Upaya Capai Target 10 Besar Porprov Jatim 2027, KONI Jombang Kolaborasi dengan UNESA Suport Manajemen Tata Kelola Organisasi dan Kinerja Pelatih-Atlet

- Penulis

Sabtu, 25 Oktober 2025 - 13:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Photo bersama: Usai dilakukan penandatanganan MoU antara KONI Kabupaten Jombang dengan Prodi S-1 MANOR UNESA para pimpinan phto bersama, dari kiri: Bayu Ristiawan, S.Pd., M.Ed, Drs Tomy Wahyudi, M.Pd (Sekretaris KONI Jombang), Sumarsono, S.Pd. MM (Ketum KONI Jombang), Eva Ferdita Yuhantini, S.Pd., M.Kes., Lutfhi Abdil Khuddus, S.Pd., M.Pd., Suryanto Agung Prabowo, S.Pd., M.Pd, Jum’at (24/10/2025).

Photo bersama: Usai dilakukan penandatanganan MoU antara KONI Kabupaten Jombang dengan Prodi S-1 MANOR UNESA para pimpinan phto bersama, dari kiri: Bayu Ristiawan, S.Pd., M.Ed, Drs Tomy Wahyudi, M.Pd (Sekretaris KONI Jombang), Sumarsono, S.Pd. MM (Ketum KONI Jombang), Eva Ferdita Yuhantini, S.Pd., M.Kes., Lutfhi Abdil Khuddus, S.Pd., M.Pd., Suryanto Agung Prabowo, S.Pd., M.Pd, Jum’at (24/10/2025).

Upaya Capai Target 10 Besar Porprov Jatim 2027, KONI Jombang Kolaborasi dengan UNESA Suport Manajemen Tata Kelola Organisasi dan Kinerja Pelatih-Atlet

Jombang, layang.co – Sebagai bentuk upaya peningkatan prestasi menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) Jatim X tahun 2027 di Surabaya, KONI Kabupaten Jombang berkolaborasi dengan Tim Dosen S1 Manajemen Olahraga (MANOR) Universitas Negeri Surabaya (UNESA).

Kolaborasi ini bertujuan untuk meningkatkan kinerja cabang olahraga meliputi dinamika sumber daya pelatih, atlet, strategi pembinaan, membidik peluang untuk meraih target prestasi atas potensi yang dimiliki.

Upaya ini bertujuan mewujudkan capaian target Kabupaten Jombang masuk 10 besar.  Kegiatan ini, menyikapi permintaan Bupati Jombang Drs H Warsubi, SH., M.Si merespon kesuksesan kontingen Kabupaten Jombang meraih urutan 13 Porprov 2025, dengan koleksi 21 emas, 22 perak, 39 perunggu. Respon positif ini memperhatikan capain Kabupaten sejauh ini berada diurutan 20-an dari 38 kab/kota di Jatim.

Hasil pertemuan Pengurus KONI dengan Kadisporapar ke Bupati-Wakil Bupati, pada suatu kesempatan pasca pelaksanaan Porprov IX, dipesankan, Bupati targetkan pada Porprov 2027 Kabupaten Jombang bisa merangsek ke urutan 10 besar.

“Upaya KONI ini menyusul langkah cepat Bupati mencairkan bonus prestasi bersamaan peringatan hari Jadi Pemkab Jombang 2025. Diterimakan kepada atlet Rp 30 juta untuk emas, Rp 20 juta untuk Perak, Rp 10 juta untuk perunggu, untuk pelatih senilai 50 persennya,” terang Ketua Umum KONI Kabupaten Jombang, Sumarsono, S.Pd. MM saat memberikan sambutan ketika penandatanganan  MoU dengan Koordinator Prodi S-1 Manajemen Olahraga (Manor) Fakultas Ilmu Kepelatihan dan Kesehatan, Eva Ferdita Yuhantini, S.Pd., M.Kes.

Hadir dan mengikuti jalannya kegiatan bertempat di ruang rapat KONI di GOR Merdeka Jombang, Jum’at (24/10/2025),  Pengurus KONI Kabupaten Jombang, Ketua/Pengurus/Pelatih Cabor anggota KONI, Ketua Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Unesa, Lutfhi Abdil Khuddus, S.Pd., M.Pd.

Bayu Ristiawan menyampaikan materi

Kolaborasi dilakukan dalam bentuk seminar. Materi, disampaikan oleh tentang “Tata Kelola Organisasi Cabang Olahraga”, dan oleh Suryanto Agung Prabowo, S.Pd., M.Pd tentang “Peluang Pengembangan Industri Keolahragaan”.

Disampaikan oleh Bayu Ristiawan, tata kelola organisasi olahraga sangat penting, dengan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan profesionalisme, agar cabor beroperasi efektif, efisien dan berintegrasi. Maka, pelatih harus memiliki panduan konkret dalam mengelola organisasi olahraga secara sistematis selaras dengan visi KONI.

“Visi harus seirama, untuk mencapai target yang diinginkan bersama,” tandas Bayu.

Penerapannya harus sesuai regulasi Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2022 tentang Keolahragaan dan peraturan pelaksana dari Kemenpora, yang mengatur struktur, tanggung jawab, dan pembinaan olahraga.

Baca Juga:  Awal Tahun PTMSI Cetak Petenis Meja Berpotensi Medali Usia SD-SMA
Ketua/Pengurus Cabor

Membagi tugas dan tanggung jawab secara tegas antara ketua, sekretaris, bendahara, pelatih, dan bidang-bidang teknis untuk menghingdari tumpang tindih peran.

“Pencatatan keuangan harus transparan dan terverifikasi,” sarannya.

Sistem komunikasi dua arah antara pengurus, pelatih, dan anggota, serta evaluasi kinerja berbasis data dan target prestasi sangat penting, imbuhnya.

                                      Pelatih sebagai manajer teknis

Pelatih sebagai Manajer Teknis: Bertanggung jawab memastikan program latihan sesuai visi organisasi dan berbasis data prestasi atlet; menjaga etika dan profesionalisme dalam pembinaan.

Pengurus sebagai Pengarah Strategis: Mengatur kebijakan, keuangan, dan hubungan eksternal organisasi agar mendukung kebutuhan teknis pelatih dan atlet secara berkesinambungan.

Kolaborasi dan Komunikasi Efektif: Membangun koordinasi yang kuat antara bidang teknis dan administratif guna memastikan keputusan organisasi tepat waktu dan berorientasi hasil.

Peningkatan Kapasitas SDM: Mendorong pelatihan manajerial, kepemimpinan, dan literasi digital bagipelatih dan pengurus untuk memperkuat tata kelola modern.

                                            Industri keolahragaan

Sedangkan Suryanto Agung Prabowo menyampaikan, peluang pengembangan industri keolahragaan harus diupayakan menuju sektor ekonomi yang memproduksi barang, jasa, acara, dan layanan olahraga dengan tujuan meningkatkan nilai tambah, meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mendukung prestasi olahraga.

Manfaat industri olahraga, katanya, bisa meningkatkan perekonomian nasional, membuka lapangan kerja di bidang event organizer, apparel, media, gym, dan e-sports. Mendukung sektor lain, seperti pariwisata, kuliner dan hiburan, juga meningkatkan kesehatan masyarakat dengan akses olahraga yang lebih mudah.

“Tantangan industri olahraga, infrastruktur olahraga belum merata, kurangnya investasi dan dukungan, lemahnya strategi pemasaran, persepsi masyarakat masih melihat olahraga hanya sebagai bisnis profit. Untuk itu, sinergi pemerintah, swasta, dan masyarakat dalam mengembangkan budaya olahraga perlu dibangun,” paparnya.

Suryanto menyimpulkan, industri olahraga adalah sektor strategis yang menggabungkan ekonomi dan prestasi. Memiliki potensi besar untuk meningkatkan perekonomian nasional dan kualitas hidup masyarakat. Dengan dukungan semua pihak, industri olahraga dapat menjadi penggerak pembangunan dan citra bangsa di dunia internasional, tutupnya. (dan)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel layang.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PORKAB Pickleball untuk Pemasalan dan Jaring Atlet Potensi Medali PORPROV 2027
Gerak Jalan ROJO Tempuh Jarak 18 KM Tahun 2026 Diikuti 162 Peserta, Cerminkan Perjuangan Pantang Menyerah
Jombang Open Pencak Silat 2026 di GOR Merdeka Diikuti 550 Atlet
Semarakkan HUT RI ke-81 RI, Pemkab Jombang Gelar PORKAB 2026 untuk Pererat Kebersamaan ASN
Kejurprov Renang Junior Piala Gubernur Jatim, Jombang Kirim 12 Atlet, Boyong 10 Medali
Kapten Purn Suatmadi Kembali Pimpin Cabor Petanque Masa Bakti 2026 – 2030
Tujuh Atlet IBCA-MMA Jombang Sabet 7 Medali Dari Piala Wali Kota Madiun
Pemain Nasional, Internasional Meriahkan Kejuaraan Bola Voli Kapolres Cup Jombang 2026, Ini Juaranya

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 14:18 WIB

PORKAB Pickleball untuk Pemasalan dan Jaring Atlet Potensi Medali PORPROV 2027

Minggu, 9 Agustus 2026 - 13:16 WIB

Gerak Jalan ROJO Tempuh Jarak 18 KM Tahun 2026 Diikuti 162 Peserta, Cerminkan Perjuangan Pantang Menyerah

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 14:04 WIB

Jombang Open Pencak Silat 2026 di GOR Merdeka Diikuti 550 Atlet

Kamis, 6 Agustus 2026 - 12:00 WIB

Semarakkan HUT RI ke-81 RI, Pemkab Jombang Gelar PORKAB 2026 untuk Pererat Kebersamaan ASN

Senin, 3 Agustus 2026 - 12:41 WIB

Kejurprov Renang Junior Piala Gubernur Jatim, Jombang Kirim 12 Atlet, Boyong 10 Medali

Berita Terbaru