Mulai 19 – 28 Juni 2026 Polres Jombang Gelar Kejuaraan Bola Voli Putra-Putri Antar Kecamatan Bebas Bon di GOR Merdeka Jombang
Jombang, layang.co – Mulai 19 – 28 Juni 2026 Polres Jombang menggelar kejuaraan bola voli putra-putri antar kecamatan di GOR Merdeka. Peserta akan memperebutkan “Piala Kapolres Jombang Tahun 2026”, dengan total hadiah Rp 29,5 juta.
Kegiatan dibuka oleh Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan S.H.,S.I.K.,CPHR, (eks officia Ketua Umum PBVSIKabupaten Jombang) diwakilkan kepada Wakapolres Kompol Syarlis, S.I.K., M.I.K., Jum’at (19/6/2026) sore di GOR Merdeka Jombang.
Kejuaraan digelar dalam rangka memperingati hari Bayangkara tahun 2026 yang mengambil tema: “Polri untuk Masyarakat” atau sering juga digaungkan dengan kalimat “80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat”.
Kejuaraan ini diikuti 21 tim putra dan 15 tim putri atas koordinasi Polres jajaran selaku eks offisio Ketua Cabor Bola Voli dimasing-masing kecamatan bekerja sama dengan pemuda/Kades pegiat bola voli di wilayah kecamatan.
Hadiah yang Disediakan Rp 29,5 juta
Panitia menyediakan hadiah uang pembinaan bagi pemenang, Juara I putra Rp 7,5 juta + Trophy, Juara II Rp 5 juta + Trophy, Juara III Rp 3 juta + Trophy, Juara IV mendapat Rp 2 juta. Sedangkan Juara I putri Rp 5 juta + trophy, Juara II Rp 3 juta + trophy, Juara III Rp 2 juta = trophy, dan Juara IV memperoleh Rp 1 juta.
Wakapolres saat menyampaikan sambutan Kapolres mengatakan, kejuaraan ini bertujuan untuk menjaring bibit muda di wilayah Kabupaten Jombang, guna persiapan kejuaraan tingkat Provinsi Jawa Timur.
“Bola voli merupakan olahraga pupuler mendunia, melalui kejuaraan Kapolres Cup 2026 ini diharapkan menjadi sarana untuk guyub dan rukun, sekaligus untuk mecari bibit muda yang bisa muncul mengukir prestasi nama baik Kabupaten Jombang pada moment kejuaraan lebih tinggi,” ucapnya.
Kejuaraan Sebagai Tolok Ukur Pembinaan Menjalin Persaudaraan
Selebihnya, imbuh Kapolres, melalui kejuaraan ini diharapkan bukan hanya untuk mencari pemenang, menjadi juara, akan tetapi menjadi sarana wadah silaturahmi, menjalin persaudaraan, dan mempererat persatuan kebangsaan di Kabupaten Jombang.
Agus Budi Hartono, Sekretaris PBVSI yang juga Ketua Pelaksakna menjelaskan, tiap tim diperbolehkan mencari pemain bebas bon tiga orang pemain dari luar Kabupaten Jombang.
“Tujuan bebas bon untuk memotivasi atlet bola voli Jombang, dan menjadi tolok ukur kualitas pembinaan pemain bola voli lokal, karena biasanya yang di bon pemain profesional, tanding di Pro Liga,” terang Agus.
Pola pertandingan dengan siatem three winning set, atau sebuah tim dinyatakan menang jika berhasil memenangkan tiga set lebih dulu, mulai dari babak penyisian hingga babak final.

Pertandingan ini menggunakan wasit berlisensi PBVSI nasional, tiap hari mulai pukul 16.00 WIB sampai selesai dengan melibatkan tiga kali tim perserta.
Tiap hari menggelar dua pertandingan, hari pertama, Jum’at, 19 Juni yakni tim putra Kesamben vs tim putra Tembelang. Tim putra Kabuh vs tim putra Mojoagung.
Pertandingan pertama berjalan cukup seru, meski terganggu dengan padamnya tiga titik lampu mercury di GOR, diasumsikan lampu sudah kurang memadai untuk menggelar pertandingan, usia lampu sudah puluhan tahun.
Kendali dikawan Kapolsek Kesamben AKP Niswan, SH bersama anggotanya dan Kades Watudakon Suharto, S.Sos, ST, tm Putra Kecamatan Kesamben harus mengakui kekompakan Tim Putra Kecamatan Tembelang dengan 3-2 (25-19, 25-19, 25-27, 15-25, 18-16). (dan)













