BNPP Sarankan Pemkab Jombang Kerjasama dengan PT untuk Lakukan Kajian Tanah Gerak di Wonosalam

- Penulis

Rabu, 13 Maret 2024 - 14:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pj Bupati Jombang Sugiat mendampingi tim BPNN meninjau kawasan wilayah yang terdampak bencana tanah gerak di Desa Sambirejo, Kecamatan Wonosalam.

Pj Bupati Jombang Sugiat mendampingi tim BPNN meninjau kawasan wilayah yang terdampak bencana tanah gerak di Desa Sambirejo, Kecamatan Wonosalam.

BNPP Sarankan Pemkab Jombang Kerjasama dengan PT untuk Lakukan Kajian Tanah Gerak di Wonosalam

Jombang, layang.co – Direktur Dukungan Sumber Daya Darurat BNPB, Agus Riyanto, S.T., M.M. menyampaikan agar Pemerintah Kabupaten Jombang  segera bekerjasama dengan Perguruan Tinggi untuk melakukan kajian lebih lanjut, terkait kondisi tanah bergerak.

“Hasil kajian sebagai bahan untuk mengambil kebijakan. BNPB siap memberikan bantuan stimulan, jika opsinya relokasi,” kata Agus Riyanto dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Penanganan Darurat Bencana Banjir dan Tanah Bergerak, di Kabupaten Jombang digelar di ruang rapat Swagata Jombang, Jawa Timur pada Selasa (12/03/2024) pagi.

Lebih lanjut dia menyarankan, upaya penanganan warga terdampak tanah gerak, diantaranya, relokasi lebih baik. Meski tidak mudah harus ada ketersediaan lahan.

“Kadang masyarakat tidak mau pindah jauh-jauh dan mereka punya lahan mandiri,” ungkapnya.

Disampaikan Agus Riyanto, apabila lahan milik sendiri, nanti mungkin atas usulan Pemerintah Daerah kami pun nanti bisa  membantu untuk stimulan rumah.

Baca Juga:  Jombang Cantik Tanpa Sampah Plastik

“Skema kami stimulan bantuan rumah. Tapi kalau memang dari Kabupaten sudah ada anggarannya, kami siap seperti beberapa daerah lainnya,” ucapnya.

Stimulan rumah itu, katanya,  bukan penggantian rumah seperti asuransi. Namun luasan dan besaran rumahnya sudah ditentukan. Itu jika memang opsinya relokasi, terangnya.

Pj Bupati Jombang Sugiat pada rakor tersebut melaporkan kondisi terkini di wilayah Kabupaten Jombang yang memerlukan perhatian dan tindakan bersama, akibat terjadinya bencana gerakan tanah di Dukuh Sumberlamong, Dusun Jumok, Desa Sambirejo, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang, yang merusak 12 rumah warga dan memaksa 11 kepala keluarga dengan 34 jiwa untuk mengungsi.

Selain itu, retakan tanah sepanjang 100 meter di Dukuh Banturejo, Dusun Jumok, Desa Sambirejo, juga mengancam 42 rumah dengan 117 jiwa. Selanjutnya, di Desa Ngampungan, Kecamatan Bareng, telah terjadi longsor yang menyebabkan rusaknya 4 hektar perkebunan masyarakat. (*dan)

Komentar ditutup.

Follow WhatsApp Channel layang.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

11.720 Orang Buruh Tani dan Buruh Pabrik Rokok Menerima BLT DBHCHT Tahun 2026 Senilai Rp 800.000
Jombang Optimis Tembus Target Investasi Rp 2,56 Triliun di Tahun 2026
Jombang Archive Awards 2026: Untuk Ngukur Kinerja Tertib Arsip dan Digital
10 KDAW Dilantik, Ini Pesan Bupati Jombang Jelang Pilkades Serentak 2027
Rapat Paripurna DPRD Jombang Penyampaian Jawaban Bupati Terkait Raperda Penyelenggaraan Jasa Konstruksi
DPRD Jombang Gelar Rapat Paripurna Paparan Bupati Warsubi tentang Pertanggunjawaban APBD 2025 Terkait Rancangan Raperda 2025
Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Pemkab Jombang Gelar Aksi Bersih Pasar Hingga “Rampok Kresek”
Sukses Turunkan Angka Pengangguran, Kabupaten Jombang Raih Penghargaan dan Insentif Rp 1 Miliar

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 15:03 WIB

11.720 Orang Buruh Tani dan Buruh Pabrik Rokok Menerima BLT DBHCHT Tahun 2026 Senilai Rp 800.000

Rabu, 24 Juni 2026 - 13:26 WIB

Jombang Archive Awards 2026: Untuk Ngukur Kinerja Tertib Arsip dan Digital

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:12 WIB

10 KDAW Dilantik, Ini Pesan Bupati Jombang Jelang Pilkades Serentak 2027

Selasa, 9 Juni 2026 - 09:59 WIB

Rapat Paripurna DPRD Jombang Penyampaian Jawaban Bupati Terkait Raperda Penyelenggaraan Jasa Konstruksi

Senin, 8 Juni 2026 - 15:47 WIB

DPRD Jombang Gelar Rapat Paripurna Paparan Bupati Warsubi tentang Pertanggunjawaban APBD 2025 Terkait Rancangan Raperda 2025

Berita Terbaru