Pemkab Jombang Raih Penghargaan Dari Gubernur Jatim  atas Inovasi Santi Jogo Kali dan Inovasi Intensitas Turunkan Serangan Tama Tikus dengan Pelestarian Burung Hantu 

- Penulis

Jumat, 13 November 2020 - 12:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Didampingi Gubernur Jawa Timur (kanan) dan Wakil Gubernur Jawa Timur (kiri) Wakil Bupati Jombang Sumrambah (kedua dari kanan) Menerima Penghargaan atas Kerja Sinergi Masyarakat Bersama Jajaran Pemkab Jombang, Jum'at (13/11/2020).

Didampingi Gubernur Jawa Timur (kanan) dan Wakil Gubernur Jawa Timur (kiri) Wakil Bupati Jombang Sumrambah (kedua dari kanan) Menerima Penghargaan atas Kerja Sinergi Masyarakat Bersama Jajaran Pemkab Jombang, Jum'at (13/11/2020).

Pemkab Jombang Raih Penghargaan Dari Gubernur Jatim  atas Inovasi Santi Jogo Kali dan Inovasi Intensitas Turunkan Serangan Tama Tikus dengan Pelestarian Burung Hantu 

Jombang, layang.co  –Wakil Bupati Jombang, Sumrambah  mewakili Bupati Jombang menerima Penghargaan dari Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa  atas Inovasi Dinas Lingkungan Hidup dengan  Santri Jogo Kali,  penghargaan Top 45 Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik ( Kovablik ) Provinsi Jawa Timur Tahun 2020 serta dari  Dinas Pertanian dengan Kelompok Budaya Kerja ( KBK ) Oryza Sativa  yang berhasil meraih Juara III dalam Kompetisi Budaya Kerja (KBK) Provinsi Jawa Timur Tahun 2020 di Singhasari Hotel Batu, Jum’at ( 13/11/ 2020) siang.

Pada penyerahan tersebut Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa tampak didampingi Diah Natalisa Deputi Pelayanan Publik dari Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi (Kemen PAN RB) dan Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak.

Alhamdulillah, Dua (2) Inovasi Pelayanan Publik Kabupaten Jombang mendapatkan Apresiasi dan Penghargaan  dari Gubernur Jawa Timur. Terima kasih atas kerja kolektif semua pihak bersama seluruh  masyarakat sehingga  Inovasi Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Jombang membentuk Santri Jogo Kali  masuk dalam  Top 45 Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KOVABLIK) Provinsi Jawa Timur Tahun 2020  serta Kelompok Budaya Kerja Oryza Sativa UPT Pelaksana Penyuluhan Pertanian Dinas Pertanian Kabupaten Jombang  berhasil menjadi  Terbaik III  dalam Kompetisi Kelompok Budaya Kerja Pemerintah Provinsi Jawa Timur Kategori Pelayanan Jasa Non Medis.

“Semoga Apresiasi dan Penghargaan ini semakin memotivasi kita semua untuk terus berinovasi, semua bersinergi untuk menciptakan terobosan terobosan baru yang memberikan dampak positif dan bermanfaat bagi masyarakat luas”, tutur Wakil Bupati Jombang, Sumrambah usai menerima penghargaan tersebut.

Perlu diketahui bahwa KBK Oryza Sativa dalam ajang Kompetisi Kelompok Budaya Kerja (KBK) Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/ Kota di Jawa Timur tahun 2020, dengan motonya TATAG TANGGUH TRENGGINAS mengangkat tema  tentang Keluhan Petani terhadap Intensitas Serangan Hama Tikus di Desa Kedungrejo Kecamatan Megaluh Kabupaten Jombang.

Dua Piagam Penghargaan untuk Pemkab Jombang.

Kegiatan tersebut  mengangkat judul: “Menurunkan Keluhan Petani terhadap Intensitas Serangan Hama Tikus dengan Pelestarian Burung Hantu di Desa Kedungrejo Kecamatan Megaluh Kabupaten Jombang sebesar 84%,  periode Bulan Januari sampai dengan Juni tahun 2020”. 

Adapun standart prosesnya,  SOP pengendalian hama tikus dengan burung hantu, yang digunakan sebagai dasar dalam melakukan perbaikan sistem pengendalian serangan hama tikus. Burung hantu merupakan musuh alami yang dapat mengendalikan hama tikus dengan efektif. Hal ini dikarenakan burung hantu mampu membunuh sekitar 10 ekor tikus dalam semalam, sehingga pemanfaatan burung hantu dapat mengurangi penggunaan racun dan aman bagi lingkungan.

Baca Juga:  56 Warga Disabilitas Peroleh Bantuan Kursi Roda Dari Menteri Sosial

Standart hasilnya, waktu pengendalian hama tikus oleh burung hantu lebih optimal, karena dilakukan sepanjang malam hari. Output pengendalian dengan pelestarian burung hantu adalah berkurangnya tingkat serangan hama tikus di lahan petani. Output laporan bulanan menurunnya tingkat keluhan petani terhadap serangan hama tikus di Desa Kedungrejo Kecamatan Megaluh.

Sedangkan atas capaian Inovasi Dinas Lingkungan Hidup dengan  Santri Jogo Kali,  yang berhasil mendapatkan penghargaan Top 45 Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (Kovablik) Provinsi Jawa Timur Tahun 2020 tidak lepas dari sinergitas semua pihak.

Dengan adanya Santri Jogo kali diharapkan mampu meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dengan berdasarkan kapada kebersihan dan kesehatan lingkungan. Melindungi kerusakan ekosistem lingkungan sungai akibat penumpukan sampah. Meningkatkan kesadaran masyarakat atas kebersihan Sungai dan Lingkungan. Dan Kali Gude Ploso sebagai model pengelolaan sungai dengan berbasis komunitas akan menyatukan masyarakat dengan lingkungan untuk keberlanjutan program

Dampak inovasi ini bagi Lingkungan antara lain Kualitas air sungai meningkat; Jumlah sampah sungai  menurun; Lingkungan sekitar sungai semakin bersih dan sehat; Ekosistem sungai semakin baik, ikan, udang renik dan hewan air lainnya bermunculan; Dampak buruk lingkungan menurun. Air sumur sekitar sungai semakin bersih; Resiko banjir menurun., karena sampah kiriman berkurang.

Sebagaimana siaran pers Humas & Protokoler Pemkab Jombang yang diterima http://layang.co, Jum’at malam dampak sosialnya, Santri Jogo Kali menjadi role model  pengelolaan kebersihan sungai; Masyarakat tidak membuang sampah di sungai; Warga berinisiatif membuat tempat sampah sendiri; Masyarakat berani saling mengingatkan  untuk menjaga kebersihan sungai; Kegiatan sekolah dan pesantren di lingkungan sungai semakin nyaman; Dukungan masyarakat kepada Santri Jogo Kali dalam bentuk pengiriman  bantuan makanan dan minuman bahkan bantuan tenaga dalam melaksanakan kegiatan; Munculnya Individu dan kelompok yang mereplikasi kegiatan Santri Jogo kali. (dan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel layang.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

10 KDAW Dilantik, Ini Pesan Bupati Jombang Jelang Pilkades Serentak 2027
Rapat Paripurna DPRD Jombang Penyampaian Jawaban Bupati Terkait Raperda Penyelenggaraan Jasa Konstruksi
DPRD Jombang Gelar Rapat Paripurna Paparan Bupati Warsubi tentang Pertanggunjawaban APBD 2025 Terkait Rancangan Raperda 2025
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Pemkab Jombang Gelar Aksi Bersih Pasar Hingga “Rampok Kresek”
Sukses Turunkan Angka Pengangguran, Kabupaten Jombang Raih Penghargaan dan Insentif Rp 1 Miliar
Bertujuan Eliminasi TBC Pemkab Jombang Luncurkan Perbup, Setiap Warga Diminta Aktif Skrining
Dukung Sensus Ekonomi Nasional Pemkab Jombang Latih 1.217 Petugas
Urai Macet Mengkreng, Tiga Kepala Daerah Jajaki Skema Sharing Anggaran Flyover Rp 715 Miliar

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:12 WIB

10 KDAW Dilantik, Ini Pesan Bupati Jombang Jelang Pilkades Serentak 2027

Selasa, 9 Juni 2026 - 09:59 WIB

Rapat Paripurna DPRD Jombang Penyampaian Jawaban Bupati Terkait Raperda Penyelenggaraan Jasa Konstruksi

Senin, 8 Juni 2026 - 15:47 WIB

DPRD Jombang Gelar Rapat Paripurna Paparan Bupati Warsubi tentang Pertanggunjawaban APBD 2025 Terkait Rancangan Raperda 2025

Senin, 8 Juni 2026 - 12:29 WIB

Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Pemkab Jombang Gelar Aksi Bersih Pasar Hingga “Rampok Kresek”

Jumat, 5 Juni 2026 - 13:18 WIB

Sukses Turunkan Angka Pengangguran, Kabupaten Jombang Raih Penghargaan dan Insentif Rp 1 Miliar

Berita Terbaru

Photo: Rangkaian photo upacara pembukaan Piala Presiden I tahun 2026 diikuti 10 Tim KU-10 tahun, 14 KU-12 tahun. Tampak Kepala Dsiporapar menyerahkan bola sepak kepada wasita dan Ketua KONI menyerahkan bola sepak kepada pelatih peserta kejuaraan, Sabtu (20/06/2026).

Olahraga

Piala Presiden di Jombang Diikuti 25 tim KU-10 dan KU-12

Sabtu, 20 Jun 2026 - 11:11 WIB