Kabar Gembira dari Mendikbud, Pelajar dan Guru akan Dapat Pulsa Gratis 

- Penulis

Jumat, 28 Agustus 2020 - 06:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarimdalam Suatu Kesempatan Rapat.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarimdalam Suatu Kesempatan Rapat.

Kabar Gembira dari Mendikbud, Pelajar dan Guru akan Dapat Pulsa Gratis 

layang.co – Kabar gembira dari  Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim yang mengatakan, bahwa para siswa dan mahasiswa akan mendapatkan bantuan pulsa untuk menjalani pembelajaran jarak jauh (PJJ). Bantuan ini akan bergulir hingga 4 bulan ke depan.

Siswa akan mendapat bantuan 35 GB per bulan, kemudian untuk guru sebanyak 45 GB per bulan. Sedangkan untuk mahasiswa dan dosen sebesar 50 GB per bulan.

“Selama ini dalam beberapa minggu terakhir melakukan perjuangan internal di dalam pemerintah dan alhamdulillah kami telah mendapat dukungan beberapa kementerian untuk anggaran pulsa para peserta didik kita di masa PJJ ini, saya dengan senang hati mengumumkan hari ini,” ungkap Nadiem dalam Rapat Kerja bersama Komisi X DPR secara daring, Kamis (27/8) kemarin.

Untuk anggaran pulsa, biaya yang akan dikeluarkan sebesar Rp 7,2 triliun. Adapun, untuk pemberian pulsa gratis tersebut akan diserahkan kepada pihak sekolah dengan waktu hingga 4 bulan ke depan.

Selain itu, guru dan dosen pun juga akan mendapatkan tambahan penerima tunjangan profesi. Alokasi anggaran yang disediakan sebesar Rp 1,7 triliun, imbuhnya.

“Kami sudah mendapat persetujuan untuk anggaran sebesar sekitar Rp 9 triliun dalam tahun ini yang akan kami kerahkan untuk pulsa atau kuota bagi siswa, guru, mahasiswa dan dosen selama 3 sampai 4 bulan ke depan ini. Di luar itu kami juga sudah mengamankan tambahan penerima tunjangan profesi guru dan tenaga pendidikan, tunjangan profesi dosen dan guru besar sebesar Rp 1,7 triliun. Jadi total sekitar Rp 9 triliun. Untuk subsidi kuota guru, realokasi dari Program Operasi Penggerak (POP),” ungkapnya.

Baca Juga:  STIE Dewantara Melahirkan Sarjana Baru yang Memiliki Kompetensi Unggul untuk Berkiprah Ditengah Masyarakat

Mengutip media online, Nadiem mengaku senang bisa memberikan kemudahan kepada para peserta didik melalui pulsa gratis ini. Namun, dia akan lebih meningkatkan lagi kinerja agar pembelajaran dapat berjalan secara optimal selama pandemi.

“Alhamdulillah perjuangan kita sudah ada hasil nyata tahun ini, tapi saya tidak akan berhenti di sini, saya akan berjuang lebih lagi, tapi sampai sekarang janji saya bahwa pulsa untuk siswa dan mahasiswa alhamdulillah tercapai,” jelas dia.

Nadiem pun berterima kasih kepada semua pihak yang telah merealisasikan subsidi pulsa ini, khusunya Kementerian Keuangan (Kemenkeu) yang telah menyisihkan dana cadangan sebesar Rp 10 triliun dari APBN 2020.

“Ini berkat kerja keras tim Kemendikbud dan juga kerja keras kementerian lainnya yang berkoordinasi untuk mendapatkan ini, apresiasi untuk Bu Menkeu dan tim eselon 1 Kemenkeu yg telah bekejra keras untuk mengamankan anggaran ini dari dana cadangan kita,” ujarnya. (*/dan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel layang.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ini Kesempatan, Sekolah-Sekolah Mulai Mencari Guru Pembina Keagamaan
Jelang TKA 2026 Disdikbud Gelar Rakor dengan Kasek SMP se-Kabupaten Jombang
Heeemm…Ada Kabar Baik Bagi Guru Mulok, Perbup Honor Pembimbing Mulok Sudah Diteken Bupati
Upaya Mendorong Penyerapan Tenaga Kerja, UNDAR Buka Kelas Bahasa Jepang dan Mandarin, Sudah MoU dengan PJTKI
Ini 9 Fakultas dengan 20 Prodi Pilihan Kuliah di UNDAR, Ada Potongan Sarpras dan Biasiswa Prestasi
Sebanyak 13.980 Siswa SMP Negeri dan Swasta di Jombang Bakal Ikuti TKA pada April 2026 
Dampak Efisiensi Anggaran, Dikbud Tiadakan Lomba Keagamaan Islam Tahun 2026
Selama Ramadan, Jadwal Belajar di Sekolah Lebih Singkat

Berita Terkait

Rabu, 1 April 2026 - 14:24 WIB

Ini Kesempatan, Sekolah-Sekolah Mulai Mencari Guru Pembina Keagamaan

Selasa, 10 Maret 2026 - 15:21 WIB

Jelang TKA 2026 Disdikbud Gelar Rakor dengan Kasek SMP se-Kabupaten Jombang

Jumat, 6 Maret 2026 - 14:51 WIB

Heeemm…Ada Kabar Baik Bagi Guru Mulok, Perbup Honor Pembimbing Mulok Sudah Diteken Bupati

Rabu, 4 Maret 2026 - 11:44 WIB

Upaya Mendorong Penyerapan Tenaga Kerja, UNDAR Buka Kelas Bahasa Jepang dan Mandarin, Sudah MoU dengan PJTKI

Jumat, 27 Februari 2026 - 15:57 WIB

Ini 9 Fakultas dengan 20 Prodi Pilihan Kuliah di UNDAR, Ada Potongan Sarpras dan Biasiswa Prestasi

Berita Terbaru

Bupati Jombang, Warsubi, S.H., M.Si telah menyerahkan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Unaudited Tahun Anggaran 2025 kepada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Jawa Timur di Sidoarjo, Senin (30/3/2026) siang. Photo: istimewa/Dinas Kominfo

Pemerintahan

Bupati Jombang Serahkan LKPD Unaudited 2025 ke BPJ Jawa Timur

Selasa, 31 Mar 2026 - 12:44 WIB