SMAN 3 Jombang dan SMKN Kudu Jadi Pilot Project Masuk Sekolah Tatap Muka Terbatas Menuju New Normal  

- Penulis

Kamis, 13 Agustus 2020 - 16:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Jombang Hj Mudnjidah Wahab Didampingi Kepala Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur Memberikan Penjelasan tentang Mekanisme Masuk Sekolah Tatap Muka, Kamis (13/8).

Bupati Jombang Hj Mudnjidah Wahab Didampingi Kepala Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur Memberikan Penjelasan tentang Mekanisme Masuk Sekolah Tatap Muka, Kamis (13/8).

SMAN 3 Jombang dan SMKN Kudu Jadi Pilot Project Masuk Sekolah Tatap Muka Terbatas Menuju New Normal  

Jombang, layang.co – Pemerintah Kabupaten Jombang bersama Kepala Cabang Dinas Provinsi Jawa Timur Wilayah Kerja Kabupaten Jombang dan Kepala Sekolah SMA-SMK Negeri, hari Kamis (13/8) siang menggelar diskusi teknis mekanisme uji coba Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tatap muka pendidikan terbatas di wilayah Kabupaten Jombang,

Hadir dalam pembahasan tersebut Bupati Jombang Hj MudnjidaH Wahab,  Kepala UPT Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Timur, Trisilo Budi Prasetyo,  segenap OPD terkait dan jajaran  kepala sekolah SMA/SMK Neger-swasta, bertempat di Ruang Swagata Pendopo Jombang.

Usai memimpin rapat kepada awak media Bupati  menyampaikan, karena masih dalam suasana pandemi Covid-19 proses pembelajaran tatap muka akan dimulai dari berangkat menuju sekolah, saat berada di sekolah dan pulang ke rumah, semua harus sesuai protokol kesehatan.

“Bersama-sama kita rapatkan mengenai persiapan akan membuka sekolah tatap muka di tingkat SMA/SMK baik negeri maupun swasta di Jombang. Pembahasan penting juga mengenai mulai dari mereka berangkat ke sekolah, waktu di sekolah, dan kembali pulang ke rumah, semua harus menggunakan protocol kesehatan,” ucap Bupati Jombang.

Menurut Bupati ada sembilan persyaratan yang wajib dipenuhi siswa, tidak hanya himbauan memakai masker dan cuci tangan, melainkan para siswa berangkat sekolah dan pulang dari sekolah dianjurkan langsung menuju ke rumah tidak mampir kemana-mana.

Baca Juga:  Pembelajaran Tatap Muka di Kabupaten Jombang Sesuai Prokes

Ditempat sama Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Kerja Kabupaten Jombang, Trisilo Budi Prasetyo mengatakan, aturannya pada sekolah saat pandemi Covid-19, ada sembilan persyaratan yang wajib dipenuhi siswa untuk berangkat ke sekolah, salah satunya seperti menggunakan masker, cuci tangan, jaga jarak.

“Pada proses pembelajaran ini ada yang namanya Tim Gugus Covid-19, terdiri dari UKS. Kita akan budayakan UKS tersebut, OSIS dan Pramuka,” ungkapnya

Lanjut Trisilo, pada tanggal 18 Agustus rencana akan dimulai, namun karena Jombang masih berada di zona orange, sesuai dengan aturan dari Gubernur Jawa Timur yang boleh masuk hanya 25 persen.

Artinya, satu kelas itu hanya terdiri 9-10 orang dan lainnya belajar dari rumah lewat Daring (Dalam Jaringan), dan yang di rumah bisa melihat rekan mereka belajar di kelas. Dimana nanti akah disediakan layar penghubung, urainya.

Tahap pertama SMA Negeri 3  Jombang dan SMK Negeri Kudu Jombang yang akan menjalankan uji coba. Sedangkan untuk penambahan sekolah lainnya menunggu evaluasi terlebih dahulu selama dua minggu. Apabila hasilnya baik dan disetujui oleh Tim Gugus Percepatan Penanganan Covid-19, maka akan berlakukan bagi sekolah lain, tambah Trisilo Budi Prasetyo.

Sedangkan mengenai kurikulum era Covid-19, menurutnya sudah disampaikan ke sekolah. sekolah. Berdasarkan kebijakan Kemendikbud elaksanaan Kurikulum era Covid-19, imbuhnya. (NS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel layang.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pastikan Tepat Sasaran, Sekdakab Jombang Pimpin Validasi Faktual ‘Seklah Rakyat’ Kuota 270 untuk SD, SMP dan SMA
Hari Pers Nasional 2026: Bupati Jombang Tekankan Pentingnya Pers Sehat, Strategis Adatif di Era Digitalisasi
Kadis Dikbud Jombang Bersama BBPMP Jatim Pantau TKA Jenjang SMP
Kadis Dikbud Jombang Bersama BBPMP Jatim Monitoring  TKA Jenjang SMP
Ini Kesempatan, Sekolah-Sekolah Mulai Mencari Guru Pembina Keagamaan
Jelang TKA 2026 Disdikbud Gelar Rakor dengan Kasek SMP se-Kabupaten Jombang
Heeemm…Ada Kabar Baik Bagi Guru Mulok, Perbup Honor Pembimbing Mulok Sudah Diteken Bupati
Upaya Mendorong Penyerapan Tenaga Kerja, UNDAR Buka Kelas Bahasa Jepang dan Mandarin, Sudah MoU dengan PJTKI

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 12:11 WIB

Pastikan Tepat Sasaran, Sekdakab Jombang Pimpin Validasi Faktual ‘Seklah Rakyat’ Kuota 270 untuk SD, SMP dan SMA

Kamis, 9 April 2026 - 14:05 WIB

Hari Pers Nasional 2026: Bupati Jombang Tekankan Pentingnya Pers Sehat, Strategis Adatif di Era Digitalisasi

Senin, 6 April 2026 - 12:01 WIB

Kadis Dikbud Jombang Bersama BBPMP Jatim Pantau TKA Jenjang SMP

Senin, 6 April 2026 - 11:44 WIB

Kadis Dikbud Jombang Bersama BBPMP Jatim Monitoring  TKA Jenjang SMP

Rabu, 1 April 2026 - 14:24 WIB

Ini Kesempatan, Sekolah-Sekolah Mulai Mencari Guru Pembina Keagamaan

Berita Terbaru

Photo: Rangkaian photo upacara pembukaan Piala Presiden I tahun 2026 diikuti 10 Tim KU-10 tahun, 14 KU-12 tahun. Tampak Kepala Dsiporapar menyerahkan bola sepak kepada wasita dan Ketua KONI menyerahkan bola sepak kepada pelatih peserta kejuaraan, Sabtu (20/06/2026).

Olahraga

Piala Presiden di Jombang Diikuti 25 tim KU-10 dan KU-12

Sabtu, 20 Jun 2026 - 11:11 WIB