Desa Sengon Terpilih Jadi Kampung Tangguh Tangkal Covid-19 di Jombang

- Penulis

Rabu, 27 Mei 2020 - 10:15 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

📰 Pasang Iklan Murah di Layang.co!
Pasang Sekarang

Kepala Desa Sengon Totok Soetjahjo (putih kiri) foto bersama Bupati Hj Mundjidah Wahab (tengah) dan Kapolres Jombang AKBP Boby Pa'ludin Tambunan, S.H., S.IP., dan tim Medis.

Kepala Desa Sengon Totok Soetjahjo (putih kiri) foto bersama Bupati Hj Mundjidah Wahab (tengah) dan Kapolres Jombang AKBP Boby Pa'ludin Tambunan, S.H., S.IP., dan tim Medis.

Desa Sengon Terpilih Jadi Kampung Tangguh Tangkal Covid-19 di Jombang

Jombang, layang.co – Desa Sengon di Kecamatan Jombang, hari Rabu (27/05/2020) ditetapkan oleh Pemerintah Kabupaten Jombang sebagai “Kampung Tangguh” dalam upaya penanggulangan atau tangkal penyebaran virus corona (Covid-19).

Acara penetapan “Kampung Tangguh” itu dilaksanakan seremonial dihadiri Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab, Kapolres Jombang AKBP Boby Pa’ludin Tambunan, S.H., S.IP bersama Forpimda lainnya. Diantaranya, ada unsur DPRD Jombang, Kodim 0814, Sekdakab dan Kepala Dinas OPD terkait.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan itu disambut antusias oleh Kepala Desa Sengon Totok Soetjahjo berserta perangkat dan elemen organisasi desa. Mereka turut hadir mengikuti kegiatan, sembari melakukan senam bersama di halaman Balai Desa di bawah terik matahari (sekitar pukul 10an) untuk menghangatkan tubuh, guna mengusir, atau memutus penularan virus barangkali ada yang menempel di tubuh.

Kades Totok Soetjahjo merasa sangat senang, atas dipihnya Desa Sengon sebagai Kampung Tangguh. Rasa gembira ini menyusul adanya tiga warga Desa Sengon yang di nyatakan positif terkenan Covid-19 yang sementara ini masih dalam perawatan.

“Dari kejadian ini, Desa Sengon dipilih, agar masyarakat menyadari dan memahami bagaimana tentang virus corona,” paparnya.

Totok melanjutkan, saya senang sekali Desa Sengon dijadikan Kampung Tangguh. Dengan demikian, warga akan mendapat edukasi yang benar terhadap upaya memutus rantai penyebaran Covid-19,  tuturnya.

Menurut dia, kegiatan ini akan meringankan tugas Pemerintah Desa dalam upaya penanggulangan Covid-19. Melalui program, instruksi yang ditetapkan oleh Kapolda Jawa Timur melalui Kapolres Jombang dan Gubernur Jawa Timur bersama Bupati Jombang, kita mengajak warga masyarakat untuk mengikuti protokol virus corona yang ditetapkan oleh pemerintah, secara mandiri.

Baca Juga:  Camat Bersama Forpimcam dan Elemen Masa Ajak Warga Mojowarno Bermasker

“Istilah popoler sekarang “New Normal”, dengan pemahaman tatanan pergaulan hidup baru dalam suasana penyebaran Covid-19,” jelas Kades.

Untuk itu, katanya, Desa Sengon yang memiliki sekitar 9.300an jiwa tersebar pada 6 dusun, dengan dua orang Kepala Dusun ini telah terbiasa hidup dalam situasi Covid-19. Yakni mereka sudah terbiasa aktifitas mengenakan masker. Pergaulan dengan menjaga jarak dan sudah  biasa mencuci tangan sesering mungkin.

“Disetiap teras rumah warga, tercatat 2.300 Kepala Keluarga (KK) secara mandiri  sudah tersedia bak/timba air mengalir dan sabun cuci,” ujar Kades.

Di Desa Sengon, yang konon terkenal dalam parikan gending jula juli ludruk itu, terdapat Posko pelayanan medis, dengan motto “Sengon Siap Sengon Bisa untuk Menjadi Kampung Tanggung”.

Posko itu berada di Kompleks Balai Desa, dengan petugas pembantu perangkat desa dan elemen relawan organiasasi desa. Dilakukan secara bergiliran, untuk menjaga kebersamaan. Cara memelihara kebersamaan di Desa Sengon yang sudah berjalan selama ini yakni, dilakukan jimpitan beras di rumah warga. Hasilnya dimanfaatkan untuk kegiatan sosial dalam lingkup desa, pungkas Kades Totok. (dan)

Berita Terkait

Jambore Kader Posyandu di Wonosalam Perkuat Transformasi 6 Bidang SPM
Gaya Hidup Zero Waste: Hidup Lebih Hemat, Bersih, dan Ramah Lingkungan
Apotek Seger Beri Layanan 24 Jam, Klinik Tampung Peserta BPJS Maupun Masyarakat Umum
Cegah Sebaran, UPTD Puskesmas Kesamben, Aktif Lakukan Skrining TB Gratis di Wilkernya
Seiring Bertambahnya Usia Kenali Sarkopenia, Apabila Ada Gejala Segera Konsultasi atau Berobat ke Poli Ortopedi RSUD Jombang
Bertujuan Eliminasi TBC Pemkab Jombang Luncurkan Perbup, Setiap Warga Diminta Aktif Skrining
Peringatan Hari Posyandu 2026: Momentum Transformasi 6 Standar Pelayanan Minimal untuk Penguatan SDM Akar Rumput
Ayoo….Daftar BPJS Ketenakerjaan Ada Diskon 50 % JKK dan JKM Bagi Pekerja Bukan Penerima Upah

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 12:10 WIB

Jambore Kader Posyandu di Wonosalam Perkuat Transformasi 6 Bidang SPM

Selasa, 11 Agustus 2026 - 23:11 WIB

Gaya Hidup Zero Waste: Hidup Lebih Hemat, Bersih, dan Ramah Lingkungan

Selasa, 7 Juli 2026 - 12:13 WIB

Apotek Seger Beri Layanan 24 Jam, Klinik Tampung Peserta BPJS Maupun Masyarakat Umum

Kamis, 2 Juli 2026 - 10:39 WIB

Cegah Sebaran, UPTD Puskesmas Kesamben, Aktif Lakukan Skrining TB Gratis di Wilkernya

Kamis, 11 Juni 2026 - 09:12 WIB

Seiring Bertambahnya Usia Kenali Sarkopenia, Apabila Ada Gejala Segera Konsultasi atau Berobat ke Poli Ortopedi RSUD Jombang

Berita Terbaru