Upaya Mendorong Penyerapan Tenaga Kerja, UNDAR Buka Kelas Bahasa Jepang dan Mandarin, Sudah MoU dengan PJTKI

- Penulis

Rabu, 4 Maret 2026 - 11:44 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

📰 Pasang Iklan Murah di Layang.co!
Pasang Sekarang

Tampak suasana dialogis antara pihak PJTKI (kiri) dan perwakilan UNDAR (Agus Raikhani/kedua dari kanan) saat dilakukan MoU beberapa pekan lalu, di lingkup Kampus Undar, Jl. Gus Dur No 29A, Jombang.

Tampak suasana dialogis antara pihak PJTKI (kiri) dan perwakilan UNDAR (Agus Raikhani/kedua dari kanan) saat dilakukan MoU beberapa pekan lalu, di lingkup Kampus Undar, Jl. Gus Dur No 29A, Jombang.

Upaya Mendorong Penyerapan Tenaga Kerja, UNDAR Buka Kelas Bahasa Jepang dan Mandarin, Sudah MoU dengan PJTKI

Jombang, layang.co – Guna mendukung program pemerintah terhadap penyerapan tenaga kerja profesional di bidang industri Universitas Darul Ulum (UNDAR) Jombang akan membuka pelatihan dua kelas bahasa, yakni bahasa Jepang dan bahasa Mandarin.

Upaya ini sebagai bentuk menciptakan sumber daya manusia (SDM) yang mumpuni untuk memenuhi kebutuhan pasar kerja. Hal ini, memperhatikan dinamika masuknya investasi perusahaan asing di wilayah Kabupaten Jombang dan sekitarnya, seperti Kabupaten/Kota Mojokerto, Kabupaten Nganjuk, Kabupaten/Kota Kediri.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kita berkeinginan tenaga kerja di Jombang tidak hanya sebagai tenaga kasar di dunia industri, tetapi menjadi level manajerial, yang bisa berkomunikasi dan berkoordinasi dengan leadership perusahaan asing,” papar Dr Ir H Agus Raikhani, MT, Wakil Rektor IV Undar, Jombang saat berdialog dengan https://layang.co, Selasa, (3/3/2026).

Menurut Agus, Wakil Rektor IV yang membidangi Kerjasama, Perencanaa, dan Hubungan Masyarakat ini, investasi pada wilayah sekitar Kabupaten Jombang belakangan ini didominasi investor negara China dan Jepang. Kondisi ini akan cenderung terus berkembang.

Berdasarkan hasil komunikasi dengan sejumlah HRD (Human Resources Development atau Department) perusahaan industri besar di sekitar Kabupaten Jombang, penguasaan bahasa asing negara asal investor sangatlah penting.

Tanpa Skill Ijazah S-1 sebagai Tenaga Kasar

Banyak lulusan S-1 masuk ke perusahaan karena minim pengalaman kerja dinilai setara dengan pekerja berijazah SMA/SMK, menjadi tenaga kasar, seperti menjahit sepatu, memasang sol sepatu. Begitu pula pada perusahaan manufaktur lainnya, S-1 yaa sebagai tenaga kasar. Padahal, kalau ditambah memiliki skill penguasaan bahasa, sudah berbeda kedudukan atau job kerjanya.

Baca Juga:  Bupati Warsubi Buka PORNIKES Internasional 2026 di STIKES HUSADA Peterongan Jombang, Diikuti 43 PT 1.938 Atlet, 7 Cabor, 4 Seni Selama Dua Hari

“Kita tangkap peluang ini, dengan menyiapkan SDM sesuai kebutuhan, setidaknya penguasaan bahasa mampu komunikasi dengan leadership investor, dibanding calon pekerja yang tidak memiliki tambahan skill,” ungkapnya.

Dengan penguasaan bahasa akan siap sebagai tenaga kerja di dalam negeri, juga memiliki peluang berkerja di luar negeri ke Jepang. “Paling tidak, kerja di dalam negeri akan menjadi kandidat terkuat diterima sebagai karyawan,” kata Agus.

UNDAR telah MoU dengan PJTKI ke Jepang

Menyikapi itu, Undar telah melakukan MoU dengan perusahaan Penyalur Jasa Tenaga Kerja Indonesia (PJTKI) ke luar negeri, yakni PT Dan Group Melanesia Jombang.

Tahap pertama, diagendakan bulan April 2026 sudah terpenuhi kelas dengan jumlah siswa 20 – 30 peserta, laki-laki maupun perempuan. Mereka akan dilatih selama 4 bulan, oleh tutor ahli bahasa mandarin maupun bahasa jepang.

Pasca mengikuti pelatihan, kata Agus, PJTKI akan memediasi penyaluran tenaga kerja ke luar negeri, maupun di dalam negeri. Setidaknya dengan memiliki kemampuan berbahasa asing akan memiliki kesempatan lebih baik dibanding yang tidak memiliki keahlian.

Peserta Boleh Lulusan SMA/SMK maupun Mahasiswa

Disampaikan Agus, untuk mengikuti pelatihan peserta boleh dari lulusan SMA/SMK/MA maupun calon mahasiswa, atau mahasiswa aktif, agar ketika lulus kuliah apabila berkeinginan kerja ke Jepang sudah menguasai bahasa Jepang.

“Persyaratan administrasi foto copy Ijasah terakhir atau Surat Keterangan Lulus, KK, KTP. Biaya pelatihan Rp 3,5 juta per orang, durasi pelatihan 3-4 bulan, peserta akan mendapat sertifikat mampu bahasa Jepang maupun bahasa mandarin,” ucap Agus Raikhani, Wakil Rektor IV mengakhiri dialog. (dan)

Berita Terkait

Gubernur Jatim Apresiasi 193 Pelajar Jombang Raih Prestasi Nasional dan Internasional
Diskominfo Jombang Edukasi Civitas Akademika Undar Manfaatkan SP4N-LAPOR
Gemarikan 2026 di Tembelang: Komitmen Pemkab Jombang Perkuat Gizi Anak dan Ketahanan Pangan Sejak Dini
MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Jombang Tahun Ajaran 2026/2027 Dimulai
Bupati Warsubi Lantik Pejabat Administrator, Pengawas dan 19 Kasek TK-SD, Berikut Daftarnya
Sebanyak 1.225 Mahasiswa UPN Akan Optimalisasi Pengelolaan Sampah Berbasis Ekonomi Kreatif UMKM Desa di Kabupaten Jombang
Sekolah Rakyat di Jombang Akan Dilaksanakan Mulai 31 Juli 2026
Pastikan Tepat Sasaran, Sekdakab Jombang Pimpin Validasi Faktual ‘Seklah Rakyat’ Kuota 270 untuk SD, SMP dan SMA

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:38 WIB

Gubernur Jatim Apresiasi 193 Pelajar Jombang Raih Prestasi Nasional dan Internasional

Jumat, 21 Agustus 2026 - 13:06 WIB

Diskominfo Jombang Edukasi Civitas Akademika Undar Manfaatkan SP4N-LAPOR

Kamis, 20 Agustus 2026 - 10:34 WIB

Gemarikan 2026 di Tembelang: Komitmen Pemkab Jombang Perkuat Gizi Anak dan Ketahanan Pangan Sejak Dini

Jumat, 31 Juli 2026 - 11:37 WIB

MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Jombang Tahun Ajaran 2026/2027 Dimulai

Rabu, 29 Juli 2026 - 12:15 WIB

Bupati Warsubi Lantik Pejabat Administrator, Pengawas dan 19 Kasek TK-SD, Berikut Daftarnya

Berita Terbaru