Musrenbang RKPD 2027, Bupati Jombang Fokus Penguatan Insfrastrukur Pelayanan Publik dan Optimalisasi Anggaran Desa

- Penulis

Jumat, 27 Maret 2026 - 13:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hadir dalam kegiatan ini Wakil Bupati Jombang Gus Salmanudin, beserta Forkopimda Kabupaten Jombang, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jatim, Ir. Tiat S. Suwardi, M.Si. Kepala Bakorwil II Bojonegoro Provinsi Jawa Timur, Dr. TW Liswati, M.Pd., Sekretaris Daerah Kabupaten Jombang Agus Purnomo beserta seluruh pejabat dilingkungan Pemkab Jombang, Kepala Bappeda atau yang mewakili dari Kabupaten Bojonegoro, Kediri, Lamongan, Mojokerto, Nganjuk, dan Kota Mojokerto, Kepala instansi vertikal di Kabupaten Jombang, para stakeholder dan para Rektor atau Perguruan Tinggi di Kabupaten Jombang, Kamis (26/3/2026).

Hadir dalam kegiatan ini Wakil Bupati Jombang Gus Salmanudin, beserta Forkopimda Kabupaten Jombang, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jatim, Ir. Tiat S. Suwardi, M.Si. Kepala Bakorwil II Bojonegoro Provinsi Jawa Timur, Dr. TW Liswati, M.Pd., Sekretaris Daerah Kabupaten Jombang Agus Purnomo beserta seluruh pejabat dilingkungan Pemkab Jombang, Kepala Bappeda atau yang mewakili dari Kabupaten Bojonegoro, Kediri, Lamongan, Mojokerto, Nganjuk, dan Kota Mojokerto, Kepala instansi vertikal di Kabupaten Jombang, para stakeholder dan para Rektor atau Perguruan Tinggi di Kabupaten Jombang, Kamis (26/3/2026).

Musrenbang RKPD 2027, Bupati Jombang Fokus Penguatan Insfrastrukur Pelayanan Publik dan Optimalisasi Anggaran Desa

Jombang, layang.co – Pemerintah Kabupaten Jombang memulai tahapan perencanaan pembangunan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2027, Kamis (26/3/2026) di ruang rapat Bung Tomo Pemkab Jombang. Bupati Jombang Warsubi dalam kesempatan tersebut memaparkan visi besar Jombang tahun 2027 yang menitikberatkan pada integrasi ekonomi dan kesejahteraan merata. Yakni arah kebijakan tahun 2027 harus selaras dengan potensi riil daerah.

Adapun tema yang ditetapkan”Integrasi Pengembangan Industri – Perdagangan dengan Sektor Primer.”

“Perencanaan pembangunan harus mampu menjawab tantangan dan selaras dengan tema besar kita. Sektor industri dan perdagangan harus mampu menyerap serta memperkuat sektor primer seperti pertanian, peternakan, dan perikanan yang menjadi fondasi ekonomi rakyat Jombang,” tandas Abah Warsubi.

Dalam menyusun rencana kerja, Bupati memberikan empat instruksi tegas kepada seluruh Kepala Perangkat Daerah agar perencanaan bersifat akuntabel, diantaranya Adaptif & Inovatif, mampu menjawab tantangan pembangunan yang dinamis.

Efisiensi Berorientasi Dampak, bahwa setiap program harus dihitung secara tepat dan realistis berdasarkan dampaknya bagi masyarakat.

Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang menjamin pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat. Serta Kepatuhan Anggaran yang memenuhi mandatory spending, khususnya alokasi minimal 40 persen untuk infrastruktur pelayanan publik.

8 Program Prioritas Asta Cita Bupati dan Wakil Bupati Jombang

“Ke depan, arah pembangunan Kabupaten Jombang akan terus diperkuat melalui implementasi 8 Program Prioritas Asta Cita Bupati dan Wakil Bupati Jombang. Program ini menjadi komitmen bersama dalam mewujudkan pembangunan yang lebih inklusif dan berkelanjutan,” tutur Bupati Warsubi.

Bupati Warsubi juga merinci delapan pilar utama yang akan menjadi kompas pembangunan Jombang ke depan, yang meliputi Pembangunan desa dan kota yang inklusif untuk semua; Peningkatan SDM unggul dan berdaya saing; Pengentasan pengangguran dan pengurangan kemiskinan; Pembangunan infrastruktur berkelanjutan; Penguatan sektor pertanian, perkebunan, peternakan, dan perikanan dan Penciptaan harmoni sosial serta transformasi tata kelola pemerintahan yang bersih.

Komitmen Memperkuat Fondasi Ekonomi Tingkat Desa

Salah satu poin penting yang juga disampaikan adalah komitmen pemerintah dalam memperkuat fondasi ekonomi dari tingkat desa. Bupati mengumumkan kelanjutan program Desa Maju dan Sejahtera dengan skema bantuan keuangan khusus.

Baca Juga:  Sekwan DPRD Jombang Terima Kunjungan DPRD Magetan

Setiap Desa Peroleh Rp 800 Juta Melalui BK

“Kami memastikan setiap desa di Jombang akan memperoleh anggaran minimal Rp 800 juta melalui tambahan bantuan keuangan khusus. Ini adalah langkah nyata untuk membangun desa dan kota untuk semua,” tegasnya.

Kecamatan Rp 1 Miliar

Selain itu, untuk pemerataan infrastruktur, Pemkab Jombang menetapkan kebijakan prioritas kecamatan dengan alokasi Rp 1 Miliar per kecamatan untuk peningkatan jalan kabupaten Rp 200 Juta per kecamatan untuk pembangunan Penerangan Jalan Umum (PJU).

Penyerahan Pokir DPRD Wakil Ketua DPRD

Musrenbang kali ini juga menjadi momentum penyerahan Pokok-Pokok Pikiran DPRD Kabupaten Jombang oleh Wakil Ketua DPRD, Octadella Billytha Permatasari, MBA. Intl., kepada Bupati.

Bupati berharap aspirasi masyarakat yang diserap legislatif dapat terintegrasi penuh dalam dokumen RKPD.

“Saya berharap seluruh perangkat daerah mengintegrasikan pokok-pokok pikiran DPRD agar aspirasi masyarakat yang diserap melalui kawan-kawan legislatif dapat terakomodasi secara optimal dalam RKPD 2027,” pungkasnya.

Penandatanganan BA Kesepakatan Bersama

Dalam Musrenbang ini juga dilakukan penandatanganan berita acara kesepakatan bersama unsur Forkopimda, perwakilan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, serta berbagai stakeholder pembangunan mulai dari tokoh agama, akademisi, PKK hingga perwakilan Forum Anak Jombang, guna memastikan perencanaan yang partisipatif dan transparan sebagai tanda dimulainya langkah nyata menuju,”Jombang Maju dan Sejahtera untuk Semua.”

Sebelumnya, Kepala Bapperida Jombang, Hartono, S.Sos., M.M., dalam laporannya menyampaikan bahwa Musrenbang ini merupakan mandat Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017. Bapperida bertugas mengoordinasikan seluruh pemangku kepentingan untuk menghasilkan perencanaan yang partisipatif, transparan, dan akuntabel.

Diikuti 152 Peserta Dari Berbagai Elemen

Forum ini diikuti oleh 152 peserta dari berbagai elemen, termasuk akademisi, tokoh agama, dan pelaku usaha. Musrenbang ini bertujuan untuk mempertajam prioritas pembangunan agar tercipta keselarasan antara program daerah dengan kebijakan nasional dan provinsi.

“Tujuannya adalah mendapatkan saran masukan guna mempertajam prioritas pembangunan. Kami ingin tercipta keselarasan program yang dapat menjawab tantangan nyata di lapangan,” ujar Hartono sebagaimana disiarkan Humas Dinas Kominfo Pemkab Jombang. (*dan)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel layang.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sukses Turunkan Angka Pengangguran, Kabupaten Jombang Raih Penghargaan dan Insentif Rp 1 Miliar
Bertujuan Eliminasi TBC Pemkab Jombang Luncurkan Perbup, Setiap Warga Diminta Aktif Skrining
Dukung Sensus Ekonomi Nasional Pemkab Jombang Latih 1.217 Petugas
Urai Macet Mengkreng, Tiga Kepala Daerah Jajaki Skema Sharing Anggaran Flyover Rp 715 Miliar
Bupati Warsubi: Keluarga Kuat Jadi Fondasi Utama Pembangunan Jombang, Ini Juara Lomba Cipta Menu
DPRD Jombang Gelar Rapat Paripurna, Bupati Warsubi Sampaikan Nota Penjelasan Raperda Penyelenggaraan Jasa Kontruksi
Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30, Jombang Siap Bersinergi Wujudkan Asta Cita
Hasil Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintah Daerah, Jombang Peringkat Terbaik ke-4 Nasional

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 13:18 WIB

Sukses Turunkan Angka Pengangguran, Kabupaten Jombang Raih Penghargaan dan Insentif Rp 1 Miliar

Kamis, 4 Juni 2026 - 13:49 WIB

Bertujuan Eliminasi TBC Pemkab Jombang Luncurkan Perbup, Setiap Warga Diminta Aktif Skrining

Jumat, 29 Mei 2026 - 13:25 WIB

Dukung Sensus Ekonomi Nasional Pemkab Jombang Latih 1.217 Petugas

Kamis, 21 Mei 2026 - 10:51 WIB

Bupati Warsubi: Keluarga Kuat Jadi Fondasi Utama Pembangunan Jombang, Ini Juara Lomba Cipta Menu

Selasa, 12 Mei 2026 - 14:24 WIB

DPRD Jombang Gelar Rapat Paripurna, Bupati Warsubi Sampaikan Nota Penjelasan Raperda Penyelenggaraan Jasa Kontruksi

Berita Terbaru

Pembukaan dimulainya pelatihan petugas SE 2026 ini ditandai dengan pemukulan gong oleh Bupati Warsubi, didampingi jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jombang, Sekdakab Jombang Agus Purnomo S.H., M.Si, dan Kepala BPS Jombang Mouna Sri Wahyuni, S.Si., M.Si. Tampak hadir dalam kegiatan tersebut, para Kepala OPD terkait di lingkup Pemkab Jombang. Photo: Istimewa/Humas Dinas Kominfo Pemkab Jombang.

Pemerintahan

Dukung Sensus Ekonomi Nasional Pemkab Jombang Latih 1.217 Petugas

Jumat, 29 Mei 2026 - 13:25 WIB