Kain Kafan Dalam Makam Dicuri, Diduga untuk Kepentingan Ilmu Hitam

- Penulis

Senin, 21 September 2020 - 05:17 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

📰 Pasang Iklan Murah di Layang.co!
Pasang Sekarang

Warga Dusun Sumberbeji, Ds Kesamben, Kec. Ngoro, Jombang Bersama  Petugas Kepolisian setempat Menyaksikan Makam Seorang Warga yang Dibongkar Orang tidak Dikenal, Minggu (20/09/2020).

Warga Dusun Sumberbeji, Ds Kesamben, Kec. Ngoro, Jombang Bersama Petugas Kepolisian setempat Menyaksikan Makam Seorang Warga yang Dibongkar Orang tidak Dikenal, Minggu (20/09/2020).

Kain Kafan Dalam Makam Dicuri, Diduga untuk Kepentingan Ilmu Hitam  

Jombang, layang.co – Warga sebuah Desa di Jombang, Jawa Timur dihebohkan dengan kasus pencurian kain kafan di pemakaman desa tersebut. Pencurian ini diketahui karena makam yang baru sehari di kuburkan rusak dan terbuka. Dua lembar kain kafan yang dipakai mayat hilang misterius. Kasus ini sudah dalam penanganan kepolisian setempat.

Warga  Dusun Sumberbeji, Desa Kesamben, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Minggu (20/9/2020) malam heboh. Pasalnya warga mengetahui makam Anis Purwaningsih (30 tahun), warga setempat terbongkar misterius. Warga yang kebingungan langsung melaporkan kasus ini ke Petugas Kepolisian.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dari pemeriksaan  petugas, diketahui dua lembar kain kafan yang digunakan ibu rumah tangga ini hilang. Dari tiga lembar kain kafan tersisa satu kain yang masih melekat di tubuh perempuan yang meninggal dan dimakamkan sehari sebelumnya.

Pihak perangkat desa mengatakan kabar terbongkarnya makam istri Moh Khotib ini diketahui warga yang melakukan ziarah Minggu petang. Warga yang kaget langsung melaporkan ke juru kunci dan meneruskan ke perangkat desa. Usai dilakukan pemeriksaan ternyata memang ada kain kafan yang hilang. Dari bekas galian pelaku diduga menggali kuburan menggunakan piring dan tangan yang kini sudah diamankan Petugas Kepolisian.

Baca Juga:  Tiga Desa di Plandaan Dikepung Prajurit TNI dan Berhasil Tangkap Teroris

Wandoko Sukaya Yudha, Kepala Desa Sumberbeji mengatakan, makamnya sudah kebuka kelihatan telisik dan papan kelihatan jenazahnya. Yang hilang ada dua kain pakaian ada tiga lapisan kain kafan dua hilang.

“Ini yang kita tidak paham saya sendiri tidak tahu kejadian. Rupanya digali menggunakan piring, dan tangan bekas cakaran agak agak ada lubang,” jelasnya.

Warga tidak mengetahui secara pasti  motif dan modus pelaku menggali kubur dan mengambil kain mayat tersebut. Warga menduga  pelaku sengaja mengambil kain kafan untuk kepentingan ilmu hitam. Sehari sebelum Anis dimakamkan, seorang bayi yang dilahirkan Anis meninggal dan dimakamkan pada tempat pemakaman umum milik desa tersebut.

Meski telah terjadi kehilangan kain kafan bagi jenazah Anis, pihak keluarga tidak mempermasalahkan insiden tersebut, keluarga minta jenazah dimakamkan kembali. Keluarga minta bantuan warga, dan  langsung menutup dan mengubur kembali makam seperti sebelumnya.

Menurut Kapolsek Ngoro, AKP  Yanuar Tri Ratna Sajaya mengatakan, dalam hal hal ini Pasal yang di terapkan, 180 KUHP: “Barang siapa dengan sengaja dan dengan melawan hak mengeluarkan mayat dari kuburan atau mengambil/memindahkan atau mengangkat mayat yang dikeluarkan itu diancam 1 tahun 4 bulan”.  (ab/dan)

 

Berita Terkait

Jembatan Putus di Kedungdendeng Plandaan Mulai Dibangun
Pemkab Jombang Sigap Tangani Kebakaran di Desa Kebunagung, Kecamatan Ploso
Tiga Bupati Bahas Rencana Pembangunan Flyover Mengkreng, Titik Macet Terpadat
Korban Angin Kencang dan Puting Beliung di Jombang Peroleh Bantuan Dari Pemkab
Pabrik Sepatu di Jombang Terbakar Hebat, Penyebab Masih Misteri
Jombang Siaga Bencana: Apel Gabungan dan Simulasi Megathrust Perkuat Kesiapsiagaan 2025
Perumda Aneka Usaha Seger Raih Predikat Sustained Profit Growth Achievement
Bupati Warsubi Pastikan Perbaikan Jalan yang Amblas di Asemgede Ngusikan Disegerakan Perbaiki dengan Cor

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 11:52 WIB

Jembatan Putus di Kedungdendeng Plandaan Mulai Dibangun

Kamis, 13 Agustus 2026 - 11:20 WIB

Pemkab Jombang Sigap Tangani Kebakaran di Desa Kebunagung, Kecamatan Ploso

Kamis, 9 April 2026 - 12:11 WIB

Tiga Bupati Bahas Rencana Pembangunan Flyover Mengkreng, Titik Macet Terpadat

Rabu, 1 April 2026 - 15:08 WIB

Korban Angin Kencang dan Puting Beliung di Jombang Peroleh Bantuan Dari Pemkab

Sabtu, 20 Desember 2025 - 19:45 WIB

Pabrik Sepatu di Jombang Terbakar Hebat, Penyebab Masih Misteri

Berita Terbaru