50 Anggota DPRD dan 82 Personil Pegawai Sekretariat Ikuti Vaksinasi Covid-19

- Penulis

Senin, 1 Maret 2021 - 13:16 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

📰 Pasang Iklan Murah di Layang.co!
Pasang Sekarang

Foto dari kiri: Anggota Dewan yang mengikuti vaksinasi Covid-19: Isman dari Partai PAN, M Na'im dari PDIP, Rahmat dari PKS.

Foto dari kiri: Anggota Dewan yang mengikuti vaksinasi Covid-19: Isman dari Partai PAN, M Na'im dari PDIP, Rahmat dari PKS.

50 Anggota DPRD dan 82 Personil Pegawai Sekretariat Ikuti Vaksinasi Covid-19

Jombang, layang.co – Sebanyak 50 orang anggota DPRD Kabupaten Jombang dan 82 Pegawai Kesekretariatan mendapat vaksin Covid-19 dari tim medis Dinas Kesehatan Jombang, Senin (01/03/2021.

Kegiatan vaksinasi di bawah koordinasi  Sekretaris Dewan Pinto Widiarto bertempat di ruang paripurna itu diikuti seluruh keluarga besar DPRD Kabupaten Jombang. Menurut Pinto total yang mengikuti vaksinasi sebanyak 132 orang, terdiri dari 50 anggota dewan dan 82 orang personil kantor dewan terdiri atas ASN, Sopir, Satpam, dan tenaga kebersihan yang setiap hari beraktifitas di kantor gedung rakyat tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sekwan seirama dengan Ketua DPRD Mas’ud Zuremi menjelaskan, kegiatan berjalan sesuai ketentuan dengan mengikuti protokol kesehatan, dengan pelaksana Petugas Medis dari Puskesmas Pulo Lor.

Yang menerima vaksin, semuanya dari unsur pimpinan dan anggota DPRD Jombang, beserta seluruh staf kantor. Proses vaksinasi berjalan dengan baik, mulai pendaftaran, screening tentang kondisi dan riwayat calon penerima vaksin, hingga pelaksanaan penyuntikan dosis vaksin.

“Kegiatan ini untuk mendukung program pemerintah dalam upaya memutus penyebaran viris yang rentan dengan kematian itu,” tandas Mas’ud Zuremi.

Menurut Ketua DPRD, vaksinasi ini sangat diperlukan bagi anggota DPRD Jombang dan staf karyawan, karena aktivitas kerja DPRD juga sering bertemu dengan masyarakat langsung. Oleh sebab itu, vaksin diharapkan bisa membuat antibodi para wakil rakyat agar tidak tertular atau menularkan virus ke masyarakat.

Ketua DPRD Mas’ud Zuremi (foto kiri), Pinto Widiarto mengikuti pemeriksaan kesehatan dan foto kanan Pinto mendapat vaksin Covid-19 di ruang paripurna DPRD Jombang, Senin (1/3/2021).

“Harapannya, antibodi terbentuk, agar tidak terjadi penularan Covid-19. Mengingat anggota DPRD Jombang kerap berkunjung ke luar kota dan banyak bertemu dengan masyarakat,”  ungkapnya.

Sementara itu Isman dari Partai PAN, dan Suwanto dari partai Nasdem serta Rahmat dari Partai PKS ketika dikonfirmasi mengatakan, proses vaksinasi di lingkungan DPRD Jombang sudah sesuai ketentuan mulai pendaftaran, kemudian dilakukan pemeriksaan kesehatan (sreening), setelah itu baru dilakukan penyuntikan vaksin. Usai di lakukan penyuntikan, penerima vaksin harus menunggu 30 menit untuk melihat reaksi.

“Kondisi tubuh saya setelah di vaksin tidak ada perubahan maupun efek, tetap sehat dan semangat,” ujar Isman, anggota dewan dari Dapil 6 (Kesamben, Tembelang, Megaluh) ini.

Baca Juga:  Seiring Bertambahnya Usia Kenali Sarkopenia, Apabila Ada Gejala Segera Konsultasi atau Berobat ke Poli Ortopedi RSUD Jombang

Salah satu anggota dewan yang risau, menghadapi jarum suntik yaitu Muhammad Na’im, anggota Fraksi PDIP. Sambil digoda rekan anggota dewan yang lain, dia mengaku sejak kecil belum pernah mendapat suntik. Bahkan saat menerima suntik sembari diajak bergurau  oleh rekannya, keringat tampak keluar dari kening Na’im. “Semalam saya ndak bisa tidur, bahkan kemarin, saya alasan masih di luar kota ndak bisa pulang. Ternyata alhamdulillah, tidak terasa sakit,” tukasnya.

Sementara itu H. Machin dari Partai Gerindra mengutarakan, minimal setelah mendapat vaksin tubuh kita ada antibody tersendiri sehingga bisa menguatkan tubuh dari serangan virus yang kian menyebar di lingkungan masyarakat kita itu.

“Vaksinasi secara merata merupakan bentuk ikhtiar Pemerintah untuk menangani Covid-19 dengan harapan masyarakat sudah kebal terhadap virus corona,” katanya

Sedangkan menurut Pinto, Sekwan menjelaskan pada kegiatan ini ada 4 anggota dewan Jombang yang belum bisa mengikuti vaksinasi pada tahan pertama, Senin (1/3/2021) ini. Di antaranya Totok Hadi Riswanto asal PDIP karena sebagai pnyintas Covid-19. Empat orang dimaksud harus menunggu 3 bulan dari waktu saat positif Covid.

Totok mengaku dirinya sementara ini sudah dalam keadaan baik, masih mengikuti tahapan  Swab PCR. “Kondisi saya saat ini tidak ada masalah, justru kalo bisa saya minta di vaksinasi sekarang. Tetapi menurut peraturan WHO tidak di perbolehkan, menurut saya langkah tepat setelah di nyatakan reaktif seharusnya melakukan test swab PCR supaya kesehatannya jelas,” ucapnya.

Insyaallah apabila terjadi kekurangan vaksin saya siap untuk melakukan donor plasma, karena yang bisa melakukan donor plasma adalah orang yang pernah terpapar virus Corona sesuai dengan jenis darah yang membutuhkan, katanya.

Menurut Anggar Liayana, Koordinator Vaksinasi di lingkup DPRD menjelaskan, Senin (1/3/2021) merupakan tahap vaksinasi pertama, selanjutnya akan dilakukan vaksin tahap kedua pada penerima vaksin yang usianya 15 – 59 tahun pada tanggal 17 Maret, sedangkan bagi penerima vaksin usia diatas 60 tahun dilaksanakan pada tanggal 29 Maret.

“Bagi penyintas Covid-19, boleh dilakukan vaksin setelah lewat dari 3 bulan sejak yang bersangkutan positif Covid,” ujar Anggar Liayana. (dan)

 

Berita Terkait

Jambore Kader Posyandu di Wonosalam Perkuat Transformasi 6 Bidang SPM
Gaya Hidup Zero Waste: Hidup Lebih Hemat, Bersih, dan Ramah Lingkungan
Apotek Seger Beri Layanan 24 Jam, Klinik Tampung Peserta BPJS Maupun Masyarakat Umum
Cegah Sebaran, UPTD Puskesmas Kesamben, Aktif Lakukan Skrining TB Gratis di Wilkernya
Seiring Bertambahnya Usia Kenali Sarkopenia, Apabila Ada Gejala Segera Konsultasi atau Berobat ke Poli Ortopedi RSUD Jombang
Bertujuan Eliminasi TBC Pemkab Jombang Luncurkan Perbup, Setiap Warga Diminta Aktif Skrining
Peringatan Hari Posyandu 2026: Momentum Transformasi 6 Standar Pelayanan Minimal untuk Penguatan SDM Akar Rumput
Ayoo….Daftar BPJS Ketenakerjaan Ada Diskon 50 % JKK dan JKM Bagi Pekerja Bukan Penerima Upah

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 12:10 WIB

Jambore Kader Posyandu di Wonosalam Perkuat Transformasi 6 Bidang SPM

Selasa, 11 Agustus 2026 - 23:11 WIB

Gaya Hidup Zero Waste: Hidup Lebih Hemat, Bersih, dan Ramah Lingkungan

Selasa, 7 Juli 2026 - 12:13 WIB

Apotek Seger Beri Layanan 24 Jam, Klinik Tampung Peserta BPJS Maupun Masyarakat Umum

Kamis, 2 Juli 2026 - 10:39 WIB

Cegah Sebaran, UPTD Puskesmas Kesamben, Aktif Lakukan Skrining TB Gratis di Wilkernya

Kamis, 11 Juni 2026 - 09:12 WIB

Seiring Bertambahnya Usia Kenali Sarkopenia, Apabila Ada Gejala Segera Konsultasi atau Berobat ke Poli Ortopedi RSUD Jombang

Berita Terbaru