AI Jombang Komitmen Wujudkan Estafet Bintang Medali Renang
Jombang, layamg.co – Cabang Olahraga Akuatik Indonesia (AI) Kabupaten Jombang komitmen mewujudkan estafet kualitas atlet bertabur medali di berbagai ajang untuk level Jawa Timur, menuju Nasional.
Upaya tersebut terlihat dari hasil PORKAB yang di gelar 22 Agustus 2026 di kolam Tirta Satria, Desa Jambu, Kecamatan Jombang. Diikuti 250 putra-putri atlet terbaik dari 11 klub resmi anggota Akuatik, terjaring atlet dengan limit waktu representatif. Tiap klub mampu menujukkan prestasi atletnya.
Data rekam prestasi peserta berasal dari masing-masing kecamatan memiliki kekuatan merata. Muncul juara dengan catatan waktu cukup dinamis. Limit waktu atlet mengalami peningkatan dibanding dengan kejuaraan yang diselenggarkan pada waktu yang lalu.
Dari kategori yang digelat mulai kelahiran tahun 2012 sampai tahun 2019, dengan lima nomor yang dilombakan, gaya bebas 50 meter, gaya dada 50 meter, gaya kupu 50 meter, gaya punggung 50 meter, dan gaya ganti 100 meter, serta kelas terbuka.
Dari hasil Porkab cabor AI telah mengantongi nama-nama juara 1-3 tiap kategori. Dari kategori tiap yang terbaik mendapatkan uang pembinaan Rp 500.000. Terjaringnya atlet Porkab menjadi aset AI Jombang untuk persiapan ke depan dalam segala event.
Ketua AI Kabupaten Jombang Drs Anang Masruchin, M.Si menyatakan, PORKAB merupakan langkah pembinaan terukur berjenjang, berkelanjutan, untuk disertakan pada event lebih tinggi. Baik kejuaraan open atau antar klub, maupun Kejurprov, Kejurnas menuju Porprov Jatim.

Mudzaki Farid Ertanto dan Nafila Sesl Nasywa
Pada PORKAB 2026, AI menangkap potensi bintang medali di dari Kabupaten Jombang yakni atlet putra terbaik dari kategori nomor lomba terbuka, Mudzaki Farid Ertanto atlet kelahiran 2013 berasal dari Kecamatan Kabuh. Tahun 2023 lalu, atlet ini dinobatkan oleh Panpel Kejurnas/Festival Akuatik yang diselenggarakan oleh PB PRSI Pusat, tanggal 10 – 13 Juni 2023 di GBK Swimming Pool Stadium Jakarta.
Sedangkan atlet terbaik putri dari kategori nomor lomba terbuka yakni Nafila Sesli Nasywa atlet kelahiran 2010 dari Kecamatan Bandarkedungmulyo. Nafila merupakan atlet O2SN Dikbud Jombang. Kedua atlet ini merajai tiap kategori perlombaan, sehingga memberi harapan potensi medali pada ajang Porprov 2027 mendatang di Surabaya.
Dari hasil Porkab 2026, AI bisa memetakan kekuatan spesifik tiap atlet pada kelas atau nomor/gaya spesialis kemampuan masing-masing atlet.
Meski Panitia tidak merinci Juara Umum PORKAB 2026 namun dari data yang tertera, dominasi dimiliki Kecamatan Jombang. Diikuti Kecamatan Bareng, Sumbobito, Diwek, Megaluh, Kesamben, Kabuh dan kecamatan lain. Kecuali Kecamatan Kudu tidak mengirimkan atletnya. Limit waktu pun cukup berkembang baik, mengalami peningkatan siginfikan. (dan)














