Sekolah Madrasah Lingkungan Pondok Tambakberas Cegah Covid-19 dengan Semprot Disinfektan

- Penulis

Selasa, 24 Maret 2020 - 07:36 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

📰 Pasang Iklan Murah di Layang.co!
Pasang Sekarang

Petugas Menyemprotkan Disinfektan di MAN 3 Tambakberas, Jombang

Petugas Menyemprotkan Disinfektan di MAN 3 Tambakberas, Jombang

Sekolah Madrasah Lingkungan Pondok Tambakberas Cegah Covid-19 dengan Semprot Disinfektan

Jombang, layang.co – Dalam upaya mencegah penyebaran Virus Corona, Covid-19 terus dilakukan berbagai pihak di Jombang Jawa Timur. Salah satunya  di lakukan Madrasah di lingkungan Pondok Pesantren. Dengan menggunakan cairan disinfektan pihak  Madrasah menyemprotkan cairan antiseptik ini ke seluruh ruang dan Gedung Madrasah.

Tampak seorang petugas di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Pondok Pesantren Tambakberas, Jombang, Jawa Timur ini terus menyisir lorong lorong Madrasah. Dengan menggunakan jas hujan sebagai alat pelindung diri (APD) petugas ini menyemprotkan cairan dis infektan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Obat yang digunakan pihak sekolahpun cukup murah yakni  obat pencuci lantai yang di jual umum. Sesuai dengan takaran yang ada mereka mencampurkannya dengan air bersih.

Pihak Humas MAN 3 Ponpes Tambakberas, Jombang mengatakan upaya penyemprotan ini dilakukan sebagai bentuk pencegahan penyebaran Virus Corona di Madrasah Aliyah. Apalagi saat ini musim libur Madrasah Aliyah sehingga sekolah memanfaatkan untuk menjaga kebersihan dan mensterilkan seluruh ruangan.

Baca Juga:  RSUD Jombang Komitmen Mengimplementasikan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Rumah Sakit sesuai Permenkes No. 66 Tahun 2016

M Maksum, Waka Humas MAN 3 Tambakberas mengatakan, tindakan ini untuk memberikan perlindungan bagiseluruh siswa siswi belajar di Pondok ini. Sesuai intruksi Yayasan, maka Madrasah ini kita sterilkan. Semua orang luar tidak boleh masuk, kecuali mereka legalisir kita layani dan untuk urusan PPDB. Selain itu semua tidak boleh masuk, bahkan masjid kita buka saat jam sholat saja setelah itu kita tutup lagi.

“Sesuai dengan instruksi pemerintah selama masa pencegahan penyebaran virus corona ini seluruh aktifitas sekolah di hentikan. Pihak sekolah memberlakukan pembelajaran di rumah,  termasuk santri yang menjadi siswa di MAN ini  di karantina di masing masing asrama,” pungkas M Maksum. (ab/dan)

 

Berita Terkait

Jambore Kader Posyandu di Wonosalam Perkuat Transformasi 6 Bidang SPM
Gaya Hidup Zero Waste: Hidup Lebih Hemat, Bersih, dan Ramah Lingkungan
Apotek Seger Beri Layanan 24 Jam, Klinik Tampung Peserta BPJS Maupun Masyarakat Umum
Cegah Sebaran, UPTD Puskesmas Kesamben, Aktif Lakukan Skrining TB Gratis di Wilkernya
Seiring Bertambahnya Usia Kenali Sarkopenia, Apabila Ada Gejala Segera Konsultasi atau Berobat ke Poli Ortopedi RSUD Jombang
Bertujuan Eliminasi TBC Pemkab Jombang Luncurkan Perbup, Setiap Warga Diminta Aktif Skrining
Peringatan Hari Posyandu 2026: Momentum Transformasi 6 Standar Pelayanan Minimal untuk Penguatan SDM Akar Rumput
Ayoo….Daftar BPJS Ketenakerjaan Ada Diskon 50 % JKK dan JKM Bagi Pekerja Bukan Penerima Upah

Berita Terkait

Rabu, 12 Agustus 2026 - 12:10 WIB

Jambore Kader Posyandu di Wonosalam Perkuat Transformasi 6 Bidang SPM

Selasa, 11 Agustus 2026 - 23:11 WIB

Gaya Hidup Zero Waste: Hidup Lebih Hemat, Bersih, dan Ramah Lingkungan

Selasa, 7 Juli 2026 - 12:13 WIB

Apotek Seger Beri Layanan 24 Jam, Klinik Tampung Peserta BPJS Maupun Masyarakat Umum

Kamis, 2 Juli 2026 - 10:39 WIB

Cegah Sebaran, UPTD Puskesmas Kesamben, Aktif Lakukan Skrining TB Gratis di Wilkernya

Kamis, 11 Juni 2026 - 09:12 WIB

Seiring Bertambahnya Usia Kenali Sarkopenia, Apabila Ada Gejala Segera Konsultasi atau Berobat ke Poli Ortopedi RSUD Jombang

Berita Terbaru