Wakil Ketua DPRD Jombang dan Kadis Dikbud Dorong Dayung Jadi Cabor Unggulan
Jombang, layang.co – Wakil Ketua DPRD Jombang Syarif Hidayatullah dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang Wor Windari sepakat dorong olahraga dayung menjadi cabor unggulan bagi pelajar di Kabupaten Jombang.
Harapan ini menyusul suksesnya PORKAB Dayung yang berlangsung pada, Minggu (20/9/2026) di Sungai Tenggor di Dusun Tenggor, Desa Madiopuro, Kecamatan Sumobito. Kegiatan menyedot animo masyarakat menyaksikan jalannya lomba, selain itu juga banyaknya atlet peserta.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Yang cukup menarik mendapat perhatian dari kedua pimpinan terkait dilingkup Pemkab Jombang, yaitu banyaknya masyarakat yang hadir, banyaknya UMKM yang menggelar beragam jajanan, mamin, ramainya warga belanja dan lancarnya jalannya lomba, membuat kedua pimpinan lembaga tersebut terkesima.
“Luar biasanya, saya tidak menyangka ramainya pengunjung, seakan skala kegiatan nasional, lomba pun berjalan lancar,” ujar Gus Sentot panggilan akrab Syarif Hidayatullah berdialog dengan https://layang.co di venue acara, sembari menyaksikan aktivitas kegiatan.
Ini bisa dikembangkan menjadi nevue cabor dayung. Bisa dikembangkan menjadi lokasi wisata dengan berbagai pembenahan disesuaikan, katanya.
Menjawab tentang fasilitas lomba, Gus Sentot mengatakan, kalau potensi pengembangan olahraga dayung melalui sekolah-sekolah, mungkin bantuan dana hibah untuk kebutuhan sarana, peralatan bisa ditujukan atau disalurkan ke sekolah-sekolah, pengelolaan anggarannya lebih mudah.
“Jikalau tim-tim berkembang di sekolah, lembaga sekolah bisa membantu fasilitas dan peralatan, agar anak-anak bisa mencapai prestasi. Selebihnya bisa kita bantu anggaran memalui dana hibah APBD Kabupaten. Berikutnya, bisa kita pikirkan lebih mendalam,” tukasnya.
Di tempat yang sama Kadis Dikbud ketika ditemui terpisah awak media, menyampaikan apresiasi tingginya animo pelajar SMP dan SMA yang ambil bagian PORKAB Dayung. Menurutnya, potensi cukup besar sebagai venue dayung.
“Sungai Tenggor cocok untuk Dayung karena punya potensi, mudah-mudahan bisa berkembang menjadi cabor unggulan,” ujar Wor Windari, warga kelahiran Desa Sumobito yang mengaku mengenal lingkungan kali tenggor ini.
Ia menyambut baik, keikutsertaan siswa SMP sebagai peserta. Menjawab apakah ke depan Cabor Dayung bisa masuk ekstrakurikuler atau mata pelajaran muatan lokal di Kabupaten Jombang, ia belum bisa memastikan karena pihaknya harus melakukan koordinasi dengan berbagai pihak diantaranya, mendiskusikan dengan PJOK, apakah bisa atau tidak karena digelarnya PORKAB ini baru pertama kali.
Menurur Ketua Harian PODSI Provinsi Jawa Timur, M Rois, di tempat yang sama pada tanggal 30 September di agendakan sebagai lokasi sparing partner kontingen Dayung Jawa Timur, Maluku, Makasar, dan daerah lain. Sparing partner persiapan Kejurnas, menuju PON 2028 di NTB-NTT.
PORKAB Dayung 2026 diikuti 10 tim beregu putra-putri berisi 12-17 atlet, seperti dari SMP Negeri 3 Mojoagung Putra-Putri, SMK Global Sumobito Putra-putri, SMA Negeri Mojoagung Putra-Putri, MA Negeri 6 Jombang Putra-putri. Peserta ini merupakan pelajar yang lokasi sekolahnya di sekitar daerah aliran sungai (DAS) Tenggor. (dan)















