Bupati Mundjidah Ajak Masyarakat Wujudkan Jombang Kondusif Rukun Saklawase

- Penulis

Kamis, 1 April 2021 - 12:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Jombang Hj Mudjidah Wahab, duduk bersama Ketua DPRD dan Anggota Forpimda Rapat Koordinasi Cipta Kondisi Rukun Saklawase, Kamis (1/4/2021).

Bupati Jombang Hj Mudjidah Wahab, duduk bersama Ketua DPRD dan Anggota Forpimda Rapat Koordinasi Cipta Kondisi Rukun Saklawase, Kamis (1/4/2021).

Bupati Mundjidah Ajak Masyarakat Wujudkan Jombang Kondusif Rukun Saklawase

Jombang, layang.co – Bupati Jombang, Ketua DPRD Jombang, Forkopimda, Sekdakab Jombang, Kepala Bakesbangpol Kabupaten Jombang, bersama Ketua dan seluruh pengurus FKUB, FPK dan FKDM Kabupaten Jombang, duduk bersama di ruang Bung Tomo Kantor Pemkab Jombang, Kamis (1/4/2021) menggelar Rapat Koordinasi Cipta Kondisi Menjelang Romadhon dan Hari Raya Idul Fitri 1442 H di Kabupaten Jombang.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Jombang saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya atas kontribusi dan kerjasama forum-forum (FKUB, FPK dan FKDM) dengan Pemerintah Kabupaten Jombang dalam upaya menjaga dan memelihara ketentraman serta ketertiban sehingga Kabupaten Jombang tetap kondusif,” tutur Bupati Jombang mengawali sambutannya.

Diungkapkan Bupati Jombang Hj. Mundjidah Wahab, bahwa penanggulangan berbagai permasalahan dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pelaksanaan pembangunan tentu bukan hanya tanggungjawab pemerintah saja, namun masyarakat juga harus terlibat, oleh karenanya dengan keberadaan forum-forum (FKUB, FPK dan FKDM) diharapkan bisa berperan aktif dalam upaya preventif, yang sifatnya mengantisipasi agar permasalahan besar jangan sampai terjadi, sehingga masalah yang dihadapi dapat direspon dan ditanggulangi bersama-sama secara cepat dan tepat, guna mewujudkan masyarakat Jombang yang senantiasa kondusif dan lebih Sejahtera.

Bupati Jombang Hj. Mundjidah Wahab juga  mengajak seluruh anggota FKUB, FPK dan FKDM, agar bisa menyikapi dengan baik dampak dari covid-19, sehingga permasalahan yang ditimbulkan covid-19 segera bisa diatasi, baik permasalahan penyebarannya (kesehatan) maupun permasalahan dampak sosial ekonominya. Apabila permasalahan tersebut tidak segera teratasi akan menimbulkan berbagai konflik sosial di masyarakat.

Bupati bersyukur guna mencegah penyebaran covid-19 di Kabupaten Jombang saat ini sudah menunjukkan penurunan yang signifikan, setelah dilaksanakan vaksinasi dan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), namun demikian kami berharap disampaikan kepada masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan.

Tidak hanya itu Bupati juga meminta untuk mewaspadai dan mengantisipasi timbulnya permasalahan secara keseluruhan dibidang idiologi, politik, sosial budaya dan keamanan, utamanya terkait dengan maraknya berita hoax, radikalisme, isu sara yang dihembuskan oleh kelompok yang anti kemapanan yang membuat perpecahan bahkan mengarah kepada  terjadinya disintegrasi bangsa.

Baca Juga:  Perencanaan dan Pencapaian Pembangunan Kabupaten Jombang Terbaik III se-Jawa Timur

Disinggung juga oleh Bupati Jombang bahwa memasuki bulan Romadhon agar umat Islam bisa menjalani ibadah puasa dengan khusyuk dan merayakan Idul Fitri dengan tenang, kami mengajak kepada seluruh masyarakat Jombang melalui forum-forum agar tetap menjaga situasi yang Jombang agar tetap kondusif.

Berkaitan dengan hal tersebut mohon disampaikan kepada warga masyarakat Jombang agar selalu menjaga kerukunan, kebersamaan, toleransi, dan kegotongroyongan. Karena kebersamaan dan kegotongroyongan merupakan modal utama dalam membangun Kabupaten Jombang dengan  Visi “ Jombang Yang Berkarakter dan Berdaya Saing,” tambahnya.

“Saya mohon maaf atas kurang optimalnya Pemerintah Kabupaten Jombang dalam memfasilitasi kegiatan forum-forum karena ini masih keterbatasan APBD, namun demikian kami berharap dengan fasilitas yang sangat minim dari Pemerintah Kabupaten, tidak mengurangi semangat untuk melaksanakan tugas, mudah-mudahan kedepan pemerintah Kabupaten Jombang bisa memberikan fasilitas yang memadai sesuai harapan dari forum-forum yang terpenting,” tutur Bupati.

Bupati dalam kesempatan tersebut juga menyampaikan Program Pembangunan Pemerintah Kabupaten  Jombang yang sempat terdampak Covid 19 dan akan dilaksanakan di Kabupaten Jombang. Diantaranya Program Bahagia Bersama Tetangga untuk memasuki bulan Ramadhan. Memberikan makanan untuk kaum dhuafa yang menjalankan ibadah puasa. Menyampaikan juga program Berkadang serta penggunaan anggaran 200 juta per desa. Serta program pembangunan infrastruktur seperti rehab alon-alon, Pembangunan jalan Wahid Hasyim,  memperlebar Jalan Adityawarman pada 2022, serta membangun Gedung Kesenian.

“Semuanya sudah masuk dalam perencanaan dan masuk dalam proses. Mohon doa restunya agar Program Pembangunan dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi masyarakat Kabupaten Jombang”, tandasnya.

Melalui forum forum yang ada, Bupati mengajak masyarakat yang ingin menyampaikan aspirasi bisa duduk bersama, berdiskusi dan bermusyawarah.

“Masyarakat Jombang sudah membudayakan tidak demo, akan tetapi menyampaikan aspirasi masyarakat melalui perwakilannya untuk duduk bersama dengan Bupati, Forkopimda.

“Bersama Forkopimda kita sudah beberapa kali duduk bersama menerima perwakilan dari masyarakat yang ingin menyampaikan aspirasinya, kita sangat welcome untuk berdiskusi, tentu dengan harapan mencapai tujuan bersama  untuk kepentingan masyarakat”, pungkas Bupati Jombang Hj. Mundjidah Wahab, sebagaimana rilis Humas Dinas Kominfo Kabupaten Jombang. (dan)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel layang.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pendopo Milik Rakyat, Abah untuk Semua: Bupati Warsubi Tegaskan Pendopo Terbuka untuk Warga
DPRD dan Pemkab Kebut Pembahasan Raperda Pengelolaan Aset Daerah
Grebeg Apem 2026 di Jombang: Merawat Tradisi, Sambut Ramadhan 1447 H
Matangkan RKPD 2027 Musrenbang di Kecamatan Diwek, Pemkab Jombang Usung Tema Integrasi Industti dan Sektor Primer
Hasil Musrenbang di Ploso untuk Wilayah Brantas, Tahun 2027 Sektor Pertanian sebagai Pondasi Industri Konvensional dan Digital
Musrenbang 2026 di Gudo: Pembangunan 2027, Prioritas Peningkatan Jalan Kabupaten Rp 1 Miliar dan Peneranan Jalan Umum Rp 200 Juta di Wilayah Kecamatan
Pemkab Launching ADD dan PDRD 2026, Bupati Jombang Tekankan Kemandirian Ekonomi Desa
DPRD Jombang Gelar Rapat Paripurna, Bupati Warsubi Sampaikan Pendapat Akhir, Setujui Raperda Desa Sadar Hukum Menjadi Perda

Berita Terkait

Sabtu, 14 Februari 2026 - 19:48 WIB

Pendopo Milik Rakyat, Abah untuk Semua: Bupati Warsubi Tegaskan Pendopo Terbuka untuk Warga

Jumat, 13 Februari 2026 - 14:37 WIB

DPRD dan Pemkab Kebut Pembahasan Raperda Pengelolaan Aset Daerah

Kamis, 12 Februari 2026 - 11:36 WIB

Matangkan RKPD 2027 Musrenbang di Kecamatan Diwek, Pemkab Jombang Usung Tema Integrasi Industti dan Sektor Primer

Kamis, 12 Februari 2026 - 11:03 WIB

Hasil Musrenbang di Ploso untuk Wilayah Brantas, Tahun 2027 Sektor Pertanian sebagai Pondasi Industri Konvensional dan Digital

Selasa, 10 Februari 2026 - 13:34 WIB

Musrenbang 2026 di Gudo: Pembangunan 2027, Prioritas Peningkatan Jalan Kabupaten Rp 1 Miliar dan Peneranan Jalan Umum Rp 200 Juta di Wilayah Kecamatan

Berita Terbaru

Photo searah jarum jam: Photo kiri atas: Bupati Jombang H Warsubi menyampaikan jawaban atas pertanyaan fraksi. Photo kanan atas: Pimpinan DPRD bersama Bupati – Wakil Bupati. Photo kanan-kiri bawah: Penuh kehangatan Bupati menyampaikan salam kepada anggota DPRD Jombang, Kamis (12/2/2026)..

Pemerintahan

DPRD dan Pemkab Kebut Pembahasan Raperda Pengelolaan Aset Daerah

Jumat, 13 Feb 2026 - 14:37 WIB