Kontes Kambing PE di Wonosalam Diikuti Berbagai Daerah untuk Jaga Kelestarian Genertika dan Nilai Tambah Peternak

- Penulis

Senin, 4 Agustus 2025 - 14:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Plt. Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Jombang, Drs. Mochamad Saleh, M.Si, (kanan) mewakil Bupati Jombang didampingi Plt. Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setdakab Jombang Syaiful Anwar, S.T, M.E, menyerahkan juara kontes dan mendapatkan hadiah Rp 10 juta.

Plt. Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Jombang, Drs. Mochamad Saleh, M.Si, (kanan) mewakil Bupati Jombang didampingi Plt. Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setdakab Jombang Syaiful Anwar, S.T, M.E, menyerahkan juara kontes dan mendapatkan hadiah Rp 10 juta.

Kontes Kambing PE di Wonosalam Diikuti Berbagai Daerah untuk Jaga Kelestarian Genertika dan Nilai Tambah Peternak

Jombang, layang.c0 – Semangat pelestarian dan pengembangan kambing Peranakan Etawa (PE) Kaligesing menggema kuat di lapangan Desa Wonosalam, Kecamatan Wonosalam, Jombang. Memperebutkan Piala BUPATI Cup 2025

Pada Sabtu (2/8/2025) Kabupaten Jombang sukses menggelar Kontes Nasional Kambing PE Kaligesing Piala Bupati Cup 2025, sebuah ajang bergengsi yang menarik lebih dari 100 peserta dari berbagai penjuru Nusantara, termasuk Jawa Tengah, Jawa Barat, hingga Lampung.

Acara yang dibuka langsung oleh Plt. Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Jombang, Drs. Mochamad Saleh, M.Si, ini bukan sekedar arena unjuk gigi kambing terbaik. Dalam sambutannya mewakili Bupati Jombang, Mochamad Saleh menegaskan bahwa kontes ini memiliki makna strategis dalam pembangunan usaha peternakan rakyat.

“Penyelenggaraan kontes ini tidak hanya mencari kambing PE terbaik di kelasnya, tetapi juga untuk menjaga kelestarian genetik dan menumbuhkan motivasi para peternak, terutama di Kabupaten Jombang,” ujarnya.

Masyarakat dan para peternak dapat melihat langsung bagaimana upaya perbaikan mutu genetik kambing PE Kaligesing dilakukan. Ini adalah langkah nyata untuk meningkatkan daya saing produk peternakan dan pada akhirnya, meningkatkan nilai tambah ekonomi masyarakat.

Kontes ini memfasilitasi persaingan sehat disepuluh kelas yang dilombakan, mencakup kategori jantan dan betina dari kelas A hingga E.

Bagi para peserta yang berasal dari Banyuwangi, Madura, Mojokerto, Malang, Kediri, Blitar, Trenggalek, Ngawi, termasuk dari luar provinsi seperti Jawa Tengah (Klaten, Purwodadi, Pati), Jawa Barat juga dari Lampung.

Baca Juga:  Pemkab Jombang Serius Rehabilitasi dan Rekontruksi Tanah Gerak di Wonosalam Pasca Bencana

Kontes ini menjadi wadah berharga untuk bertemu, bertukar informasi, dan mempererat tali silaturahmi antar peternak. Interaksi ini membuka peluang kolaborasi dan inovasi yang bisa jadi bekal untuk menumbuhkan ekonomi kreatif di subsektor peternakan.

Lebih dari itu, acara ini juga diharapkan meningkatkan nilai jual kambing PE Kaligesing, memberikan dorongan signifikan bagi pertumbuhan ekonomi peternak. Bagi masyarakat umum, khususnya generasi muda, kontes ini berfungsi sebagai sarana edukasi yang efektif. Mereka dapat mempelajari potensi besar peternakan kambing PE Kaligesing, membuka wawasan baru tentang peluang usaha di sektor ini.

Tampak hadir Sekretaris Dinas Peternakan Provinsi Jawa Timur, Nur Ismanto S.Pt, M.M,   Plt. Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setdakab Jombang Syaiful Anwar, S.T, M.E, para Kepala Dinas yang membidangi fungsi Peternakan dari Kabupaten Mojokerto, Kabupaten Lamongan, Kabupaten Kediri dan Kabupaten Nganjuk.

Camat Wonosalam, Forkopimcam Wonosalam, Kepala Desa Wonosalam, peserta, serta warga masyarakat yang hadir menunjukkan dukungan penuh terhadap inisiatif ini. Melalui kontes ini, diharapkan muncul peternak yang inovatif, tangguh terhadap tantangan global, dan adaptif dalam menyikapi perkembangan teknologi.

Kontes Nasional Kambing PE Kaligesing Piala Bupati Cup 2025 di Jombang adalah bukti komitmen dalam melestarikan warisan genetik ternak sekaligus mendorong kemajuan ekonomi lokal melalui sektor peternakan. Acara ini menjadi momentum penting bagi Jombang untuk menegaskan posisinya sebagai salah satu sentra pengembangan kambing PE Kaligesing di Indonesia. (*dan)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel layang.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dampak Perubahan Iklim, Dinas Pertanian Jombang Perluas Asuransi Usaha Tani 800 Hektare
Disperta Jombang Targetkan Bongkar Ratoon 3.200 Ha Tahun 2026, Baru Tercapai 54 Persen
Menilai Jombang Berhasil Kelola Potensi Cengkeh, Pemkot Prabumulih Studi Tiru Budidaya Cengkeh di Wonosalam
Heeemm…Ada Kabar Baik Bagi Guru Mulok, Perbup Honor Pembimbing Mulok Sudah Diteken Bupati
Dampak Efisiensi Anggaran, Dikbud Tiadakan Lomba Keagamaan Islam Tahun 2026
Kenduri Buah Durian Wonosalam Tahun 2026 Ditiadakan, Ini Alasannya
Tahun 2026, Kuota Asuransi Usaha Tani Padi di Jombang Menurun, Klaim Gagal Panen Rp 6 Juta per Hektar
Dukung Swasembada Pangan, Sumardi Anggota DPRD Jatim Serahkan Bantuan Kombi untuk Petani Dusun Kandangsapi, Desa Kedungbetik, Kesamben – Jombang

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 10:11 WIB

Dampak Perubahan Iklim, Dinas Pertanian Jombang Perluas Asuransi Usaha Tani 800 Hektare

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:09 WIB

Disperta Jombang Targetkan Bongkar Ratoon 3.200 Ha Tahun 2026, Baru Tercapai 54 Persen

Jumat, 5 Juni 2026 - 11:55 WIB

Menilai Jombang Berhasil Kelola Potensi Cengkeh, Pemkot Prabumulih Studi Tiru Budidaya Cengkeh di Wonosalam

Jumat, 6 Maret 2026 - 14:51 WIB

Heeemm…Ada Kabar Baik Bagi Guru Mulok, Perbup Honor Pembimbing Mulok Sudah Diteken Bupati

Jumat, 20 Februari 2026 - 11:31 WIB

Dampak Efisiensi Anggaran, Dikbud Tiadakan Lomba Keagamaan Islam Tahun 2026

Berita Terbaru