Kejurprov Renang Junior Piala Gubernur Jatim, Jombang Kirim 12 Atlet, Boyong 10 Medali
Jombang, layang.co – Cabang Olahraga Akuatik Jombang masih memberi asa, terhadap komitmen pembinaan dan ukir prestasi di ajang Kejuaraan Provinsi Renang Junior memperebutkan Piala Gubernur Jawa Timur, pada 31 Juli – 2 Agustus 2026.
Betapa tidak. Dari 12 atlet yang dikirim pada kejuaraan yang digelar di Kolam Renang Gajayana Kota Malang, 4 atlet mampu memboyong 10 medali, berupa 4 medali emas, 2 medali perak, 4 perunggu. Dengan koleksi itu Kontingen Akuatik Kabupaten Jombang di bawah Ketua Umum Drs Anang Masruchin, M.Si berada di urutan 5 terbaik mengoleksi poin 10.
Echa Hana Maretha (KU-11) Putri
Empat atlet yang mengoleksi 10 medali itu, diantaranya, Atlet kelahiran 2015 Echa Hana Maretha meraih 2 emas dari Kelas Gaya Bebas 400 M dan Kelas Gaya Bebas 200 M putri. Selain itu, juga menyumbang 2 perunggu dari Kelas Gaya Bebas 100 M dan Gaya Kupu-kupu 100 M Putri.
Zeia Safaa Ameera (KU-8) Putri
Bocah kelahiran 2018 ini menyabet 2 medali emas dari kelas Gaya Bebas 50 M dan Gaya Kupu-kupu 50 M, selain itu juga menyumbang satu medali perak dari kelas Gaya Punggung 50 M.
Dua atlet putra yang juga menyumbang medali yakni Malik Kienan N 1 (satu) medali Perak dari Kelas Gaya Bebas 50 M dan 1 (satu) medali perunggu dari Kelas Gaya Kupu 50 M bermain di KU-8 atau kelahiran 2018.
Akio Shaqilano, atlet Putra kelahiran 2017 ini menyumbang 1 (satu) medali perunggu dari kelas Gaya Bebas 100 M putra.
“Delapan perenang belia lainnya mampu menunjukkan kapasitasnya meski belum mampu menyabet medali. Limitnya cukup baik, dan mampu menunjukkan performnya yang tercepat di serinya,” tukas Anang Masruchin, menjawab https://layang.co, Senin (3/8/2026).

Dua Atlet Juara di Seri Kelasnya
Anang menyebut dua atlet kelahiran 2017 yang juga juara tapi tidak masuk hitungan koleksi medali yakni Esta Leora, Juara Seri pada Kelas Punggung 50 M Putri, dan Fadhil Juara Seri pada Kelas Kupu-kupu 50 M Putra.
“Ini artinya, atlet Akuatik Indonesia Kabupaten Jombang masih memiliki asa, meski ada beberapa atlet senior hengkang (mutasi, red) dari daerah tempat kelahirannya, Kabupaten Jombang. Kami optimis melahirkan atlet masa depan berpotensi medali,” beber Anang.
Apresiasi Dukungan Wali Atlet
Ketua Umum Cabor Akuatik Kabupaten Jombang ini juga mengapresiasi dukungan dan motivasi wali atlet, terhadap anak-anaknya untuk berprestasi, sehingga kebutuhan mandiri akomodasi seperti sewa hotel 15 kamar dengan biaya Rp 15 juta tidak ada masalah.
“Apresiasi juga, saya sampaikan atas kinerja official Rafy Hidayat selaku pelatih berlincensi nasional didampingi Joko Satria DW, mampu mengawal secara baik potensi atlet di arena laga,” ujar Anang Masruchin.
Diuraikan oleh Anang, dukungan finansial untuk anak-anak agar bisa berprestasi relatih besar dan butuh konsistensi, seperti butuh iuran bulanan Rp 250 – 500 ribu hingga mencapai Rp 1 – 2 juta per atlet.
“Biaya itu belum termasuk baju-celana yang layak standar, berkisar Rp 1,5 juta – Rp 6,5 juta, kaca mata setidaknya Rp 1 juta, belum cap untuk kepala, dan lain sebagainya,” rinci Anang.
“Kecuali saat latihan, cukup memakai baju/celana renang yang murah meriah, tidak masalah,” pungkasnya. (dan)














