Pemkab Jombang dan OJK Dukung Gerakan Satu Rekening Satu Pelajar

0
161
Pada kegiatan tersebut juga ditandai dengan Pembukaan 1000 rekening Tabungan Pelajar/Santri secara simbolis. Hadir pada kegiatan tersebut Dr. Erdiriyo, S.E, M.M dari Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI; Kepala Biro Perencanaan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI Evita Mantovani, SE, MM; Kepala OJK Regional IV Jatim Giri Tribroto; Akhmad Jazuli Asisten Administrasi Umum, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur; Pimpinan BRI, BNI, Mandiri, BTN, BSI, Bank Jatim, Bank Jatim Syariah dan Bank Jombang; Para Kepala OPD terkait termasuk Senen S.Sos, M.Si Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang; Pimpinan Pondok Pesantren dan ratusan pelajar/santri tingkat SMP/ MTs.

Pemkab Jombang dan OJK Dukung Gerakan Satu Rekening Satu Pelajar

Jombang, layang.co – Pemerintah Kabupaten Jombang sinergi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menggelar Sosialisasi Program Satu Rekening Satu Pelajar (Kejar), Selasa (11/7/2023) di Pendopo Jombang.

Program Satu Rekening Satu Pelajar (Kejar) merupakan Gerakan Nasional Revolusi Mental untuk membangun pendidikan karakter budaya menabung sejak dini, agar setiap pelajar/santri memiliki rekening atau akses terhadap keuangan formal.

“Suatu kehormatan bagi Pemerintah Kabupaten Jombang dipilih oleh Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI untuk menyosialisasikan Program Kejar dan sekaligus menjadi pilot project implementasi program kejar di Jawa Timur,” kata Bupati Mundjidah Wahab yang diwakili oleh Moch. Saleh Staf Ahli Bupati.

Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada OJK yang turut mendukung dalam pemberian dana bantuan pembukaan seribu (1000) rekening pelajar melalui 8 perbankan yang ada di Kabupaten Jombang yaitu BRI, BNI, Mandiri, BTN, BSI, Bank Jatim, Bank Jatim Syariah dan Bank Jombang. Tiap pelajar yang membuka rekening dapat suport dana dari OJK senilai Rp. 50.000 (lima puluh ribu rupiah).

“Semoga program ini memberikan manfaat bagi masyarakat. Terutama kelompok pelajar di Kabupaten Jombang memiliki potensi yang besar untuk peningkatan inklusi keuangan. Mengingat jumlah pelajar dan santri yang relatif besar terutama yang belum memiliki akses keuangan menabung kurang lebih sebanyak 52.050 siswa pada jenjang SMP dan MTs,” ungkap M Saleh.

Berkaitan dengan Inklusi Keuangan, Pemerintah Kabupaten Jombang telah menerbitkan SE Bupati tanggal 16 Maret 2023 Nomor 050/236/415.01/2023 tentang Gerakan Gemar Menabung. Hal itu selaras dengan Keputusan Presiden Nomor 26 tahun 2019 tentang Hari Indonesia Menabung. Serta surat Gubernur Jawa Timur Nomor 120.23/24090/033.4/2019 perihal Gerakan Jawa Timur Menabung.

“Pemerintah Kabupaten Jombang berupaya melalui Program Satu Rekening Satu Pelajar (Kejar) bertujuan untuk mendorong Peningkatan Inklusi Keuangan di Indonesia agar tercapai target sebesar 90% pada tahun 2024,” pungkasnya.

Dr. Erdiriyo, S.E, M.M dari Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI menyampaikan terima kasih Jombang telah menjadi tuan rumah yang sangat baik. “Kita ini dalam rangka Ngalap Berkah di Kabupaten Jombang. Semoga kegiatan sosialisasi seperti ini juga diikuti oleh Kabupaten/Kota yang lain,” harapnya.

Koordinator Bidang Perekonomian RI Evita Mantovani, SE, MM mengajak kepada masyarakat sejak dini untuk menanamkan pada anak anak  rajin menabung. “Mari kita masifkan pekerjaan keroyokan ini, sehingga target 88 persen pelajar dapat membuka rekening,” serunya.

Kepala OJK Regional IV Jatim Giri Tribroto mengajak untuk meningkatkan sinergitas dan kolaboratif Pemkab Jombang, OJK dan masyarakat dalam mendukung suksesnya Program Kejar.

Sementara itu Senen S.Sos, M.Si Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang menyampaikan, di Kabupaten Jombang gerakan menabung ini sudah dimulai sejak PAUD.

“Dari 131. 572 anak PAUD, yang sudah memiliki rekening 67.063 anak. Program ini akan berjalan dengan baik apabila ada dukungan semua pihak, termasuk orang tua,” katanya. (*dan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here