Wamen Desa Minta Kades Manfaatkan Potensi Desa, Jaga Desa dan Cegah Anak Muda Pergi ke Kota

- Penulis

Minggu, 25 Oktober 2020 - 01:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Jombang Sumrambah (kanan/hitam), Hj Sadarestuwati (ketiga dari kiri) Mendampingi Menteri PDTT, Budi Arie Setiadi (berdiri) Saat Kunjungan Kerja ke Agrowisata Bale Tani, Bareng Jombang, Satu (24/10/2020).

Wakil Bupati Jombang Sumrambah (kanan/hitam), Hj Sadarestuwati (ketiga dari kiri) Mendampingi Menteri PDTT, Budi Arie Setiadi (berdiri) Saat Kunjungan Kerja ke Agrowisata Bale Tani, Bareng Jombang, Satu (24/10/2020).

Wamen Desa Minta Kades Manfaatkan Potensi Desa, Jaga Desa dan Cegah Anak Muda Pergi ke Kota

Jombang, layang.co – Budi Arie Setiadi, Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT)  mengajak para Kepala Desa untuk bisa  memanfaatkan potensi sumberdaya yang ada di desanya, menjaga kondisi kenyamanan desa, serta berupaya mencegah generasi mudanya agar tidak pergi ke kota.

“Wajah Indonesia ada di desa, semakin sedikit desa tertinggal yang ada di Indonesia menandakan negara Indonesi sudah maju,” ucapnya dihadapan para Kepala Desa yang hadir di Agrowisata Bale Tani, Desa Banjaragung, Kecamatan Bareng, Kabupaten Jombang, Sabtu (24/10) sore.

Hal tersebut disampaikan saat melakukan kunjungan kerja di Dapil 8 (Kota/Kabupaten Mojokerto, Kabupaten Jombang Provinis Jawa Timur), hadir mendampingi Wamen Desa diantaranya Direktur Desa Kementrian PDTT, Anggota Komisi XI DPR-RI Hj Sadarestuwati, Wakil Bupati Jombang Sumrambah, Anggota DPRD Jombang dari Fraksi PDIP, Ketua PAPDESI Kabupaten Jombang Drs H Fatkhur Rahman, para Kades dan Ketua Projo (Pro Jokowi) Kabupaten Jombang Fatah Rokhim.

Disampaikan oleh Budi Arie Setiadi, menindaklanjuti disyahkan Undang-undang Cipta Kerja ada kekuatan hukum pada BUMDes sebagaimana tertuang pada Pasal 117, yang mana Pemerintah Desa bisa memanfatkan Bandan Hukum BUMDes, dengan cara melibatkan anak muda. Dalam pasal itu, BUMDes didukung BRI, BNI sebagai sarana transaksi permodalan, transaksi jalannya kegiatan usaha.

“Pengelolaan Dana Desa harus secara transparan dan akuntabilias melibatkan masyarakat desa. Dana Desa bukan milik Kepala Desa melainkan milik masyarakat untuk membangun infrastruktur demi kemajuan desa,” ungkap Budi Arie Setiadi.

Tidak ada salahnya memanfaatkan anak muda yang ada di desa. Generasi muda merupakan penerus bangsa penuh talenta yang harus  dijaga. Sebuah desa tanpa anak muda sama dengan desa tanpa harapan. Untuk itu, anak muda dapat diberikan kesempatan untuk berkreatifitas melalui BUMDes, dengan tujuan agar pemuda tidak meninggalkan desa, pergi ke kota.

“Saya berharap seluruh desa yang ada di Kabupaten Jombang bisa  menjadi contoh bagi daerah lain, menuju desa maju dan mandiri dengan meningkatnya kesejahteraan masyarakat. Saat ini, paradigma pembangunan memang harus dari bawah, meskipun pada prosesnya tidak dapat serentak. Dari 302 desa yang ada di Kabupaten Jombang saya minta ada yang muncul sebagai juara,” pintanya.

Baca Juga:  Bagaimana Keseriusan Pembudidaya Ikan yang Ada di Kabupaten Jombang, Begini Ceritanya

Ditambahkan oleh Budi, luas daratan Indonesia 190 juta hektar, luas lautan 380 juta hektar dengan jumlah penduduk 240 juta jiwa. Dari luas daratan itu, 90% nya merupakan perdesaan dan tercatat 44 % atau 56,4 juta jiwa di desa  dengan angka kemiskinan 12,6%. Dari 12,6 % terdapat kemiskinan 9,3 % berdomisi di desa, sebanyak 3,6%  berada di kota.

“Program pemerintah saat ini bertujuan menurunkan angka kemiskinan di desa, untuk itu perbaikan infrastuktur sedang digencarkan melalui Dana Desa,” tandas mantan Ketua Projo Nasional ini.

Hj. Sadarestuwati, Anggota Komisi XI  DPR-RI menyampaikan, tujuan kunjungan saat ini adalah untuk melihat perkembangan desa. Khususnya pada proses anggaran Dana Desa yang telah diberikan, agar tidak terjadi kesalahan dalam pengelolaan anggaran untuk desa.

“Apabila seorang Kepala Desa tidak mampu dalam pengelolaan anggaran, akan berbahaya. Untuk itu diperlukan arahan-arahan bagi Kepala Desa, diskusi untuk menghindari jeratan hukum, karena sekecil apapun bisa dijadikan sebagai celah hukum,” terangnya.

Hj Sadarestu juga minta Kepala Desa untuk menjaga kenyamanan rakyatnya dari ganguan dari luar terutama serangan jaringan narkoba yang mengancam generasi muda. “Kondisi anak muda yang terkena narkoba sudah sangat memperhatinkan,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu Hj Sadarestuwati juga menyampaikan potensi yang ada di Kabupaten Jombang seperti hasil bumi kopi, durian dari Wonosalam,  juga seni budaya Kuda Lumping, Tari Remo, Wayang Topeng dari kecamatan lainnya.

“Dari potensi itu, seluruh Kepala Desa agar memiliki tujuan yang sama, yakni membangun Jombang menjadi desa mandiri  secara ekonomi dan mandiri secara budaya,” pintanya.

Wakil Bupati Jombang Sumrambah berharap adanya kunjungan yang dilakukan oleh Wakil Menteri PDTT di Jombang dapat memberikan pencerahan bagi Kepala Desa sehingga bisa mencapai kemandirian secara ekonomi maupun pembangunan secara menyeluruh. (dan)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel layang.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sebanyak 1.225 Mahasiswa UPN Akan Optimalisasi Pengelolaan Sampah Berbasis Ekonomi Kreatif UMKM Desa di Kabupaten Jombang
81 Pejabat Lingkup Pemkab Jombang Dilantik Bupati Warsubi
Apotek Seger Beri Layanan 24 Jam, Klinik Tampung Peserta BPJS Maupun Masyarakat Umum
11.720 Orang Buruh Tani dan Buruh Pabrik Rokok Menerima BLT DBHCHT Tahun 2026 Senilai Rp 800.000
Jombang Optimis Tembus Target Investasi Rp 2,56 Triliun di Tahun 2026
Jombang Archive Awards 2026: Untuk Ngukur Kinerja Tertib Arsip dan Digital
10 KDAW Dilantik, Ini Pesan Bupati Jombang Jelang Pilkades Serentak 2027
Rapat Paripurna DPRD Jombang Penyampaian Jawaban Bupati Terkait Raperda Penyelenggaraan Jasa Konstruksi

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 11:34 WIB

Sebanyak 1.225 Mahasiswa UPN Akan Optimalisasi Pengelolaan Sampah Berbasis Ekonomi Kreatif UMKM Desa di Kabupaten Jombang

Kamis, 9 Juli 2026 - 15:27 WIB

81 Pejabat Lingkup Pemkab Jombang Dilantik Bupati Warsubi

Selasa, 7 Juli 2026 - 12:13 WIB

Apotek Seger Beri Layanan 24 Jam, Klinik Tampung Peserta BPJS Maupun Masyarakat Umum

Jumat, 26 Juni 2026 - 11:45 WIB

Jombang Optimis Tembus Target Investasi Rp 2,56 Triliun di Tahun 2026

Rabu, 24 Juni 2026 - 13:26 WIB

Jombang Archive Awards 2026: Untuk Ngukur Kinerja Tertib Arsip dan Digital

Berita Terbaru

Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Kabupaten Jombang, Agung Hariadi, S.T., M.M menyampaikan, berdasarkan verifikasi lapangan, 7 gedung prioritas masih terus dikebut pengerjaannya dan belum sepenuhnya siap digunakan pada 14 Juli 2026.

Pendidikan

Sekolah Rakyat di Jombang Akan Dilaksanakan Mulai 31 Juli 2026

Senin, 13 Jul 2026 - 13:12 WIB

Pelantikan dipimpin langsung oleh Bupati Jombang Warsubi, S.H., M.Si., dihadiri Wakil Bupati Salmanudin, S.Ag., M.Pd., Sekda Agus Purnomo, S.H., M.Si., beserta jajaran Staf Ahli, Asisten dan Kepala Perangkat Daerah, Kamis (9/7/2026).

Pemerintahan

81 Pejabat Lingkup Pemkab Jombang Dilantik Bupati Warsubi

Kamis, 9 Jul 2026 - 15:27 WIB