Gubernur Jawa Timur Minta Bupati Berkoordinasi dengan Pengusaha di Jombang Jangan Ada yang Melakukan PHK

- Penulis

Kamis, 6 Maret 2025 - 14:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa ketika menyampaikan sambutan pada rapat paripurna sertijab jabatan dari Pj Bupati ke Bupati-Wakil Bupati Jombang periode 2025-2030, Rabu (5/3/2025) malam.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa ketika menyampaikan sambutan pada rapat paripurna sertijab jabatan dari Pj Bupati ke Bupati-Wakil Bupati Jombang periode 2025-2030, Rabu (5/3/2025) malam.

Gubernur Jawa Timur Minta Bupati Berkoordinasi dengan Pengusaha di Jombang Jangan Ada yang Melakukan PHK

Jombang, layang.co – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parwansa minta kepada Bupati dan Wakil Bupati Jombang untuk melakukan komunikasi-koordinasi dengan pelaku usaha, dunia industri di Kabupaten Jombang, untuk tidak sampai melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) meski pemerintah sedang efisiensi anggaran.

“Pak Bupati, Pak Wakil Bupati, ada sejumlah sektor usaha di Kabupaten Jombang yang tumbuh, namun ada pula yang sedang mengalami penurunan. Tolong dilakukan komunikasi dengan dunia usaha, dunia industri, jangan ada yang melakukan PHK. Kalau terpaksa produktitasnya sedang turun, tolong diatur jam kerja atau hari kerjanya, jangan ada PHK,” pinta Gubernur.

Perihal tersebut disampaikan Gubernur Jawa Timur saat memberikan sambutan pada serah terima jabatan Bupati Drs H Warsubi SH., M.Si  dan Wakil Bupati Jombang M Salmanudin Yazid, S.Ag, M.Pd dari Pj Bupati Teguh Narutomo, pada rapat paripurna DPRD Kabupaten Jombang, Rabu (5/3/2025) malam.

Gubernur menyebut pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Jombang cukup bagus diatas rata-rata provinsi dan diatas rata-rata nasional, begitu pula tingkat pengangguran terbuka (TPT) di Kabupaten Jombang sangat bagus, lebih rendah dari rata-rata Provinsi dan jauh lebih rendah dari rata-rata Nasional.

Gubernur menyampaikan untuk mengukur yang disebut negara maju oleh dunia, adalah apabila standart kemiskinan tidak lebih dari 2 persen, minimum growth 9 persen, indek pembangunan manusia (IPM) mencapai  85 persen, incam perkapita 13.000 US dolar.

Baca Juga:  3.636 Warga Mendapat Beras 5 Kg dan Uang Rp 100 Ribu Dari Pemkab Jombang

Sementara ini pertumbuhan ekonomi, Kabupaten Jombang diatas rata-rata provinsi dan di atas rata-rata nasional. Ada beberapa sektor usaha yang tumbuh di Kabupaten Jombang. “Jangan ada PHK,” tandasnya.

Gubernur Khofifah (kiri) bersama Pimpinan DPRD Kabupaten Jombang, dari kiri: Ketua DPRD Hadi Atmaji, Wakil Ketua Donny Anggun (F-FDI), Wakil Ketua Octadella Bilytha Permatasari (F-Gerindra), Wakil Ketua M Syarif Hidayatulloh (F-Demokrat) menyimak secara seksama visi misi Bupati Jombang pada rapat paripurna.

Belakangan ini sektor ekonomi se-Pulau Jawa sedang mengalami deflasi. Di Jawa Timur deflasi terjadi paling rendah yakni 0.013 persen.

“IPM negara disebut maju apabila IPM 85 persen. Di Jawa Timur IPM mendekati 85 persen, di Jawa Timur, daerah yang IPM mendekati 85 persen terjadi di Kota Surabaya, Malang, Madiun. Sedangkan diluar Jawa Timur, seperti Bandung, Batam, DKI dan kota besar lainnya.

“Inflasi harus dikendalikan, mitigasi harus dilakukan agar masyarakat tetap memiliki daya beli yang memadai, untuk itu harus dilakukan koordinasi dengan BPS (Badan Pusat Statistik), secara intensif, agar mengetahui kenaikan harga, bukan setelah angka inflasi keluar baru melakukan koordinasi dengan BPS,” pesan Gubernur, yang mengutarakan hal yang pernah dilakukan pada masa jabatan periode pertama sebagai Gubernur Jawa Timur.

Untuk itu, Gubernur menyebut, agar visi misi Bupati-Wakil Bupati dalam lima tahun ke depan bisa dikerucutkan ke program realisasi prioritas, yang sinergi dengan program pembangunan ekonomi kerakyatan. (dan)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel layang.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dukung Muktamar NU, Presiden Prabowo Bantu 200 Becak Listrik, tidak Boleh Mungut Ongkos, tidak Boleh Dijual, Tiap Hari Dikasih Upah Rp 150 Ribu
Sambut Muktamar ke-35 NU  di Jombang Satpol PP dan Gabungan Bagikan Kerudung dan Edukasi Ketertiban
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Momentum Kondusifitas Menuju Muktamar ke-35 NU di Jombang
Pelayanan Publik Polres Jombang, Kembali Raih Penghargaan Predikat Prima A dari Kapolri
Diskominfo Jombang Edukasi Civitas Akademika Undar Manfaatkan SP4N-LAPOR
Bupati Warsubi Tinjau Lokasi Pembukaan Muktamar NU di Lapangan Untung Suropati, Serukan Kepala OPD Totalitas Dukung Persiapan
Gemarikan 2026 di Tembelang: Komitmen Pemkab Jombang Perkuat Gizi Anak dan Ketahanan Pangan Sejak Dini
Jembatan Putus di Kedungdendeng Plandaan Mulai Dibangun

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 14:56 WIB

Dukung Muktamar NU, Presiden Prabowo Bantu 200 Becak Listrik, tidak Boleh Mungut Ongkos, tidak Boleh Dijual, Tiap Hari Dikasih Upah Rp 150 Ribu

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:47 WIB

Sambut Muktamar ke-35 NU  di Jombang Satpol PP dan Gabungan Bagikan Kerudung dan Edukasi Ketertiban

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:24 WIB

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Momentum Kondusifitas Menuju Muktamar ke-35 NU di Jombang

Jumat, 21 Agustus 2026 - 14:37 WIB

Pelayanan Publik Polres Jombang, Kembali Raih Penghargaan Predikat Prima A dari Kapolri

Jumat, 21 Agustus 2026 - 13:06 WIB

Diskominfo Jombang Edukasi Civitas Akademika Undar Manfaatkan SP4N-LAPOR

Berita Terbaru

Ketua Cabor Akuatik Indonesia Kabupaten Jombang Drs Anang Masruchin, M.Si (kanan) didampingi Pengurus IA Jombang photo bersama atlet peraih medali terbaik pada kelompok usia sembari menunjukkan hadiah uang pembinaan.

Olahraga

AI Jombang Komitmen Wujudkan Estafet Bintang Medali Renang

Senin, 24 Agu 2026 - 15:06 WIB