi penyakit TBC. Badan menjadi kurus, kurang gizi. Pemicu belakangan ini bertambah, karena kebiasaan ‘mager’ (malas gerak, red) pada masyarakat kita,” kata dokter saat berdialog pada moment Humas RSUD Jombang menyapa, yang dipandu host Ratna Susilawati, Rabu (10/6/2026).

Solusi Menyikapi Sarkopenia

Solusi menyikapi proses penuaan agar tetap kuat, sehat, terbebas dari sarkopenia menurutnya, dengan cara melatih kekuatan otot, agar tetap kuat, konsumsi nutrisi protein tinggi. Seperti daging merah, daging ayam, ikan laut, susu, maupun vitamin D.

“Jangan takut dengan paradigma….., banyak makan daging nanti kena kolesterol dan lain sebagainya. Tidak, karena tubuh makin tua butuh asupan gizi seimbang yang cukup,” tandasnya.

Alternatif Menyikapi Sarkopenia

Alternatif lain untuk menyikapi sarkopenia, bisa melakukan aktifitas fisik secara konsisten, seperti latihan fisik dengan beban, diawali angkat barbel 1 kg, berikutnya meningkat angkat 2 kg, atau melakukan wall push up, squat, gerakan duduk berdiri berulang, berdiri jinjit, secara rutin.

“Diupayakan bisa tidur 6-8 jam secara teratur, konsumsi gizi cukup dengan protein tinggi untuk memenuhi kebutuhan asupan otot guna menjaga kekuatan tulang.

Manakala mengalami keluhan sarkopenia atau gejala seperti disebutkan di atas jangan ragu untuk membawa pasien ke RSUD Jombang sudah dilengkapi laboratorium klinik dengan diagnosis tepat, akurat dan efektif.  (dan)

Berita Terkait

Jambore Kader Posyandu di Wonosalam Perkuat Transformasi 6 Bidang SPM
Gaya Hidup Zero Waste: Hidup Lebih Hemat, Bersih, dan Ramah Lingkungan
Apotek Seger Beri Layanan 24 Jam, Klinik Tampung Peserta BPJS Maupun Masyarakat Umum
Cegah Sebaran, UPTD Puskesmas Kesamben, Aktif Lakukan Skrining TB Gratis di Wilkernya
Bertujuan Eliminasi TBC Pemkab Jombang Luncurkan Perbup, Setiap Warga Diminta Aktif Skrining
Peringatan Hari Posyandu 2026: Momentum Transformasi 6 Standar Pelayanan Minimal untuk Penguatan SDM Akar Rumput
Ayoo….Daftar BPJS Ketenakerjaan Ada Diskon 50 % JKK dan JKM Bagi Pekerja Bukan Penerima Upah
Instalasi Farmasi RSUD Jombang Komitmen Beri Layanan Maksimal Penggunaan Obat Demi Kesembuhan dan Keselamatan Pasien

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 12:10 WIB

Jambore Kader Posyandu di Wonosalam Perkuat Transformasi 6 Bidang SPM

Selasa, 11 Agustus 2026 - 23:11 WIB

Gaya Hidup Zero Waste: Hidup Lebih Hemat, Bersih, dan Ramah Lingkungan

Selasa, 7 Juli 2026 - 12:13 WIB

Apotek Seger Beri Layanan 24 Jam, Klinik Tampung Peserta BPJS Maupun Masyarakat Umum

Kamis, 2 Juli 2026 - 10:39 WIB

Cegah Sebaran, UPTD Puskesmas Kesamben, Aktif Lakukan Skrining TB Gratis di Wilkernya

Kamis, 11 Juni 2026 - 09:12 WIB

Seiring Bertambahnya Usia Kenali Sarkopenia, Apabila Ada Gejala Segera Konsultasi atau Berobat ke Poli Ortopedi RSUD Jombang

Berita Terbaru