Disperta Jombang Komitmen Dukung Swasembada Pangan, Tanam Padi di Desa Pojokkulon, Kesamben

- Penulis

Rabu, 14 Mei 2025 - 10:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Jombang, Ir Moch Ronny berrsama Dirjen Tanaman Pangan Kementerian Pertanian, Dr. Yudi Sastro, SP., MP., hadir di Dusun Sambigelar Desa Pojokkulon Kecamatan Kesamben, menyaksikan langsung Penanaman Padi Musim Tanam 2 Tahun 2025. Kehadirannya dalam rangka memastikan program Ketahanan Pangan dari Pemerintah Pusat berjalan dengan baik dan sesuai rencana, Selasa (13/5/2025).

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Jombang, Ir Moch Ronny berrsama Dirjen Tanaman Pangan Kementerian Pertanian, Dr. Yudi Sastro, SP., MP., hadir di Dusun Sambigelar Desa Pojokkulon Kecamatan Kesamben, menyaksikan langsung Penanaman Padi Musim Tanam 2 Tahun 2025. Kehadirannya dalam rangka memastikan program Ketahanan Pangan dari Pemerintah Pusat berjalan dengan baik dan sesuai rencana, Selasa (13/5/2025).

Disperta Jombang Komitmen Dukung Swasembada Pangan, Tanam Padi di Desa Pojokkulon, Kesamben

Jombang, layang.co –  Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Jombang, Ir. Much Ronny, MM, menegaskan kesiapan Kabupaten Jombang dalam mendukung keberhasilan program swasembada pangan nasional, yang dicanangkan Presiden Prabowo.

“Kabupaten Jombang siap mendukung suksesnya Program Swasembada Pangan Nasional dengan target luas tanam padi sebesar 81.251 hektar di tahun 2025,” ucap Kadis Pertanian, saat memberikan sambutan sebelum dilakukan penanaman padi di lahan sawah milik Poktan Desa Pojokklon, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang, Selasa (13/5/2025).

“Tentunya kami berharap kepada seluruh petani di Kabupaten Jombang, di bawah pendampingan PPL, tetap semangat dan termotivasi untuk terus meningkatkan produksi dengan menerapkan Budidaya Tanaman Sehat,” ujar beliau dalam sambutannya.

Hadir dan ikut menanam bibit padi sejumlah pejabat penting, antara lain Dirjen Tanaman Pangan dan Direktur Perlindungan Tanaman Kementerian Pertanian RI, Kepala BBPP Ketindan, Kepala Bulog Mojokerto, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Jombang, serta Forkopimcam Kecamatan Kesamben.

Kehadiran para pejabat ini menjadi bentuk nyata dukungan pemerintah pusat dan daerah dalam memotivasi petani untuk aktif melaksanakan budidaya padi sebagai bagian dari upaya nasional mencapai swasembada beras.

Baca Juga:  Linmas se-Kabupaten Jombang Siap Wujudkan Pemilu 2024 Aman Damai

Menanggapi hal tersebut, Dirjen Tanaman Pangan Kementan RI, Dr. Yudi Sastro, SP., MP., menyampaikan apresiasi atas komitmen Kabupaten Jombang.

“Titik tekannya adalah bagaimana petani di Kabupaten Jombang tetap semangat dan optimis dalam berbudidaya padi,” tuturnya.

Penetapan HPP gabah sebesar Rp 6.500/kg oleh pemerintah merupakan bukti keberpihakan negara kepada petani dalam mendukung Swasembada Pangan Nasional, katanya.

Dr. Yudi Sastro juga menyoroti kemudahan akses petani terhadap pupuk bersubsidi.

“Mekanisme penebusan pupuk bersubsidi kini semakin disederhanakan agar petani dapat dengan mudah memenuhi kebutuhan pupuk sesuai jumlah dan waktu yang dibutuhkan,” imbuhnya.

Dalam kesempatan tersebut, salah satu perwakilan petani juga menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan pemerintah. Ia berharap program serap gabah oleh Bulog dapat terus dilanjutkan dan diperluas pada masa mendatang demi menjamin kestabilan harga dan kesejahteraan petani.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah dan petani dalam mencapai ketahanan dan kedaulatan pangan nasional, serta menunjukkan semangat gotong royong dalam mewujudkan Indonesia sebagai lumbung pangan dunia. (*dan)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel layang.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Heeemm…Ada Kabar Baik Bagi Guru Mulok, Perbup Honor Pembimbing Mulok Sudah Diteken Bupati
Dampak Efisiensi Anggaran, Dikbud Tiadakan Lomba Keagamaan Islam Tahun 2026
Kenduri Buah Durian Wonosalam Tahun 2026 Ditiadakan, Ini Alasannya
Tahun 2026, Kuota Asuransi Usaha Tani Padi di Jombang Menurun, Klaim Gagal Panen Rp 6 Juta per Hektar
Dukung Swasembada Pangan, Sumardi Anggota DPRD Jatim Serahkan Bantuan Kombi untuk Petani Dusun Kandangsapi, Desa Kedungbetik, Kesamben – Jombang
Jombang Tanamn 500 Pohon dan Tebar 1.200 Benih Ikan, Wujudkan Ekoteologi dalam Peringatan HMPI dan HAB Kemenag ke-80
Semangat Petani Tebu: Bongkar Ratoon, Merawat Harapan Swasembada Gula Nasional 2028
Kolaborasi Lintas Sektoral, Polres Jombang Komitmen Wujudkan Ketahanan Pangan, Tanam Jagung di Plosogenuk, Perak 

Berita Terkait

Jumat, 6 Maret 2026 - 14:51 WIB

Heeemm…Ada Kabar Baik Bagi Guru Mulok, Perbup Honor Pembimbing Mulok Sudah Diteken Bupati

Jumat, 20 Februari 2026 - 11:31 WIB

Dampak Efisiensi Anggaran, Dikbud Tiadakan Lomba Keagamaan Islam Tahun 2026

Jumat, 20 Februari 2026 - 10:41 WIB

Kenduri Buah Durian Wonosalam Tahun 2026 Ditiadakan, Ini Alasannya

Rabu, 28 Januari 2026 - 16:07 WIB

Tahun 2026, Kuota Asuransi Usaha Tani Padi di Jombang Menurun, Klaim Gagal Panen Rp 6 Juta per Hektar

Sabtu, 6 Desember 2025 - 17:41 WIB

Dukung Swasembada Pangan, Sumardi Anggota DPRD Jatim Serahkan Bantuan Kombi untuk Petani Dusun Kandangsapi, Desa Kedungbetik, Kesamben – Jombang

Berita Terbaru