Jembatan Putus di Kedungdendeng Plandaan Mulai Dibangun
Jombang, layang.co – Pembangunan jembatan putus akibat tergerus arus air hujan yang terjadi pada bulan Maret 2026 lalu, di Dusun Kedungdendeng, Desa Jipurapah, Kecamatan Plandaan, Kabupaten Jombang Jawa Timur mulai dibangun, Selasa (18/8/2026).
Awal pembangunan ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Bupati Jombang H Warsubi bersama pimpinan OPD terkait. Diantaranya oleh di antaranya, Dandim 0814 Jombang, Letkol Kav Dicky Prasojo, S.H., M.Han., Kapolres Jombang, AKBP Ardi Kurniawan, S.H., S.I.K., CPHR., Dansatradar 405, Letkol Lek Bayu Ardiansyah, S.T., M.Han.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Panjang Jembatan 15 Meter Lebar 3 Meter
Jembatan yang akan dibangun sepanjang 15 meter lebar 3 meter, diberi nama “Jembatan Garuda Merah Putih Presisi”, realisasi pembangunan masih dalam suasana Ulang Tahun ke 81 Hari Kemerdekaan RI.
“Alhamdulillah, hari ini kita bersama-sama dengan masyarakat disini untuk melaksanakan peletakan batu pertama pembangunan Jembatan Garuda Merah Putih Presisi, tepatnya di Dusun Kedungdendeng, Desa Jipurapah, dengan panjang bentang 15 meter dan lebar 3 meter,” ujar Abah Warsubi hangat.
“Mudah-mudahan nanti bisa memberikan manfaat bagi masyarakat dengan sebaik-baiknya. Akses jalan dapat terhubung kembali sehingga masyarakat lebih mudah melintas. Anak-anak sekolah juga bisa pergi dan pulang sekolah dengan lancar, mengingat jembatan sebelumnya sempat putus diterjang arus air deras dari gunung,” tambah Bupati Jombang.
Sinergi Forkopimda Dukung Realisasi Jembatan
Sebagaimana disiarkan Humas Dinas Kominfo Pemkab Jombang, sinergi solid Forkopimda dan Pemkab Jombang mendukung realisasi pembangunan jembatan diakui oleh Kapolres Jombang, AKBP Ardi Kurniawan, S.H., S.I.K., CPHR.
“Alhamdulillah, kita bersama dari Polres Jombang, Pemkab Jombang, Kodim, Satradar Jombang, serta komponen masyarakat bersyukur atas pelaksanaan pembangunan jembatan ini oleh Pemerintah Kabupaten Jombang. Polres Jombang sangat mendukung,” tegas AKBP Ardi Kurniawan.
Ditemukan Saat Forkopimda Nyusuri Pelosok pada Maret 2026
AKBP Ardi mengisahkan kembali awal mula penemuan kondisi memprihatinkan jembatan tersebut saat jajaran Forkopimda menyusuri wilayah pelosok pada Maret 2026 lalu.
“Realisasi pengerjaan dimulai bulan Agustus menjadi terasa kian istimewa karena hadir sebagai kado manis dalam rangka Hari Ulang Tahun ke 81 Kemerdekaan Republik Indonesia,” ucapnya.
Diikuti Bansos oleh Pengurus Bhayangkari
Kebahagiaan warga terasa kian lengkap dengan dirangkaikannya aksi kepedulian sosial di lokasi peninjauan. Pengurus Bhayangkari Cabang Jombang turut mengulurkan tangan dengan menyalurkan bantuan sosial (bansos) berupa paket sembako dan kebutuhan pokok kepada warga kurang mampu serta anak-anak di Dusun Kedungdendeng.
Penyerahan bantuan ini menjadi wujud nyata empati dan kepedulian hangat Bhayangkari untuk meringankan beban ekonomi masyarakat di daerah terpencil. (*dan)















