Kekosongan Kasek SD dan SMP di Jombang Terus Terjadi

- Penulis

Minggu, 11 Juni 2023 - 14:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Photo kiri: Guru SD sedang melakukan proses belajar mengajar di dalam ruang sekolah di wilayah Kabupaten Jombang. Photo kanan: Senen, S.Sos., M.Si Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang.

Photo kiri: Guru SD sedang melakukan proses belajar mengajar di dalam ruang sekolah di wilayah Kabupaten Jombang. Photo kanan: Senen, S.Sos., M.Si Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang.

Kekosongan Kasek SD dan SMP di Jombang Terus Terjadi

Jombang, layang.co – Kekosongan dan kekurangan guru serta Kepala Sekolah tingkat  SD, SMP di lingkup Dinas Pendidikan dan Kabudayaan Kabupaten Jombang terus terjadi. Menyusul sebanyak 42 guru PNS untuk SD, SMP dan SMA/SMK purna tugas (pensiun) per 1 Juni 2023 ini.

Apabila keadaan ini dibiarkan berlarut dikhawatirkan proses belajar mengajar akan terganggu, mengingat bulan depan tahun ajaran baru sudah harus dimulai.

Senen, S.Sos., M.Si Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang ketika dikofirmasi awak media, kemarin mengakui kekurangan guru belakangan ini.

Menurutnya, untuk mengatasi keadaan dimaksud sementara diatasi dengan Guru Tidak Tetap (GTT) yang ada di sekolah, sampai saat nanti ada Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang mulai ditugaskan.

’’Kegiatan belajar mengajar tidak boleh terganggu. Sementara bisa diisi dengan GTT yang ada,’’ katanya.

Cara menyikapi hanya memanfaatkan GTT yang ada, karena sekolah tidak diperbolehkan mengangkat GTT baru untuk mengisi kekosongan guru yang pensiun.

“Sekolah bisa memaksimalkan jam mengajar ASN maupun GTT yang ada di sekolah. Semoga mulai tahun pelajaran baru PPPK sudah ditempatkan di tempat yang baru,’’ harap Senen, mantan Kepala BKDPP Kabupaten Jombang ini.

Baca Juga:  Pembukaan POR Lingkup Pemkab Jombang HUT Kemerdekaan RI ke-78, Semarak

Ia mengatakan, secara ideal, jumlah guru PNS di Kabupaten Jombang masih kurang, namun teratasi dengan GTT yang ada. Sehingga kegiatan belajar tetap berjalan.

Sejak Februari 2019, Bupati melarang mengangkat honorer. Namun guru boleh diangkat dengan penugasan dari kepala sekolah.

Pendataan yang dilakukan Oktober tahun 2022 lalu, ada 3.472 GTT dan PTT. Termasuk guru honorer yang mulai mengajar sejak Februari 2019 dengan SK Kepala Sekolah. Serta pembimbing mulok pendidikan diniyah dan mulok keagamaan.

“Guru yang diangkat dengan SK Kepala Sekolah tidak bisa masuk ke dalam Data Pokok Pendidik (dapodik),” terangnya.

Gaji guru yang diangkat berdasarkan SK Kepala Sekolah menggunakan dana BOSDA (bantuan operasional sekolah daerah). Karena namanya tidak tercantum dalam dapodik. “Mereka tidak masuk dalam daftar pelamar prioritas pada seleksi PPPK,” ujarnya.

Informasi yang dihimpun http://layang.co, dari 42 guru yang pensiun, enam guru diantaranya dari SMA/SMK. Kekosongan juga diisi sementara oleh GTT yang ada sembari menunggu PPPK tahap 3 (tiga) ditempatkan di Jombang. (*/dan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel layang.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pastikan Tepat Sasaran, Sekdakab Jombang Pimpin Validasi Faktual ‘Seklah Rakyat’ Kuota 270 untuk SD, SMP dan SMA
Hari Pers Nasional 2026: Bupati Jombang Tekankan Pentingnya Pers Sehat, Strategis Adatif di Era Digitalisasi
Kadis Dikbud Jombang Bersama BBPMP Jatim Pantau TKA Jenjang SMP
Kadis Dikbud Jombang Bersama BBPMP Jatim Monitoring  TKA Jenjang SMP
Ini Kesempatan, Sekolah-Sekolah Mulai Mencari Guru Pembina Keagamaan
Jelang TKA 2026 Disdikbud Gelar Rakor dengan Kasek SMP se-Kabupaten Jombang
Heeemm…Ada Kabar Baik Bagi Guru Mulok, Perbup Honor Pembimbing Mulok Sudah Diteken Bupati
Upaya Mendorong Penyerapan Tenaga Kerja, UNDAR Buka Kelas Bahasa Jepang dan Mandarin, Sudah MoU dengan PJTKI

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 12:11 WIB

Pastikan Tepat Sasaran, Sekdakab Jombang Pimpin Validasi Faktual ‘Seklah Rakyat’ Kuota 270 untuk SD, SMP dan SMA

Kamis, 9 April 2026 - 14:05 WIB

Hari Pers Nasional 2026: Bupati Jombang Tekankan Pentingnya Pers Sehat, Strategis Adatif di Era Digitalisasi

Senin, 6 April 2026 - 12:01 WIB

Kadis Dikbud Jombang Bersama BBPMP Jatim Pantau TKA Jenjang SMP

Senin, 6 April 2026 - 11:44 WIB

Kadis Dikbud Jombang Bersama BBPMP Jatim Monitoring  TKA Jenjang SMP

Rabu, 1 April 2026 - 14:24 WIB

Ini Kesempatan, Sekolah-Sekolah Mulai Mencari Guru Pembina Keagamaan

Berita Terbaru

Photo: Rangkaian photo upacara pembukaan Piala Presiden I tahun 2026 diikuti 10 Tim KU-10 tahun, 14 KU-12 tahun. Tampak Kepala Dsiporapar menyerahkan bola sepak kepada wasita dan Ketua KONI menyerahkan bola sepak kepada pelatih peserta kejuaraan, Sabtu (20/06/2026).

Olahraga

Piala Presiden di Jombang Diikuti 25 tim KU-10 dan KU-12

Sabtu, 20 Jun 2026 - 11:11 WIB