Cegah Sebaran, UPTD Puskesmas Kesamben, Aktif Lakukan Skrining TB Gratis di Wilker Kerjanya

- Penulis

Kamis, 2 Juli 2026 - 10:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Photo atas: Tim Medis Puskesmas Kesamben sedang melakukan skrining dan pemeriksaan dalam kegiatan mencari/menemukan, mendeteksi, dan mencegah penularan guna eliminasi mengobati penderita TBC. Photo bawah: Tim Medis foto bersama usai melaksanakan tugas bertempat di Balai Desa Kedungmlati, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang, Rabu (1/7/2026). Photo: https://layang.co

Photo atas: Tim Medis Puskesmas Kesamben sedang melakukan skrining dan pemeriksaan dalam kegiatan mencari/menemukan, mendeteksi, dan mencegah penularan guna eliminasi mengobati penderita TBC. Photo bawah: Tim Medis foto bersama usai melaksanakan tugas bertempat di Balai Desa Kedungmlati, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang, Rabu (1/7/2026). Photo: https://layang.co

Cegah Sebaran, UPTD Puskesmas Kesamben, Aktif Lakukan Skrining TB Gratis di Wilker Kerjanya

Jombang, layanga.co – UPTD (Unit Pelaksana Teknis Daerah) Puskesmas Kesamben, Kabupaten Jombang, Provinsi Jawa Timur melakukan penemuan kasus TB secara aktif berkolaborasi dengan STPI (Stop TB Partnership Indonesia).

Kegiatan ini merupakan langkah jemput bola secara proaktif untuk mencari/menemukan, mendeteksi, dan mencegah penularan guna eliminasi mengobati penderita TBC, sebelum penyakit menyebar lebih luas kepada masyarakat.

Untuk itu, tim Puskesmas Kesamban melakukan kegiatan SSTB (Skrining Sistematis Tuberkulosis), pada Rabu, (01/07/2026) bertempat di Balai Desa Kedungmlati, melibatkan 14 petugas medis,  terdiri dari seorang dokter umum, dua orang dokter intensif, lainnya merupakan  nakes Puskesmas, seperti perawat, ada tenaga laboratorium.

Tercatat sebanyak 225 warga sasaran datang mengikuti pemeriksaan, mereka berasal dari Desa Kedungmlati dan Desa Kedungbetik. Puskesmas Kesamben yang melayani 8 desa dari 14 desa di Kecamatan Kesamben, pada tahun 2026 ini memperoleh program ini sebanyak tiga kali yang dipusatkan pada tiga titik, yakni di Desa Kesamben, di Desa Kedungmlati dan selanjutnya di Desa Jombatan.

Para warga tersebut satu persatu mengikuti prosedural, mulai dari pendaftaran, timbang berat badan, ukur tinggi badan, wawancara skrining gejala TB, foto rontgen, pemeriksaan TST (Tuberkulin Skin Test) untuk melihat infeksi laten TB, dilanjutkan pemeriksaan PCM dahak bagi penderita yang batuk lebih dari satu minggu.

Baca Juga:  Kampung Tangguh Krembangan Gudo, atas Semangat Warga untuk Menjaga Kekuatan Ekonomi dan Kesehatan

Kepala Puskermas Kesamben, dr Helena Agustine Mayang Sari melalui Kepala Bagian Penanganan TB, Eny Purwanti di lokasi kegiatan mengatakan, sasaran mengutamakan warga yang pernah kontak dengan pasien TB, terduga TB, orang dengan DM, balita dengan gizi buruk, dan ODHIV.

“Chek up ini, juga dilakukan kepada orang terdekat yang melakukan kontak 5-8 dalam sehari,” terang Eny Purwanti.

Kegiatan ini berkolaborasi dengan STPI yang menyediakan portable x-ray untuk melakukan rontgen pada seluruh sasaran SSTB.

Eny Purwanti menyebutkan, hasil pemeriksaan ini baru bisa diketahui setelah tiga hari, setelah pemeriksaan TCM (Test Cepat Molekuler), yakni pemeriksaan laboratorium yang menggunakan metode amplifikasi asam nukleat (DNA) untuk mendeteksi bakteri penyebab penyakit, khususnya Tuberkulosis (TBC).

“Jadi, dahak dari penderita TB, akan dikirim ke laboratorium RSUD Jombang untuk mengetahui hasil pasti masing-masing penderita. Selanjutnya, penderita yang terdeteksi akan mendapatkan pengobatan intensif, yaitu diminta mimun obat anti tubercolusis (OAT),” jelas Eny Puswanti.

Selain itu, dengan hasil TST positif akan diberikan TPT (Terapi Pencegahan TBC), imbuhnya. (dan)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel layang.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Seiring Bertambahnya Usia Kenali Sarkopenia, Apabila Ada Gejala Segera Konsultasi atau Berobat ke Poli Ortopedi RSUD Jombang
Bertujuan Eliminasi TBC Pemkab Jombang Luncurkan Perbup, Setiap Warga Diminta Aktif Skrining
Peringatan Hari Posyandu 2026: Momentum Transformasi 6 Standar Pelayanan Minimal untuk Penguatan SDM Akar Rumput
Ayoo….Daftar BPJS Ketenakerjaan Ada Diskon 50 % JKK dan JKM Bagi Pekerja Bukan Penerima Upah
Instalasi Farmasi RSUD Jombang Komitmen Beri Layanan Maksimal Penggunaan Obat Demi Kesembuhan dan Keselamatan Pasien
Dukung Program Makan Bergizi Gratis, Kini Yayasan Kemala Bhayangkari Polres Jombang Memiliki 6 Unit SPPG
Wujudkan Asta Cita Presiden, Bupati Warsubi Bersama Komisi A DPRD Provinsi Jatim Akselerasi Pembentukan BNNK Jombang demi Lindungi Masyarakat Dari Narkoba
Puskesmas Kesamben Intensif Layani 33 Penderita HIV/AIDS dan Pasien TBC

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 10:39 WIB

Cegah Sebaran, UPTD Puskesmas Kesamben, Aktif Lakukan Skrining TB Gratis di Wilker Kerjanya

Kamis, 11 Juni 2026 - 09:12 WIB

Seiring Bertambahnya Usia Kenali Sarkopenia, Apabila Ada Gejala Segera Konsultasi atau Berobat ke Poli Ortopedi RSUD Jombang

Kamis, 4 Juni 2026 - 13:49 WIB

Bertujuan Eliminasi TBC Pemkab Jombang Luncurkan Perbup, Setiap Warga Diminta Aktif Skrining

Kamis, 30 April 2026 - 14:36 WIB

Peringatan Hari Posyandu 2026: Momentum Transformasi 6 Standar Pelayanan Minimal untuk Penguatan SDM Akar Rumput

Kamis, 12 Maret 2026 - 14:43 WIB

Ayoo….Daftar BPJS Ketenakerjaan Ada Diskon 50 % JKK dan JKM Bagi Pekerja Bukan Penerima Upah

Berita Terbaru