Penghargaan Intervensi Spesifik Stunting Terbaik Nasional 2025 untuk Kabupaten Jombang

- Penulis

Kamis, 13 November 2025 - 14:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penghargaan bergengsi ini diserahkan pada acara Rapat Koordinasi Nasional Percepatan Penurunan Stunting Tahun 2025 (Rakornas PPS 2025) yang berlangsung pada Rabu, 12 November 2025, di Ruang Leimena, Lantai 2 Gedung Adhyatma, Kementerian Kesehatan, Jakarta Selatan..

Penghargaan bergengsi ini diserahkan pada acara Rapat Koordinasi Nasional Percepatan Penurunan Stunting Tahun 2025 (Rakornas PPS 2025) yang berlangsung pada Rabu, 12 November 2025, di Ruang Leimena, Lantai 2 Gedung Adhyatma, Kementerian Kesehatan, Jakarta Selatan..

Penghargaan Intervensi Spesifik Stunting Terbaik Nasional 2025 untuk Kabupaten Jombang

Jombang, layang.co – Kabupaten Jombang menorehkan prestasi gemilang dalam upaya percepatan penurunan stunting di Indonesia. Jombang berhasil meraih Penghargaan Intervensi Spesifik Terbaik Regional 1 Tahun 2025 Tingkat Kabupaten/Kota se-Indonesia dari Menteri Kesehatan.

Kementerian Kesehatan memberikan penghargaan ini sebagai bentuk apresiasi kepada daerah yang menunjukkan komitmen tinggi dan capaian nyata dalam mendorong percepatan penurunan stunting.

Kabupaten Jombang, khususnya melalui Dinas Kesehatan, dinilai sukses menyelaraskan upaya intervensi spesifik stunting yang dilakukan dengan dampak penurunan stunting yang terukur, baik melalui survei nasional maupun data aplikasi Si Gizi Kesga Kemenkes.

Penghargaan ini merupakan bagian dari apresiasi Kemenkes yang terbagi atas tiga regional (Regional 1: Sumatera, Jawa, Bali; Regional 2: Kalimantan, NTB, Sulawesi; Regional 3: NTT, Maluku, Maluku Utara, semua Papua) dan tiga kriteria, di mana Jombang unggul pada kriteria pencapaian intervensi spesifik terbaik tingkat provinsi dan kabupaten/kota tahun 2025.

Keberhasilan Jombang tak lepas dari implementasi intervensi spesifik yang komprehensif, mencakup lintas siklus hidup mulai dari remaja, ibu hamil (sebelum melahirkan), hingga balita (setelah melahirkan).

Salah satu program unggulan Kabupaten Jombang adalah “Besut Buka Gerbang Emas” (Berantas Stunting dengan Gerakan Jombang Eliminasi Masalah Stunting) dan dikembangkan menjadi Anting Berlian (Aksi Nyata Pemkab Jombang Tangani Stunting Berkelanjutan) di tahun 2025. Inovasi ini telah dipresentasikan sebagai Best Practice dua hari sebelumnya dalam kegiatan publikasi capaian intervensi spesifik stunting di Kementerian Kesehatan.

Baca Juga:  Bersama Ribuan Jamaah, Gubernur Khofifah dan Wagub Emil Sujud Syukur di MAS

Data menunjukkan progres signifikan dalam penurunan angka stunting di Jombang. Angka stunting berdasarkan survei nasional dalam tiga tahun terakhir turun dari 22,1% (tahun 2022) menjadi 17,2% (tahun 2024). Sedangkan angka stunting berdasarkan aplikasi Si Gizi Kesga Kemenkes dalam lima tahun terakhir turun dari 10,85% (2021) menjadi 3,68% (Oktober 2025).

Ungkapan rasa syukur disampaikan Bupati Jombang Warsubi atas capaian ini. “Alhamdulillah, Penghargaan ini adalah bukti kolaborasi dan kerja keras seluruh elemen masyarakat Jombang, mulai dari OPD, tenaga kesehatan, organisasi keagamaan, swasta hingga para kader Posyandu di lini terdepan. Capaian ini bukan tujuan akhir, melainkan pemicu semangat untuk terus meningkatkan kualitas intervensi spesifik dan sensitif. Kami berkomitmen untuk terus menjalankan program Besut Buka Gerbang Emas dan Anting Berlian agar anak-anak Jombang tumbuh sehat, cerdas, dan bebas stunting, demi mewujudkan generasi emas,” ujar Bupati Jombang Warsubi. (*dan)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel layang.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pelayanan Publik Polres Jombang, Kembali Raih Penghargaan Predikat Prima A dari Kapolri
Diskominfo Jombang Edukasi Civitas Akademika Undar Manfaatkan SP4N-LAPOR
Bupati Warsubi Tinjau Lokasi Pembukaan Muktamar NU di Lapangan Untung Suropati, Serukan Kepala OPD Totalitas Dukung Persiapan
Gemarikan 2026 di Tembelang: Komitmen Pemkab Jombang Perkuat Gizi Anak dan Ketahanan Pangan Sejak Dini
Jembatan Putus di Kedungdendeng Plandaan Mulai Dibangun
Pemkab dan DPRD Kebut Pembahasan P-APBD 2026, Diproyeksi Rp 2,86 Triliun
Pemkab Jombang Sigap Tangani Kebakaran di Desa Kebunagung, Kecamatan Ploso
Jambore Kader Posyandu di Wonosalam Perkuat Transformasi 6 Bidang SPM

Berita Terkait

Jumat, 21 Agustus 2026 - 13:06 WIB

Diskominfo Jombang Edukasi Civitas Akademika Undar Manfaatkan SP4N-LAPOR

Kamis, 20 Agustus 2026 - 11:16 WIB

Bupati Warsubi Tinjau Lokasi Pembukaan Muktamar NU di Lapangan Untung Suropati, Serukan Kepala OPD Totalitas Dukung Persiapan

Kamis, 20 Agustus 2026 - 10:34 WIB

Gemarikan 2026 di Tembelang: Komitmen Pemkab Jombang Perkuat Gizi Anak dan Ketahanan Pangan Sejak Dini

Rabu, 19 Agustus 2026 - 11:52 WIB

Jembatan Putus di Kedungdendeng Plandaan Mulai Dibangun

Kamis, 13 Agustus 2026 - 16:10 WIB

Pemkab dan DPRD Kebut Pembahasan P-APBD 2026, Diproyeksi Rp 2,86 Triliun

Berita Terbaru

Ketua Cabor Akuatik Indonesia Kabupaten Jombang Drs Anang Masruchin, M.Si (kanan) didampingi Pengurus IA Jombang photo bersama atlet peraih medali terbaik pada kelompok usia sembari menunjukkan hadiah uang pembinaan.

Olahraga

AI Jombang Komitmen Wujudkan Estafet Bintang Medali Renang

Senin, 24 Agu 2026 - 15:06 WIB