Menko PMK Muhajir Effendi Pantau Penanganan Stunting di Jombang

- Penulis

Rabu, 14 September 2022 - 07:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab menerima Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy, Senin (12/9/2022).

Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab menerima Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy, Senin (12/9/2022).

Menko PMK Muhajir Effendi Pantau Penanganan Stunting di Jombang

Jombang, layang.co  – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy, berkunjung ke Jombang, pada Senin (12/9/2022) siang. Kunjungan kerja kali ini untuk memantau penanganan stunting di Kabupaten Jombang.

Muhajir Effendy dan rombongan tiba pukul 15.00 WIB, di Pendopo Kabupaten Jombang. Kehadirannya, disambut Bupati Mundjidah Wahab, Wabup Sumrambah, Dansatradar 222, Sekdakab Agus Purnomo, Asisten Pemerintahan dan beberapa kepala OPD terkait. Dalam ramah tamah tersebut  Menko sempat berbincang terkait penanganan stunting di Jombang.

“Jadi kedatangan kami untuk memastikan apakah program prioritas dari Bapak Presiden, terutama pembangunan SDM berjalan di lapangan,” tutur Muhadjir Effendi.

Salah satu program prioritas Presiden, diantaranya percepatan penanganan stunting dengan target 14 persen di 2024.

“Ada juga penanganan kemiskinan ekstrem, diharapkan 2024 nanti bisa tuntas dan tidak ada lagi, khususnya di Jombang,” tambahnya.

Terkait penanganan stunting, Muhajir Effendy Menko PMK mengimbau Pemkab Jombang menggunakan pembiayaan lintas sektoral agar lebih cepat dan efisien.

“Penanganan stunting pembiayaan tidak hanya dari satu sektor, tapi bisa multisektoral mulai APBD, Dana Desa dan pusat melalui Kemensos RI, agar stunting dan kemiskinan ekstrem ini tuntas,” tegasnya.

Baca Juga:  Humas RSUD Jombang Menyapa Kupas Tuntas Kanker Ginjal Bersama dr. Yohan Afandi, SpU Spesialis Urologi RSUD Jombang

Pudji Umbaran Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKB-PPPA) Jombang, menyampaikan saat ini kasus stunting di Jombang ini terdeteksi ada 13 persen dari total penduduk di Jombang sebanyak 1,3 juta jiwa. “Angka ini lebih rendah daripada target temuan nasional,” tuturnya.

Hanya saja, lanjut dr Pudji, dari hasil verifikasi lapangan yang dilakukan, masih ditemukan data keluarga yang berpotensi stunting mencapai 20 persen dari total jumlah penduduk di Jombang. “Dan warga inilah kita cegah jangan sampai terjadi stunting baru,” tambah dia.

la menyebut, data 20 persen potensi data itu berasal dari beberapa kategori. Mulai dari calon pengantin, ibu hamil, balita dan anak usia di bawah dua tahun.

“Ini juga kami potret mulai dari penyebabnya, apakah karena mungkin kemiskinan, ketidaktahuan, penyakit atau karena dampak lingkungan,” pungkasnya.

Usai dari Pendopo, Menko melanjutkan kunjungan ke Balai Desa Losari Ploso untuk berdialog terkait penanganan stunting di wilayah utara Brantas. (*dan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel layang.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Cegah Sebaran, UPTD Puskesmas Kesamben, Aktif Lakukan Skrining TB Gratis di Wilker Kerjanya
Seiring Bertambahnya Usia Kenali Sarkopenia, Apabila Ada Gejala Segera Konsultasi atau Berobat ke Poli Ortopedi RSUD Jombang
Bertujuan Eliminasi TBC Pemkab Jombang Luncurkan Perbup, Setiap Warga Diminta Aktif Skrining
Peringatan Hari Posyandu 2026: Momentum Transformasi 6 Standar Pelayanan Minimal untuk Penguatan SDM Akar Rumput
Ayoo….Daftar BPJS Ketenakerjaan Ada Diskon 50 % JKK dan JKM Bagi Pekerja Bukan Penerima Upah
Instalasi Farmasi RSUD Jombang Komitmen Beri Layanan Maksimal Penggunaan Obat Demi Kesembuhan dan Keselamatan Pasien
Dukung Program Makan Bergizi Gratis, Kini Yayasan Kemala Bhayangkari Polres Jombang Memiliki 6 Unit SPPG
Wujudkan Asta Cita Presiden, Bupati Warsubi Bersama Komisi A DPRD Provinsi Jatim Akselerasi Pembentukan BNNK Jombang demi Lindungi Masyarakat Dari Narkoba

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 10:39 WIB

Cegah Sebaran, UPTD Puskesmas Kesamben, Aktif Lakukan Skrining TB Gratis di Wilker Kerjanya

Kamis, 11 Juni 2026 - 09:12 WIB

Seiring Bertambahnya Usia Kenali Sarkopenia, Apabila Ada Gejala Segera Konsultasi atau Berobat ke Poli Ortopedi RSUD Jombang

Kamis, 4 Juni 2026 - 13:49 WIB

Bertujuan Eliminasi TBC Pemkab Jombang Luncurkan Perbup, Setiap Warga Diminta Aktif Skrining

Kamis, 30 April 2026 - 14:36 WIB

Peringatan Hari Posyandu 2026: Momentum Transformasi 6 Standar Pelayanan Minimal untuk Penguatan SDM Akar Rumput

Kamis, 12 Maret 2026 - 14:43 WIB

Ayoo….Daftar BPJS Ketenakerjaan Ada Diskon 50 % JKK dan JKM Bagi Pekerja Bukan Penerima Upah

Berita Terbaru