Pendopo Milik Rakyat, Abah untuk Semua: Bupati Warsubi Tegaskan Pendopo Terbuka untuk Warga

- Penulis

Sabtu, 14 Februari 2026 - 19:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Turut hadir dalam kegiatan di Pendopo Kabupaten Jombang,  Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Jombang Yuliati Nugrahani Warsubi, Wakil Bupati Jombang Salmanudin, S.Ag., M.Pd., beserta Ning Ema Erfina Salmanudin Yazid., Sekdakab Jombang Agus Purnomo S.H., M. Si., beserta Ketua DWP Kabupaten Jombang Lilik Agus Purnomo, serta asisten, staf ahli, dan kepala OPD terkait, Sabtu (14/2/2026).

Turut hadir dalam kegiatan di Pendopo Kabupaten Jombang, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Jombang Yuliati Nugrahani Warsubi, Wakil Bupati Jombang Salmanudin, S.Ag., M.Pd., beserta Ning Ema Erfina Salmanudin Yazid., Sekdakab Jombang Agus Purnomo S.H., M. Si., beserta Ketua DWP Kabupaten Jombang Lilik Agus Purnomo, serta asisten, staf ahli, dan kepala OPD terkait, Sabtu (14/2/2026).

Pendopo Milik Rakyat, Abah untuk Semua: Bupati Warsubi Tegaskan Pendopo Terbuka untuk Warga

Jombang, layang.co – Bupati Jombang Warsubi, S.H., M.Si., menegaskan komitmennya membuka Pendopo Kabupaten sebagai ruang bersama bagi masyarakat dalam acara “Pendopo Milik Rakyat, Abah untuk Semua” yang digelar di Pendopo Kabupaten Jombang, Sabtu (14/2/2026) pagi.

Bupati Warsubi menyampaikan bahwa program ini digagas untuk menjadikan pendopo sebagai ruang terbuka yang bisa diakses seluruh lapisan masyarakat.

“Pendopo bukan semata milik Bupati, Wakil Bupati, atau pemerintah daerah, melainkan milik seluruh warga Kabupaten Jombang, ” tegas Bupati Warsubi.

Acara “Pendopo Milik Rakyat, Abah untuk Semua” menjadi salah satu langkah konkret Pemerintah Kabupaten Jombang dalam membangun komunikasi yang lebih terbuka dan partisipatif dengan masyarakat.

Mengenal Lebih Dekat Fungsi dan Sejarah Pendopo

Melalui kegiatan ini, Pemkab Jombang juga membuka kesempatan seluas-luasnya bagi masyarakat, khususnya para pelajar, untuk mengenal lebih dekat fungsi dan nilai sejarah pendopo.

Menurut Bupati Warsubi, pendopo tidak hanya difungsikan sebagai tempat kegiatan seremonial pemerintahan, tetapi diharapkan menjadi “rumah besar” bagi warga Jombang.

Bupati menekankan, pentingnya menjadikan pendopo sebagai simbol keterbukaan, kebersamaan, dan kedekatan antara pemerintah dan masyarakat.

Warga Diharap Menjaga, Merawat dan Memaknai Pendopo

Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat menumbuhkan rasa memiliki di kalangan masyarakat. Dengan adanya rasa kepemilikan, warga diharapkan memiliki tanggung jawab bersama untuk menjaga, merawat, dan memaknai pendopo sebagai ruang publik yang inklusif dan berkelanjutan.

Baca Juga:  Bapemperda DPRD Jombang Bahas Dua Raperda Inisiatif

Wadah Ekpresi Potensi Siwa SD – SMA, Seniman Wayang Potehi

Adapun rangkaian acara diisi dengan room tour serta berbagai penampilan dari siswa SD hingga SMA yang turut memeriahkan suasana. Dalam kesempatan baik ini, seniman Wayang Potehi Gudo menampilkan pertunjukkan wayang yang memikat.

Toni Harsono selaku Ketua Yayasan Klenteng Hong San Kiong sekaligus pendiri museum Potehi Gudo juga memberikan edukasi mengenai sejarah dan prestasi Wayang Potehi Gudo yang berhasil tampil hingga tingkat internasional.

Bupati Ajak Masyarakat Lestarikan Budaya Jombang 

Dalam kesempatan ini, Bupati Warsubi mengajak seluruh masyarakat Jombang untuk ikut serta melestarikan budaya Jombang, salah satunya Wayang Potehi.

“Wayang Potehi ini salah satu warisan budaya kita, yang sudah ada pada tahun 1600 Masehi, jauh sebelum Indonesia Merdeka,” jelas Bupati Warsubi.

Dihadapan hadirin yang memeriahkan kegiatan ini, Bupati Warsubi mengucapkan terima kasih atas segala dukungan masyarakat Kabupaten Jombang. Sehingga Kabupaten Jombang sepanjang tahun 2025 berhasil mendapatkan 18 penghargaan.

Untuk itu, Bupati Warsubi mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bergandengan tangan memajukan Jombang, demi mewujudkan Jombang yang maju dan sejahtera untuk semua. (*dan)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel layang.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hari Pers Nasional 2026: Bupati Jombang Tekankan Pentingnya Pers Sehat, Strategis Adatif di Era Digitalisasi
Tiga Bupati Bahas Rencana Pembangunan Flyover Mengkreng, Titik Macet Terpadat
Gubernur Jatim Minta Kepala Daerah Waspadai Musim Kemarau, Kekeringan Ekstrem Bulan Agustus
Pemkab Jombang Terapkan WFH Setiap Hari Jum’at, Mulai 2 April 2026
Menteri PPPA Tinjau Sekolah Rakyat dan UPTD PPA di Jombang
Inspektorat Gelar Forum Konsultasi Publik untuk Evaluasi, Serap Aspirasi dan Perbaikan Kinerja
Wujudkan Wajah Kota yang Humanis, Pemkab Jombang Gelar “Kring Pagi” dan Penataan Parkir Motor Pelajar
Bupati Jombang Serahkan LKPD Unaudited 2025 ke BPJ Jawa Timur

Berita Terkait

Kamis, 9 April 2026 - 14:05 WIB

Hari Pers Nasional 2026: Bupati Jombang Tekankan Pentingnya Pers Sehat, Strategis Adatif di Era Digitalisasi

Kamis, 9 April 2026 - 12:11 WIB

Tiga Bupati Bahas Rencana Pembangunan Flyover Mengkreng, Titik Macet Terpadat

Rabu, 8 April 2026 - 10:59 WIB

Gubernur Jatim Minta Kepala Daerah Waspadai Musim Kemarau, Kekeringan Ekstrem Bulan Agustus

Selasa, 7 April 2026 - 12:29 WIB

Pemkab Jombang Terapkan WFH Setiap Hari Jum’at, Mulai 2 April 2026

Sabtu, 4 April 2026 - 14:46 WIB

Menteri PPPA Tinjau Sekolah Rakyat dan UPTD PPA di Jombang

Berita Terbaru

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang, Wor Windari (ketiga dari kiri), bersama tim dari Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Provinsi Jawa Timur melakukan monitoring langsung pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang SMP tahun 2026, Senin (6/4/2026).

Pendidikan

Kadis Dikbud Jombang Bersama BBPMP Jatim Pantau TKA Jenjang SMP

Senin, 6 Apr 2026 - 12:01 WIB