Disdagrin Jombang Undang 200 Kios untuk Sosialisasi Penyaluran Pupuk Subsidi

- Penulis

Selasa, 12 Desember 2023 - 10:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Acara dibuka Pj Bupati Jombang Sugiat S.Sos, M.Psi, T pada Senin (11/12/2023) di Aula KPRI Sejahtera Kabupaten Jombang. Hadir Kepala Disdagrin Jombang Suwignyo, Kasi Intel Kejaksaan Negeri Jombang Denny Saputra, selaku narasumber. Juga dari Dinas Pertanian serta perwakilan dari PT Pupuk Indonesia. Kegiatan ini diikuti 200 peserta dari distributor pupuk, kios pupuk serta stakeholder.

Acara dibuka Pj Bupati Jombang Sugiat S.Sos, M.Psi, T pada Senin (11/12/2023) di Aula KPRI Sejahtera Kabupaten Jombang. Hadir Kepala Disdagrin Jombang Suwignyo, Kasi Intel Kejaksaan Negeri Jombang Denny Saputra, selaku narasumber. Juga dari Dinas Pertanian serta perwakilan dari PT Pupuk Indonesia. Kegiatan ini diikuti 200 peserta dari distributor pupuk, kios pupuk serta stakeholder.

Disdagrin Jombang Undang 200 Kios untuk Sosialisasi Penyaluran Pupuk Subsidi

Jombang, layang.co – Pemerintah Kabupaten Jombang melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagrin) Kabupaten Jombang melakukan evaluasi sekaligus sosialisasi penyaluran pupuk bersubsidi tahun 2023.

Pj Bupati Jombang Sugiat, S.Sos., M.Psi,T saat membuka acara tersebut menyampaikan apresiasi. Menurutnya, pupuk merupakan sarana produksi yang sangat penting dalam meningkatkan produktivitas dan produksi komoditas pertanian dalam rangka mewujudkan ketahanan pangan nasional.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Jombang Saya menyampaikan terima kasih kepada semua pihak baik stakeholders, masyarakat, poktan, gapoktan dan pemilik kios khususnya atas kerja sama dan dukungannya dalam membantu suksesnya pengadaan dan penyaluran pupuk bersubsidi se- Kabupaten Jombang,” tuturnya.

Dengan sosialisasi ini diharapkan peserta utamanya para ketua-ketua kelompok tani agar tidak salah nantinya dalam membagikan kepada setiap anggota kelompoknya masing-masing.

Kegiatan ini juga sebagai forum koordinasi dan evaluasi antara pemerintah Kabupaten Jombang dengan para distributor dan para pemilik kios pupuk untuk mensinergikan pelaksanaan kegiatan distribusi pupuk bersubsidi.

Sugiat Pj Bupati Jombang mendorong pendistribusian pupuk bersubsidi bener-benar dilakukan secara transparan, sehingga tidak sampai muncul persoalan di lapangan.

“Titik yang paling rawan adalah pengecer kios ke petani, karenanya validasi data hingga ke tingkat kelompok harus transparan, dipampang dan ditempelkan di kios atau di kelompok sehingga diketahui oleh para petani sehingga penyimpangan bisa dieliminir. Penyaluran pupuk bersubsidi harus tetap mengacu pada aturan yang berlaku,” tandas Sugiat.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Jombang Suwignyo menyampaikan pengadaan dan penyaluran pupuk bersubsidi dilaksanakan sesuai ketentuan Peraturan Menteri Perdagangan No. 04 Tahun 2023 tentang Pengadaan dan Penyaluran Pupuk Bersubsidi untuk Sektor Pertanian, dan Peraturan Menteri Pertanian No. 10 Tahun 2022 tentang Tata Cara Penetapan Alokasi dan Harga Eceran Tertinggi Pupuk Bersubsidi Sektor Pertanian.

Baca Juga:  Dansatradar Jombang Dijabat Oleh Letkol Lek Yudi Amrizal S,S.T, MM

“Sedangkan pelaksana penyediaan pupuk bersubsidi sesuai penugasan Menteri BUMN adalah PT Pupuk Indonesia (Persero) melalui produsen, distributor, dan penyalur di wilayah tanggung jawab masing-masing”, jelasnya.

“Kami berharap Pengadaan dan Penyaluran Pupuk Bersubsidi untuk Sektor Pertanian berjalan sesuai dengan prinsip 6 (enam) Tepat, yaitu tepat jenis, jumlah, harga, tempat, waktu dan mutu ke Petani yang membutuhkan sesuai dengan Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK) Tani”, pungkasnya.

Sementara itu, Kasi Intel Kejaksaan Negeri Jombang Denny Saputra menyampaikan dengan adanya sosialisasi dan evaluasi penyaluran pupuk bersubsidi ini mampu menyinkronkan penyaluran pupuk di Jombang sehingga benar-benar berjalan lancar dan tepat sasaran.

Kegiatan ini juga sebagai wadah evaluasi penyaluran pupuk bersubsidi. Pasalnya, mengaca penyaluran tahun sebelumnya, banyak kendala dan problem di lapangan. Ia tidak ingin, dalam penyaluran terjadi penyimpangan yang dapat merugikan petani. Penyaluran pupuk bersubsidi ini rawan akan penyimpangan. Untuk itu, kita perlu koordinasi dengan semua pihak.

“Saya berharap, dengan adanya sosialisasi ini diharapkan dapat meningkatkan peran dan tanggung jawab distributor maupun kios dalam menyalurkan pupuk bersubsidi sesuai dengan alokasi yang ada. Sehingga penyaluran bisa tepat sasaran, mulai pabrik hingga kios. Tentunya, Disdagrin bersinergi dengan Dinas Pertanian, karena usulan pupuk RDKK diusulkan Dinas Pertanian,” pungkasnya. (*dan)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel layang.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Jombang Sigap Tangani Kebakaran di Desa Kebunagung, Kecamatan Ploso
Jambore Kader Posyandu di Wonosalam Perkuat Transformasi 6 Bidang SPM
Ini Pesan Bupati Warsubi Pada 76 Capaska Jombang 2026 Jelang HUT RI ke-81
DPRD dan Pemkab Jombang Sepakati Perubahan KUA-PPAS 2026
MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Jombang Tahun Ajaran 2026/2027 Dimulai
Dampak Perubahan Iklim, Dinas Pertanian Jombang Perluas Asuransi Usaha Tani 800 Hektare
Bupati Warsubi Lantik Pejabat Administrator, Pengawas dan 19 Kasek TK-SD, Berikut Daftarnya
Menteri LH Apresiasi Inisiatif Pemkab Jombang Kelola Sampah Penuh Progresif Mendekati Sempurna

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 11:20 WIB

Pemkab Jombang Sigap Tangani Kebakaran di Desa Kebunagung, Kecamatan Ploso

Rabu, 12 Agustus 2026 - 12:10 WIB

Jambore Kader Posyandu di Wonosalam Perkuat Transformasi 6 Bidang SPM

Selasa, 4 Agustus 2026 - 13:32 WIB

Ini Pesan Bupati Warsubi Pada 76 Capaska Jombang 2026 Jelang HUT RI ke-81

Selasa, 4 Agustus 2026 - 11:57 WIB

DPRD dan Pemkab Jombang Sepakati Perubahan KUA-PPAS 2026

Jumat, 31 Juli 2026 - 11:37 WIB

MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Jombang Tahun Ajaran 2026/2027 Dimulai

Berita Terbaru