Disperta Jombang Berikan Bimtek PPL dan Petani Tembakau

0
49
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Jombang Ir Much Rony (kemeja hitam/pegang mikrofun) didampingi para naras umber bimtek cara budi daya tanaman tembakau yang efektif, tepat teknologi guna kualitas produksi, Kamis (11/7/2024)

Disperta Jombang Berikan Bimtek PPL dan Petani Tembakau

Jombang, layang.co – Dinas Pertanian (Disperta) Kabupaten Jombang, Kamis (11/7/2024) menggelar bimbingan teknis (bimtek) cara budi daya tanaman tembakau yang efektif, tepat teknologi, guna meningkatkan kualitas produksi.

Bimtek bertempat di gedung serba guna Dinas Pertanian Kabupaten Jombang itu dibuka oleh Kepala Dinas Pertanian Ir Much Rony, diikuti petugas Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Disperta dan petani tembakau berasal dari Kecamatan Ploso dan Kecamatan Kudu.

Hadir sebagai nara sumber diantaranya, petugas  dari Dinas Perkebunan Provinsi Jawa Timur, petugas dari Balai Pengujian Standar Instrumen Tanaman Pemanis dan Serat (BSIP TAS), petugas dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), serta nara sumber dari pabrik rokok sebagai pembeli tembakau.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Jombang Much Rony saat memberikan sambutan mengatakan, di  Kabupaten Jombang memiliki daerah yang sangat cocok untuk pertumbuhan tembakau, meliputi lima kecamatan, yaitu Ploso, Kudu, Ngusikan, Kabuh dan Plandaan.

“Hari ini peserta berasal dari Kecamatan Ploso dan Kecamatan Kudu. Kita berharap bimtek ini sesuai dengan tag line kita, AYO LEBIH BAIK,” ucap Rony.

Kadisperta berharap, nara sumber bisa memberikan materi secara jelas kepada peserta, begitu pula peserta diharapkan  bisa menyerap edukasi yang disampaikan dengan baik, selebihnya petani bisa menerapkan pengetahuan di lapangan, agar tercapai tujuan peningkatan produksi dan peningkatan kesejahteraan petani tembakau.

“Peserta juga akan dibekali pengetahuan penanganan panen dan pasca panen yang baik, agar kualitas tembakau terjaga dengan baik setelah dipanen,” terangnya.

Much Rony, berpesan kepada nara sumber dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memberikan edukasi terkait peramalan cuaca dan hilirnya, tentang mitigasi dampak perubahan iklim terhadap budidaya tembakau.

Pihaknya juga menghadirkan narasumber dari perusahaan pabrik rokok, agar hasil tembakau kualitas baik yang ditanam para petani nantinya dibeli perusahaan pabrik rokok.

Kami menyampaikan terima kasih kepada semua pihak, dari dinas ataupun provinsi yang selama ini sudah bersinergi memajukan tembakau di Kabupaten Jombang.

“Tembakau Kabupaten Jombang tidak kalah kualitasnya dibanding kabupaten penghasil tembakau yang lain,” tukas Rony.

Disampaikan pula, di Kabupaten Jombang terdapat beberapa jenis tembakau andalan seperti Jinten, Manila, dan tembakau varietas Rejeb. Dari hilirnya, Jaleka memberikan opsi agar tidak hanya menanam satu varietas tembakau saja.

Bimtek juga bertujuan mengenalkan ilmu dan teknologi budidaya tembakau yang baru. Kemudian, petani ada keinginan atau kemauan untuk mencoba, dengan harapan ada peningkatan kesejahteraan.

“Ini bentuk perhatian Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Pemerintah Kabupaten Jombang memberikan edukasi agar petani bisa menerapkan teknologi yang terbarukan,” pungkasnya. (dan)