Jombang Optimis Tembus Target Investasi Rp 2,56 Triliun di Tahun 2026

- Penulis

Jumat, 26 Juni 2026 - 11:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penandatanganan ini menjadi komitmen dalam memperkuat promosi dan sinergi investasi di tingkat regional.

Penandatanganan ini menjadi komitmen dalam memperkuat promosi dan sinergi investasi di tingkat regional.

Jombang Optimis Tembus Target Investasi Rp 2,56 Triliun di Tahun 2026

Jombang, layang.co – Pemkab Jombang menegaskan kesiapannya untuk melampaui target realisasi investasi tahun ini yang dipatok sebesar Rp 2,56 triliun untuk memacu pertumbuhan ekonomi daerah.

Hal itu, ditandai dengan menghadiri High Level Meeting (HLM) Forum Investasi, Tim Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Daerah (TP2ED), dan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Provinsi Jawa Timur Tahun 2026 di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Kamis (25/6).

Wakil Bupati Jombang, Salmanudin S.Ag., M.Pd., yang hadir mewakili Bupati Jombang Warsubi S.H., M.Si., menyaksikan langsung prosesi penandatanganan perpanjangan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Kepala DPMPTSP Kabupaten Jombang, Bayu Pancoroadi, S.T., M.T., dengan DPMPTSP Provinsi Jawa Timur tentang percepatan investasi di daerah. Acara ini dipimpin langsung oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, serta dihadiri oleh perwakilan Bank Indonesia, OJK, dan BPS RI.

Kadis DPMPTSP Optimis dengan Sebar Peta Potensi Investasi

Kepala DPMPTSP Kabupaten Jombang, Bayu Pancoroadi, mengungkapkan bahwa performa investasi Jombang pada awal tahun 2026 menunjukkan tren yang sangat positif.

“Kami sangat optimistis mampu mencapai target Rp 2,56 triliun yang ditetapkan oleh Provinsi. Catatan pada Triwulan I (TW I) kemarin menunjukkan realisasi kita surplus hingga 10% dari target berkala. Dari target TW I sebesar Rp 640 miliar, kita berhasil menembus angka Rp 896 miliar,” ungkap Bayu dengan nada optimis.

Untuk menjaga momentum positif ini, DPMPTSP Jombang telah menyiapkan berbagai strategi taktis. Langkah tersebut meliputi penyebaran peta potensi investasi secara masif melalui media sosial di skala lokal maupun nasional, serta memberikan pengawalan dan pendampingan perizinan secara intensif bagi para investor.

Harmonisasi RTRW/RDTR dan Kepastian Lahan

Target besar Jombang ini sejalan dengan arahan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, yang dalam forum tersebut menekankan empat isu strategis, salah satunya adalah kepastian lahan investor melalui harmonisasi tata ruang (RTRW/RDTR).

Baca Juga:  Sekwan DPRD Jombang Terima Kunjungan DPRD Magetan

“Ada PR yang sangat mendasar untuk investasi khususnya kepastian lahan. Sinergi di antara kita, horizontal dan vertikal harus sangat nyambung,” tegas Gubernur Khofifah di hadapan para kepala daerah.

Peran TP2ED dan Dukungan Bank Indonesia

Gubernur Khofifah juga mengapresiasi peran TP2ED (Tim Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Daerah) yang telah terbentuk di 37 dari 38 kabupaten/kota di Jatim sebagai wadah hilirisasi dan penguatan rantai nilai ekonomi lokal.

Hal ini didukung penuh oleh Kepala Perwakilan BI Provinsi Jatim, Ibrahim, yang menyebut Forum Investasi, TP2ED, dan TPAKD sebagai tiga pilar penting pendorong kesejahteraan masyarakat di daerah.

Gus Salman: Investasi Bukan Hanya Menghadirkan Modal

Merespons arahan tersebut, Wakil Bupati Jombang yang akrab disapa Gus Wabup Salmanudin menegaskan bahwa investasi merupakan motor penggerak kesejahteraan masyarakat.

Bagi Jombang, investasi bukan sekadar menghadirkan modal, melainkan jembatan untuk membuka lapangan kerja baru dan mempercepat pembangunan lokal.

“Kami ingin memastikan bahwa Jombang terus bergerak, terus berbenah, dan terus membuka ruang kolaborasi. Kabupaten Jombang memiliki potensi luar biasa yang siap dikembangkan secara optimal dan berkelanjutan,” ujar Gus Salmanudin.

Beliau juga menambahkan bahwa target besar ini akan dikawal dengan peningkatan kualitas pelayanan publik, kepastian regulasi, kemudahan perizinan, serta penyediaan infrastruktur penunjang yang memadai.

“Kami memandang investasi sebagai ikhtiar bersama untuk membangun masa depan daerah. Oleh karena itu, sinergi, inovasi, dan keberpihakan pada kepentingan masyarakat harus menjadi ruh dalam setiap kebijakan pembangunan di Kabupaten Jombang,” pungkasnya sebagaimana disiarkan Humas Dinas Kominfo Kabupaten Jombang. (*dan)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel layang.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jombang Archive Awards 2026: Untuk Ngukur Kinerja Tertib Arsip dan Digital
10 KDAW Dilantik, Ini Pesan Bupati Jombang Jelang Pilkades Serentak 2027
Rapat Paripurna DPRD Jombang Penyampaian Jawaban Bupati Terkait Raperda Penyelenggaraan Jasa Konstruksi
DPRD Jombang Gelar Rapat Paripurna Paparan Bupati Warsubi tentang Pertanggunjawaban APBD 2025 Terkait Rancangan Raperda 2025
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Pemkab Jombang Gelar Aksi Bersih Pasar Hingga “Rampok Kresek”
Sukses Turunkan Angka Pengangguran, Kabupaten Jombang Raih Penghargaan dan Insentif Rp 1 Miliar
Bertujuan Eliminasi TBC Pemkab Jombang Luncurkan Perbup, Setiap Warga Diminta Aktif Skrining
Dukung Sensus Ekonomi Nasional Pemkab Jombang Latih 1.217 Petugas

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 11:45 WIB

Jombang Optimis Tembus Target Investasi Rp 2,56 Triliun di Tahun 2026

Rabu, 24 Juni 2026 - 13:26 WIB

Jombang Archive Awards 2026: Untuk Ngukur Kinerja Tertib Arsip dan Digital

Selasa, 9 Juni 2026 - 09:59 WIB

Rapat Paripurna DPRD Jombang Penyampaian Jawaban Bupati Terkait Raperda Penyelenggaraan Jasa Konstruksi

Senin, 8 Juni 2026 - 15:47 WIB

DPRD Jombang Gelar Rapat Paripurna Paparan Bupati Warsubi tentang Pertanggunjawaban APBD 2025 Terkait Rancangan Raperda 2025

Senin, 8 Juni 2026 - 12:29 WIB

Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Pemkab Jombang Gelar Aksi Bersih Pasar Hingga “Rampok Kresek”

Berita Terbaru

Photo: Rangkaian photo upacara pembukaan Piala Presiden I tahun 2026 diikuti 10 Tim KU-10 tahun, 14 KU-12 tahun. Tampak Kepala Dsiporapar menyerahkan bola sepak kepada wasita dan Ketua KONI menyerahkan bola sepak kepada pelatih peserta kejuaraan, Sabtu (20/06/2026).

Olahraga

Piala Presiden di Jombang Diikuti 25 tim KU-10 dan KU-12

Sabtu, 20 Jun 2026 - 11:11 WIB