Silahkan Hubungi Call Center 112, Apabila Ada Bencana

- Penulis

Selasa, 25 Oktober 2022 - 07:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab, Wakil Bupati Sumrambah didampimngi para kepala OPD terkait dalam acara Bulaga di Lapangan Desa Sumobito, Senin, (24/10/2022).

Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab, Wakil Bupati Sumrambah didampimngi para kepala OPD terkait dalam acara Bulaga di Lapangan Desa Sumobito, Senin, (24/10/2022).

Silahkan Hubungi Call Center 112, Apabila Ada Bencana

Jombang, layang.co – Kepala BPBD Jombang Bambang Dwijo Pranowo mengatakan: “Silahkan hubungi Call Center 112, apabila ada bencana, kami siap menindaklanjuti”.

Hal tersebut disampaikan saat sebagai nara sumber program Warung Pojok Kebon Rojo, mendapingi Bupati dan Wakil Bupati dalam rangkaian acara Bulaga (Bupati Layani Warga) yang dipusatkan di lapangan Desa Sumobito, Jum’at (24/10/2022).

“Tindaklanjut itu seperti saat ada bencana Puting Beliung di Desa Selorejo, Kecamatan Mojowarno,  kami langsung meluncur. Alhamdulillah sampai magrib sudah tertangani semua berkat kerja bersama,” papar Bambang Dwijo Pranowo.   Bahwa SDM dan peralatan selalu ready, imbuhnya.

Perihal tindaklanjut sebagaimana perintah Bupati, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Jombang Hari Purnomo juga telah memaksimalkan program-programnya, mulai dari pencegahan, penanganan, hingga rehabilitasi pasca bencana.

Cek ricek kesiapan SDM mulai taruna siaga bencana (Tagana), PKH, tenaga kesejahteraan sosial kecamatan (TKSK), Kampung Siaga Bencana (KSB) kesiapan dapur umum, termasuk rehabilitasi saat pendirian tenda pengungsi. Juga armada dan sarpras penanganan bencana juga sudah dilakukan.

“Terkait dengan kesiapsiagaan bencana secara umum, Dinsos siap support terhadap BPBD. Ruang lingkup kerja kita pra bencana kemudian darurat bencana dan pasca bencana,” kata Hari Purnomo.

Sementara, upaya mitigasi lainnya, Kepala Dinas PUPR Bayu Pancoroadi, telah melakukan normalisasi saluran dan sungai yang rawan banjir lebih dari 40 titik. Termasuk persiapan bahan banjiran, seperti sandbag, bronjong dan lain lain, kesiapan alat berat, personil, komunikasi dan koordinasi dengan pihak pihak terkait lebih ditingkatkan, mengingat curah hujan yang tinggi.

“Kepada masyarakat, kami menghimbau   mulai sekarang stop buang sampah disaluran sungai, jika kita tidak ingin saluran kita banjir atau meluap,” saran Kepala PUPR.

Untuk menghadapi bencana Pemerintah Kabupaten secara sinergi telah melakukan Apel Kesiapsiagaan Tanggap Bencana di Wana Wisata dan Bumi Perkemahan Sumberboto, Kecamatan Mojowarno pada, Jumat (21/10) pekan lalu.

Baca Juga:  Pemkab Jombang Perkuat Sinergi, Pajak “Pro Rakyat” Digulirkan, Target PBB-P2 Tahun 2025 Sudah Capai 92,84%

Dialog Warung Pojok Kebon Rojo yang diselenggarakan oleh Dinas Kominfo Kabupaten Jombang ini mengambil tema “Strategi Penanganan Bencana Melalui Mitigasi Risiko di Kabupaten Jombang”.

“Pada Apel Kesiapsiagaan Tanggap Bencana, saya bersama Forkopimda memastikan upaya mitigasi maksimal. Kami cek kesiapan personil, peralatan, termasuk komunikasi, koordinasi semua pihak harus berjalan,” kata Bupati.

Apel Kesiapsiagaan Tanggap Bencana sebagai upaya kewaspadaan, kesiapsiagaan sebagaimana informasi yang disampaikan oleh BMKG akan potensi cuaca ekstrem yang dapat mengakibatkan bencana hidrometeorologi (genangan, banjir, banjir bandang,  angin kencang, puting beliung, hujan es maupun tanah longsor untuk wilayah dataran  tinggi), salah satunya termasuk Jombang.

Untuk itu, Bupati sudah memerintahkan BPBD untuk melakukan pemetaan, pemantauan, penyebaran informasi, sosialisasi, dan peringatan dini tentang bencana alam.

Wabup Sumrambah, mengaku bersyukur dan bangga mempunyai Ibu Bupati yang luar biasa juga dua Srikandi yang luar biasa di DPR RI ada Ning Ema dan Mbak Estu yang selalu bersinergi.

“Kita secara intens diskusi antara Pemerintah Kabupaten Jombang dengan BBWS dan pihak pihak terkait lainnya, sehingga kita bisa memetakan peta bencana, termasuk rawan bencana longsor Wonosalam dan sekitarnya. Sehingga langkah antisipatif secepat mungkin bisa dilakukan,” kata Wabup Sumrambah yang juga memaparkan hal hal teknis wilayah rawan banjir.

Diakhir Dialog Interaktif Bupati Mundjidah Wahab mengharapkan semua pihak bisa  ambil peran didalam upaya mitigasi bencana, untuk update di media sosial,  WhatsApp, agar masyarakat mengetahui, waspada, dan tanggap bencana.

“Peran serta dan dukungan masyarakat sangat diharapkan, misalnya tidak membuang sampah sembarangan, membersihkan saluran irigasi/sungai-sungai, memangkas dahan dan ranting pohon yang rapuh/lapuk, menertibkan baliho semi permanen dll, serta selalu waspada terhadap dampak bencana hidrometeorologi,” pinta Bupati.  (dan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel layang.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jambore Kader Posyandu di Wonosalam Perkuat Transformasi 6 Bidang SPM
Ini Pesan Bupati Warsubi Pada 76 Capaska Jombang 2026 Jelang HUT RI ke-81
DPRD dan Pemkab Jombang Sepakati Perubahan KUA-PPAS 2026
MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Jombang Tahun Ajaran 2026/2027 Dimulai
Dampak Perubahan Iklim, Dinas Pertanian Jombang Perluas Asuransi Usaha Tani 800 Hektare
Bupati Warsubi Lantik Pejabat Administrator, Pengawas dan 19 Kasek TK-SD, Berikut Daftarnya
Menteri LH Apresiasi Inisiatif Pemkab Jombang Kelola Sampah Penuh Progresif Mendekati Sempurna
Sebanyak 1.225 Mahasiswa UPN Akan Optimalisasi Pengelolaan Sampah Berbasis Ekonomi Kreatif UMKM Desa di Kabupaten Jombang

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 12:10 WIB

Jambore Kader Posyandu di Wonosalam Perkuat Transformasi 6 Bidang SPM

Selasa, 4 Agustus 2026 - 13:32 WIB

Ini Pesan Bupati Warsubi Pada 76 Capaska Jombang 2026 Jelang HUT RI ke-81

Selasa, 4 Agustus 2026 - 11:57 WIB

DPRD dan Pemkab Jombang Sepakati Perubahan KUA-PPAS 2026

Jumat, 31 Juli 2026 - 11:37 WIB

MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Jombang Tahun Ajaran 2026/2027 Dimulai

Kamis, 30 Juli 2026 - 10:11 WIB

Dampak Perubahan Iklim, Dinas Pertanian Jombang Perluas Asuransi Usaha Tani 800 Hektare

Berita Terbaru