Akhir 2022 – 2024 Pertengahan Jombang tak Miliki Bupati

- Penulis

Rabu, 16 November 2022 - 04:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kegiatan dibuka Wakil Bupati Jombang Sumrambah dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Jombang, Asisten Administrasi Umum, Staf Ahli, Tim Akademisi dari Universitas Trunojoyo Madura, Kepala OPD, Perwakilan dari Perusahaan, Perguruan Tinggi, Camat, Rektor Perguruan Tinggi, Pimpinan Dunia Usaha, tokoh agama, tokoh masyarakat, perwakilan LSM, Organisasi Kemasyarakatan, Organisasi Profesi, Organisasi Perempuan dan insan pers di Ruang Bung Tomo.

Kegiatan dibuka Wakil Bupati Jombang Sumrambah dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Jombang, Asisten Administrasi Umum, Staf Ahli, Tim Akademisi dari Universitas Trunojoyo Madura, Kepala OPD, Perwakilan dari Perusahaan, Perguruan Tinggi, Camat, Rektor Perguruan Tinggi, Pimpinan Dunia Usaha, tokoh agama, tokoh masyarakat, perwakilan LSM, Organisasi Kemasyarakatan, Organisasi Profesi, Organisasi Perempuan dan insan pers di Ruang Bung Tomo.

Akhir 2022 – 2024 Pertengahan Jombang tak Miliki Bupati

Jombang, layang.co  – Kepala Bappeda Kabupaten Jombang Danang Praptoko menyampaikan, sejumlah daerah otonom  tidak memiliki Kepala Daerah, dikarenakan masa jabatan berakhir pada tahun 2022 atau tahun 2023.

Kepala Daerah akan diisi Penjabat Bupati sejak tahun 2022 sampai dengan pelantikan Bupati dan Wakil Bupati hasil Pilkada tahun 2024. “Kekosongan ini karena Pilkada serentak tahun 2024 merupakan amanah dari Undang-Undang 10 Tahun 2016, yang harus dilaksanakan sesuai aturan,” katanya.

Hal tersebut diutarakan Danang Praptoko pada acara Forum Konsultasi Publik Rencana Pembangunan Daerah (RPD) 2024-2026 Pemerintah Kabupaten Jombang telah dilaksanakan oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) pada, Senin (14/11/2022) di Ruang Bung Tomo Kantor Pemkab Jombang.

Menindaklanjuti hal tersebut, lanjut Danag, Menteri Dalam Negeri menyusun Instruksi Mendagri 70 Tahun 2021 tentang penyusunan dokumen perencanaan pembangunan daerah.

Dalam instruksi Mendagri tersebut, Bupati yang masa jabatannya berakhir tahun 2023, agar menyusun dokumen Perencanaan Pembangunan Menengah Daerah tahun 2024-2026, yang selanjutnya disebut sebagai Rencana Pembangunan Daerah (RPD) Kabupaten Tahun 2024-2026.

“Merespon ketentuan tersebut, Pemerintah Kabupaten Jombang telah melakukan kick off meeting penyusunan Rencana Pembangunan Daerah tahun 2024-2026 pada awal bulan Oktober 2022, diikuti dengan rangkaian pelaksanaan desk serta forum renstra tahun 2024-2026 oleh seluruh perangkat daerah,” ungkapnya.

Baca Juga:  Bupati Hj Mundjidah Wahab Ajukan Tiga Raperda Susulan

Penyelenggaraan Forum konsultasikan Publik Penyusunan Rencana Pembangunan Daerah tahun 2024-2026 bertujuan untuk mendapatkan saran masukan dari stakeholders dan masyarakat, sekaligus mengidentifikasi isu strategis daerah untuk diselaraskan dengan arah kebijakan di tingkat Provinsi maupun Nasional.

“Jadi, RPD ini adalah untuk perencanaan jangka menengah, yang nantinya akan ditindak lanjuti dengan dokumen perencanaan jangka pendek yang nanti dedikasinya berupa kegiatan dimasing-masing OPD untuk ditahun 2024 sampai tahun 2026,” terangnya.

Kegiatan ini diikuti 250 peserta berasal dari OPD terkait, stakeholder, tokoh masyarakat serta dari kalangan komisi dan yang hadir kini ada 112 orang, ungkap Danang.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Jombang H. Mas’ud Zuremi mengatakan bahwa Rencana Pembangunan Daerah 2024- 2026 ini sangat strategis dalam merumuskan perencanaan pembangunan Kabupaten dalam tiga tahun kedepan secara kolaboratif,  melibatkan unsur pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha.

Diharapkan  para pemangku kepentingan untuk memberikan masukan konstruktif selama diskusi berlangsung, sebagaimana diinformasikan Humas Dinas Kominfo Kabuopaten Jombang. (*dan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel layang.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jombang Optimis Tembus Target Investasi Rp 2,56 Triliun di Tahun 2026
Jombang Archive Awards 2026: Untuk Ngukur Kinerja Tertib Arsip dan Digital
10 KDAW Dilantik, Ini Pesan Bupati Jombang Jelang Pilkades Serentak 2027
Rapat Paripurna DPRD Jombang Penyampaian Jawaban Bupati Terkait Raperda Penyelenggaraan Jasa Konstruksi
DPRD Jombang Gelar Rapat Paripurna Paparan Bupati Warsubi tentang Pertanggunjawaban APBD 2025 Terkait Rancangan Raperda 2025
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Pemkab Jombang Gelar Aksi Bersih Pasar Hingga “Rampok Kresek”
Sukses Turunkan Angka Pengangguran, Kabupaten Jombang Raih Penghargaan dan Insentif Rp 1 Miliar
Bertujuan Eliminasi TBC Pemkab Jombang Luncurkan Perbup, Setiap Warga Diminta Aktif Skrining

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 11:45 WIB

Jombang Optimis Tembus Target Investasi Rp 2,56 Triliun di Tahun 2026

Rabu, 24 Juni 2026 - 13:26 WIB

Jombang Archive Awards 2026: Untuk Ngukur Kinerja Tertib Arsip dan Digital

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:12 WIB

10 KDAW Dilantik, Ini Pesan Bupati Jombang Jelang Pilkades Serentak 2027

Selasa, 9 Juni 2026 - 09:59 WIB

Rapat Paripurna DPRD Jombang Penyampaian Jawaban Bupati Terkait Raperda Penyelenggaraan Jasa Konstruksi

Senin, 8 Juni 2026 - 15:47 WIB

DPRD Jombang Gelar Rapat Paripurna Paparan Bupati Warsubi tentang Pertanggunjawaban APBD 2025 Terkait Rancangan Raperda 2025

Berita Terbaru

Photo: Rangkaian photo upacara pembukaan Piala Presiden I tahun 2026 diikuti 10 Tim KU-10 tahun, 14 KU-12 tahun. Tampak Kepala Dsiporapar menyerahkan bola sepak kepada wasita dan Ketua KONI menyerahkan bola sepak kepada pelatih peserta kejuaraan, Sabtu (20/06/2026).

Olahraga

Piala Presiden di Jombang Diikuti 25 tim KU-10 dan KU-12

Sabtu, 20 Jun 2026 - 11:11 WIB