Kadis Dikbud: Seleksi Pembimbing Mulok SMP di Jombang Sesuai Pengajuan Sekolah

- Penulis

Jumat, 22 Maret 2024 - 15:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Proses seleksi Tenaga Pembimbing Mulok Keagamaan dan Diniyah berlangsung di Aula 3 Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang.

Proses seleksi Tenaga Pembimbing Mulok Keagamaan dan Diniyah berlangsung di Aula 3 Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang.

Kadis Dikbud: Seleksi Pembimbing Mulok SMP di Jombang Sesuai Pengajuan Sekolah

Jombang, layang.co – Sistem pelaksanaan seleksti tenaga Pembimbing mata pelajaran muatan local (Mulok) lingkup Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang sesuai kebutuhan yang diajukan masing-masing sekolah SMP.

Seleksi itu, utamanya untuk Mulok Keagamaan maupun Diniyah. Dalam setahun dilaksanakan dua kali, yakni pada Bulan Desember dan Bulan Juni.

“Seleksi melihat analisis kebutuhan yang diajukan oleh masing-masing sekolah. Biasanya dilakukan dua kali dalam setahun,” kata Senen, S.Sos., M.Si Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang, Ketika dikonfirmasi awak media, kemarin.

Senen, mantan Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Pemkab Jombang menerangkan, seleksi bulan Desember dilakukan untuk memenuhi kebutuhan Pembimbing pada semester genap, sedangkan seleksi Juni untuk memenuhi kebutuhan di semester ganjil.

Sebelum seleksi dilakukan, katanya, terlebih dulu dinas melakukan pemetaan. Jika ada Pembimbing yang jamnya masih minim, dan lokasinya berdekatan, maka  akan dilakukan kerjasama antara dua SMP tersebut. Namun, jika tidak memungkinkan dilakukan MoU maka seleksi akan dilakukan.

“Kita upayakan MoU dulu, agar bisa memaksimalkan tenaga yang ada, dan lebih mensejahterakan Pembimbing,” jelasnya.

Senen menyebut,  tenaga Pembimbing mulok mendapatkan gaji dari jam mengajar yang dilakukan. Kekurangan Pembimbing biasanya banyak terjadi di SMP swasta, yang jumlah kelasnya sedikit, sehingga jam mengajar Pembimbing tak maksimal, bebernya.

Baca Juga:  Masa Pandemi Covid-19 Guru Harus Aktif Inovatif

“Kalau di satu sekolah hanya tiga kelas, yaitu kelas 7, 8 dan 9. Artinya hanya mendapatkan gaji enam jam mengajar dalam seminggu, padahal idealnya 24 jam, maka akan kami jembatani MoU dengan sekolah yang kekurangan,” jelasnya.

Senen merincikan, saat ini jumlah Pembimbing mulok keagamaan SMP ada 279 orang dan pendidikan diniyah 156 orang.

Desember tahun lalu, Dinas P dan K melakukan seleksi kepada 23 Pembimbing muatan lokal keagamaan, dan 20 orang pendidikan diniyah. Seluruhnya dinyatakan lolos, dan mulai bertugas mengajar 2 Januari.

Disampaikan olehnya, setelah program mulok dilaksanakan 2017 lalu, Pembimbing yang sekarang relatif kerasan. Ada kejadian, mundurnya Pembimbing karena menikah, penempatan jauh dari rumah, hingga mendapatkan pekerjaan dengan gaji lebih banyak.

“Sekarang, Pembimbing diprioritaskan yang rumahnya dekat dengan SMP sekitar. Satuan pendidikan diizinkan untuk melakukan rekrutmen guru, dan mengajukannya ke dinas,” tandasnya.

Makanya, sekarang lebih awet karena rumahnya tidak terlalu jauh dari sekolah, dan biasanya atas usulan sekolah sendiri itu. Tapi tetap ada uji kompetensi yang dilaksanakan oleh tim Dinas,” pungkasnya. (dan)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel layang.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pastikan Tepat Sasaran, Sekdakab Jombang Pimpin Validasi Faktual ‘Seklah Rakyat’ Kuota 270 untuk SD, SMP dan SMA
Hari Pers Nasional 2026: Bupati Jombang Tekankan Pentingnya Pers Sehat, Strategis Adatif di Era Digitalisasi
Kadis Dikbud Jombang Bersama BBPMP Jatim Pantau TKA Jenjang SMP
Kadis Dikbud Jombang Bersama BBPMP Jatim Monitoring  TKA Jenjang SMP
Ini Kesempatan, Sekolah-Sekolah Mulai Mencari Guru Pembina Keagamaan
Jelang TKA 2026 Disdikbud Gelar Rakor dengan Kasek SMP se-Kabupaten Jombang
Heeemm…Ada Kabar Baik Bagi Guru Mulok, Perbup Honor Pembimbing Mulok Sudah Diteken Bupati
Upaya Mendorong Penyerapan Tenaga Kerja, UNDAR Buka Kelas Bahasa Jepang dan Mandarin, Sudah MoU dengan PJTKI

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 12:11 WIB

Pastikan Tepat Sasaran, Sekdakab Jombang Pimpin Validasi Faktual ‘Seklah Rakyat’ Kuota 270 untuk SD, SMP dan SMA

Kamis, 9 April 2026 - 14:05 WIB

Hari Pers Nasional 2026: Bupati Jombang Tekankan Pentingnya Pers Sehat, Strategis Adatif di Era Digitalisasi

Senin, 6 April 2026 - 12:01 WIB

Kadis Dikbud Jombang Bersama BBPMP Jatim Pantau TKA Jenjang SMP

Senin, 6 April 2026 - 11:44 WIB

Kadis Dikbud Jombang Bersama BBPMP Jatim Monitoring  TKA Jenjang SMP

Rabu, 1 April 2026 - 14:24 WIB

Ini Kesempatan, Sekolah-Sekolah Mulai Mencari Guru Pembina Keagamaan

Berita Terbaru