Dishub Jombang Berangkatkan 300 Pemudik Balik Gratis ke Jabodetabek
Jombang, layang.co – Pemerintah Kabupaten Jombang melalui Dinas Perhubungan (Dishub) kembali menggelar program angkutan mudik dan balik Lebaran gratis tahun 2026.
Program ini menjadi salah satu upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan keselamatan transportasi sekaligus membantu masyarakat mengurangi biaya perjalanan.
Kegiatan ditandai dengan pemberangkatan secara seremonial yang dilakukan Wakil Bupati Jombang Salmanudin di halaman kantor Dishuh Jombang. Turut hadi memdampingi Sekdakab Jombang Agus Purnomo dan jajaran terkait, Kamis (26/03/2026).
Kadishub: Bertujuan Menekan Angka Kecelakaan dan Kemacetan
Kepala Dishub Jombang, Sugianto, menjelaskan program ini bertujuan menekan angka kecelakaan dan kemacetan selama arus mudik dan balik lebaran. Selain itu, program ini juga mempermudah warga Jombang yang bekerja di luar daerah, khususnya Jabodetabek, agar dapat pulang kampung serta kembali ke perantauan dengan aman dan terjangkau.
“Program ini juga membantu kami memetakan tujuan perjalanan masyarakat secara lebih akurat sebagai dasar kebijakan transportasi ke depan,” ujarnya.
Menggunakan 6 Bus dengan Kuota 300 Penumpang
Pelaksanaan angkutan mudik gratis sebelumnya telah digelar pada 15–16 Maret 2026 di Terminal Pulo Gebang, Jakarta, dengan rute Jakarta–Jombang. Sebanyak enam bus disiapkan dengan total kuota 300 penumpang.
Sementara itu, untuk arus balik, pemberangkatan dilakukan pada Kamis (26/3) menuju Terminal Pulo Gebang, Jakarta. Jumlah armada dan kuota yang disediakan sama, yakni enam bus dengan kapasitas 300 penumpang.
Sugianto menegaskan, seluruh armada telah melalui pengecekan lengkap Rampcheck hingga kelengkapan administrasi, termasuk surat kendaraan, kondisi teknis, hingga pemeriksaan kesehatan kru demi menjamin keselamatan penumpang.
“Keselamatan menjadi prioritas utama dalam penyelenggaraan program ini,” tegasnya.
Dibiayai APBD Dishub Rap 357 Juta
Program angkutan gratis ini dibiayai melalui APBD Dishub Jombang tahun 2026 dengan total anggaran sebesar Rp 357 juta.
Diwawancara terpisah, Kepala Bidang Angkutan Dishub Jombang Ari Bawa Tjahjadi menyampaikan, Pemkab Jombang melalui Dishub selalu rutin menyediakan program angkutan mudik dan balik lebaran gratis setiap tahun. Tujuannya, mengurangi kemacetan serta meningkatkan layanan untuk masyarakat Jombang.
”Ini juga sebagai upaya menekan angka angka kecelakaan lalu lintas,’’ papar dia.
Tidak Dipungut Biaya Sepersen pun
Selain itu, ia menegaskan program ini tidak dipungut biaya sepeserpun alias gratis. Sehingga masyarakat, dapat mengalihkan dana mereka untuk kebutuhan lainnya.
”Kami berharap program ini bisa bermanfaat untuk masyarakat Kabupaten Jombang,’’ pungkasnya.
Bupati Jombang: Program Ini Wujud Komitmen Pemda Memberikan Pelayanan
Sementara itu, Bupati Jombang Warsubi yang diwakili Wakil Bupati Salmanudin Yazid, menyampaikan program ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Ia juga menyampaikan bahwa para peserta arus balik akan menerima bingkisan setibanya di Jakarta.
“Kami berharap program ini bisa terus berlanjut setiap tahun dengan peningkatan kualitas layanan, kapasitas, dan rute agar semakin banyak masyarakat yang terbantu,” ujarnya.
Pemkab Jombang juga mengapresiasi dukungan berbagai pihak, termasuk swasta, yang turut berkontribusi dalam kegiatan ini.
Dengan adanya program ini, diharapkan masyarakat dapat melakukan perjalanan mudik dan balik dengan lebih aman, nyaman, dan terjangkau. (*dan)














