Warga Desa Barongsawahan dan Mojokambang, Kecamatan BKM Sudah Bisa Nikmati Air Bersih Program Pamsimas Dinas Perkim Jombang

- Penulis

Selasa, 2 November 2021 - 07:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasi Air Bersih, Madya Pelita N (kiri), Sri Rahayu, ST Kabid Prasarana dan Sarana Utility Dinas Perkim dan Tandon Air Bersih di Desa Barongsawahan, Kecamatan Bandarkedungmulyo.

Kasi Air Bersih, Madya Pelita N (kiri), Sri Rahayu, ST Kabid Prasarana dan Sarana Utility Dinas Perkim dan Tandon Air Bersih di Desa Barongsawahan, Kecamatan Bandarkedungmulyo.

Warga Desa Barongsawahan dan Mojokambang, Kecamatan BKM Sudah Bisa Nikmati Air Bersih Program Pamsimas Dinas Perkim Jombang

Jombang, layang.co – Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim) Kabupaten Jombang pada tahun anggaran 2021 ini telah merampungkan program pembangunan air bersih, untuk memenuhi kecukupan air layak konsumsi bagi warga di dua desa di Kecamatan Bandarkedungmulyo, Kabupaten Jombang.

Dua Desa dimaksud yakni Desa Barongsawahan dan Desa Mojoka

mbang. Yang mana sebelumnya, warga yang berdomisili di Dusun Krembung dan Dusun Mojotengah, Desa  Mojokembang sulit mendapatkan air bersih layak konsumsi. Begitu pula warga Dusun Sawahan Desa Barongsawahan airnya kotor.

“Air konsumsi di sana, sebelumnya berwarna kuning keruh. Tidak layak konsumsi untuk air minum. Bahkan untuk mencuci pakaian pun dampaknya jelek, membekas dan tampak kotor. Setelah mendapatkan program Pamsimas, warga antusias sangat gembira,” papar Kepala Bidang (Kabid) Prasarana dan Sarana Utilitas Dinas Perkim Sri Rahayu, ST yang disampaikan melalui Kepala Seksi (Kasi) Air Bersih, Madya Pelita N kepada awak media, Selasa (2/11/2021).

Madya Pelita N lebih lanjut menjelaskan, sumber air bersih di kawasan tersebut saat ini hasil dari pengeboran air bawah tanah hingga pada kedalaman mencapai 100 meter lebih. Debet pancar sumber air 2 liter/detik. Kemudian ditampung pada bak tandon pada ketinggian 8 meter. Selanjutnya, di distribusikan melalui jaringan sambungan pipa air menuju ke rumah warga.

Pada Dusun Krembung bisa mencukupi 733 jiwa sedangkan untuk Dusun Mojotengah mengatasi kebutuhan air  untuk 243 jiwa. Sambungan pada kawasan ini mencapai lebih dari seribu, karena juga tersedia saluran air bersih mengalir untuk cuci tangan di Balai Desa dan di lingkungan sekolah.

Baca Juga:  Jombang Daerah Implementasi Prinsip Industri Hijau Terbaik se-Jawa Timur

“Masing-masing desa mendapatkan anggaran Rp 250 juta bersumber dari APBD Kabupaten Jombang. Dana ini dipergunakan untuk pengeboran air dalam, bawah tanah dan untuk pipa sambungan jaringan menuju rumah warga,” kata Madya.

Sedangkan peruntukan di Desa Barongsawahan dengan lokasi Pamsimas di Dusun Sawahan untuk memenuhi kebutuhan air bagi 711 jiwa, yang masuk pada 54 KK (Kepala Keluarga). Pada Dusun ini tersambung jaringan sepanjang 1.300 meter.

“Sekitar dua bulan lalu, program ini telah diserah terimakan kepada pemerintah desa. Sekarang, sistem pengelolaannya, dilakukan oleh KP-SPAM (Kelompok Pengguna Sistem Penyedia Air Minum) desa masing-masing,” ungkap Madya Pelita ini.

KP-SPAM, kata Madya Pelita, berhak mengelola, merawat serta mengembangkan  Pamsimas ini. Termasuk, berapa nilai iuran per meter air yang digunakan oleh warga, diatur sesuai ketentuan dan kesepakatan menajemen organisasi desa, terangnya.

Berkaitan dengan telah serahterima program tersebut Kabid Prasana dan Sarana berpesan, agar warga setempat bisa memanfaatkan dan merawat keberadaannya. Namun jika dirasa belum bisa mencukupi  kebutuhan air bersih untuk warga, pemerintah desa bisa mengajukan lagi program serupa, semoga mendapat persetujuan dalam usulan, kata Sri Rahayu, ST., mantan Kasi Drainase mengakhiri pembicaraan. (dan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel layang.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jombang Optimis Tembus Target Investasi Rp 2,56 Triliun di Tahun 2026
Jombang Archive Awards 2026: Untuk Ngukur Kinerja Tertib Arsip dan Digital
10 KDAW Dilantik, Ini Pesan Bupati Jombang Jelang Pilkades Serentak 2027
Rapat Paripurna DPRD Jombang Penyampaian Jawaban Bupati Terkait Raperda Penyelenggaraan Jasa Konstruksi
DPRD Jombang Gelar Rapat Paripurna Paparan Bupati Warsubi tentang Pertanggunjawaban APBD 2025 Terkait Rancangan Raperda 2025
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Pemkab Jombang Gelar Aksi Bersih Pasar Hingga “Rampok Kresek”
Sukses Turunkan Angka Pengangguran, Kabupaten Jombang Raih Penghargaan dan Insentif Rp 1 Miliar
Bertujuan Eliminasi TBC Pemkab Jombang Luncurkan Perbup, Setiap Warga Diminta Aktif Skrining

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 11:45 WIB

Jombang Optimis Tembus Target Investasi Rp 2,56 Triliun di Tahun 2026

Rabu, 24 Juni 2026 - 13:26 WIB

Jombang Archive Awards 2026: Untuk Ngukur Kinerja Tertib Arsip dan Digital

Selasa, 9 Juni 2026 - 09:59 WIB

Rapat Paripurna DPRD Jombang Penyampaian Jawaban Bupati Terkait Raperda Penyelenggaraan Jasa Konstruksi

Senin, 8 Juni 2026 - 15:47 WIB

DPRD Jombang Gelar Rapat Paripurna Paparan Bupati Warsubi tentang Pertanggunjawaban APBD 2025 Terkait Rancangan Raperda 2025

Senin, 8 Juni 2026 - 12:29 WIB

Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Pemkab Jombang Gelar Aksi Bersih Pasar Hingga “Rampok Kresek”

Berita Terbaru

Photo: Rangkaian photo upacara pembukaan Piala Presiden I tahun 2026 diikuti 10 Tim KU-10 tahun, 14 KU-12 tahun. Tampak Kepala Dsiporapar menyerahkan bola sepak kepada wasita dan Ketua KONI menyerahkan bola sepak kepada pelatih peserta kejuaraan, Sabtu (20/06/2026).

Olahraga

Piala Presiden di Jombang Diikuti 25 tim KU-10 dan KU-12

Sabtu, 20 Jun 2026 - 11:11 WIB