PSID Maju ke-32 Besar Piala Soeratin U-17 Jawa Timur 2026 Setelah Gunduli Bumi Wali 6-0
Jombang, layang.co – Tim Kesebelasan PSID Jombang memastikan maju lolos ke putaran babak berikut Piala Soeratin U17 Jawa Timur tahun 2026 setelah menggunduli tim lawan Bumi Wali Tuban dengan skor telak, 6-0 dalam waktum 2 x 45 menit di Stadion Merdeka Jombang, Minggu (23/8/2026) sore.
Dibawah koordinasi Kapten Yahya Wildan Firmansyah anak-anak kelahiran Kabupaten Jombang melancarkan serangan setelah Wasit Dani Budi Prasetya dari Bojonegoro meniup peluit tanda pertandingan dimulai.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Tak pelak atas gempuran PSID membuat pemain belakang Bumi Wali, Aqil Chalista Dhaifullah panik, salah menghalau bola dan dan melesat ke gawang, bunuh diri pada menit keempat, merubah keadaan menjadi 1-0 untuk PSID.
Kekompakan pemain PSID tampak seimbang dari berbagai sisi, melalui sayap kiri dan kanan, bahkan pemain tengahpun bisa menghalau pola permainan yang dilakukan pemain Bumi Wali. Begitu pula pemain belakang PSID cukup solid menghadang serangan, sehingga tidak ada tendangan yang membahayakan bagi gawan PSID yang dijaga Muhammad Langit Ramdhan Riza.
Serangan sayap PSID cukup efektif bisa mengirimkan bola ke teman di tengah, dan Sayid Alwi Chamiludin Al Musawa yang menerima bola langsung menendang bola voli dari luar garis finalti, gol, membuat keadaan berubah menjadi 2-0 menjelang turun minum pada menit 45+1’.
Saat turun minum, Pelatih Kepala Ambite Dolus Cahyana memberikan masukkan di ruang ganti. Dari tepi lapangan memasuki babak kedua pelatih Agung Tri Laksono terus memberi intruksi agar anak asuhnya tidak mengendurkan serangan. Memasuki menit 47, penyerangan Fano Khuluqi Khasan Auliyaul Insani menambah gol tendangan dari luar finalti, membuat skor menjadi 3-0.
Mengalami kekalahan Kapten Bumi Wali Faris Budi Cahyono dibantu penjaga gawang Ahmad Fariudin Aliyya Putra terus melakukan teriakan agar tim tidak kendur serangan balasan, namun serangan yang dilancarkan gagal atas kekompakan pemain belakang PSID.
Sebaliknya, pola permainan PSID bisa berkembang membuat kocar-kacir pertahanan Bumi Wali, sehingga pemain PSID nomor punggung 10 Bobi Sandria berhasil menyepak bola dari luar kotak finalti pada menit 57, keadaan menjadi 4-0.
Tambahan gol ini membuat anak-anak Kota Santri Jombang ini makin membara, serangan dari berbagai sisi terus dilancarkan, membuat fisik lawan kelelahan, berulang kali wasit memanggil tim medis untuk merawat pemain Bumi Wali alami kram. Delapan kali Bumi Wali melakukan pergantian pemain.
Begitu pula PSID melakukan pergantian, penyerang Fano pemain nomor punggung 22 digantikan Afandi Basyiri (12), dua belas menit kemudian Afandi melesatkan tendangan dan gol pada menit 78, menjadikan PSID unggul 5-0. Kemenangan menyakinkan bagi PSID pada menit 86, Iftiyah Yovie Panjalu membobol gawang Bumi Wali, sehungga skor kemenangan PSID Jombang ditutup dengan skor 6-0.
Agung Tri Laksono, menyatakan bangga atas kerja keras anak asuhnya. Mampu sapu bersih dari tiga laga. Sehingga PSID mampu mengumpulakn point sempurna 9, Juara grup G, dan akan maju ke babak penyisihan berikutnya.
“Alhamdulillah, atas semangat dan dukungan supoter PSID lolos fase grup. Dengan kemenangan ini tentu lawan yang dihadapi di babak berikut akan lebih berat. Kerana itu, tetap akan kami lakukan evaluasi, dari segala sisi. Membenahi kekurangan dan kelemahan tim saat mrnghadapi lawan nanti,” tukasnya.
Di tempat yang sama pada pertandingan jam pertama, antara kesebelasan Naga Mas Asri Tulungangung unggul dari Kediri United dengan skor 2-1. Gol Naga Mas Asri dilesatkan Mohammad Ridho Catur Putra (21″) dan Rama Irgo Tri Gunawan (84″), sedang gol Kediri United diperoleh pada menit ke 29 oleh Edgar Putra Ardiansyah.
PSID Juara Grup diikuti Naga Mas Asri Tulungagung point 4 (selisih 3 gol memasukkan) dibanding Bumi Wali Tuban berada diurutan ke tiga dan Kediri United diurutan keempat. (dan)















