Menjelang Idul Adha 1441 H Dinas Peternakan Jombang Nyisir Lapak, Hewan Kurban Dalam Kondisi Sehat

- Penulis

Jumat, 24 Juli 2020 - 07:25 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

📰 Pasang Iklan Murah di Layang.co!
Pasang Sekarang

Kepala Dinas Peternakan Jombang, Imam Sutrisno, SH., MM, (putih/kanan) Memeriksa Kesehatan Ternak untuk Hewan Kurban Idul Adha 1441H/2020.

Kepala Dinas Peternakan Jombang, Imam Sutrisno, SH., MM, (putih/kanan) Memeriksa Kesehatan Ternak untuk Hewan Kurban Idul Adha 1441H/2020.

Menjelang Idul Adha 1441 H Dinas Peternakan Nyisir Lapak, Hewan Kurban Dalam Kondisi Sehat

Jombang, layang.co – Tahap awal atau hari pertama pemantauan kondisi hewan ternak yang diperdagangkan di lapak/bedak di wilayah Kecamatan Jombang Kota masih nyaman. Belum ada problem. Hewan yang sedianya disembelih  untuk hari raya kurban, Idul Adha 1441 Hijriyah dalam keadaan sehat dan stok cukup.

Penyisiran dalam rangka memeriksa kesehatan hewan ternak itu dipimpin oleh Kepala Dinas Peternakan, Imam Sutrisno, SH., M.M., Kamis kemarin bersama Bidang Kesehatan Hewan (Keswan) yang beranggotakan drh Wihdatul Aisyah, drh Aziz Daryanto, drh Fedi Widayanto, dan M Ilham itu mendatangi tiga titik lokasi penjualan ditepi jalan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Alhamdulillah, hasil pemeriksaan sangat baik. Pedagang memelihara ternak dagangannya dengan baik. Dari 3 titik lokasi diperoleh hasil 76 ekor sapi, 115 ekor kambing, dan 28 ekor domba dalam kondisi sehat, tidak ada masalah,” jelas Imam Sutrisno mantan Kadisporabudpar  kepada layang.co, Jum’at (24/7).

Baca Juga:  Gebyar Panen Semangka Benih Bintang Asia, Petani Sejahtera, Banjir Hadiah Aneka Saprotan

Kegiatan pengawasan berikutnya diagendakan tanggal 27 dan 29 Juli  menyusul akan bertambahnya, stok hewan ternak mendekati hari raya kurban. Pengawasan akan dilakukan oleh Tim Bidang Keswan dan petugas P4H/penanggungjawab masing-masing kecamatan bersama unsur Kepolisi dan Kodim setempat.

Kegiatan ini untuk memberikan kepastian, agar masyarakat bisa mendapatkan ternak kurban  dengan produk daging berkualitas yang ASUH (Aman, Sehat, Utuh dan Halal). Sesuai kondisi riil dilapangan yakni  hewan dalam kondisi sehat, tidak cacat, jantan (testis lengkap dan simetris), cukup umur. Kambing/domba diatas satu tahun, sapi diatas 2 tahun.

Imam Sutrisno berpesan,  seluruh pelaku yang terlibat dalam proses kegiatan hewan kurban, tetap memperhatikan dan mengikuti protokol kesehatan, minimal mengenakan masker.  Selain menggunakan peralatan yang steril, higienes, cuci tangan dan jaga jarak.

“Tolong diupayakan menjaga jarak. Physichal distanching, karena pandemi Covid-19 belum berakhir,” pinta Imam Sutrisno, mantan Kasatpol PP ini. (dan)

 

Berita Terkait

Dampak Perubahan Iklim, Dinas Pertanian Jombang Perluas Asuransi Usaha Tani 800 Hektare
Disperta Jombang Targetkan Bongkar Ratoon 3.200 Ha Tahun 2026, Baru Tercapai 54 Persen
Menilai Jombang Berhasil Kelola Potensi Cengkeh, Pemkot Prabumulih Studi Tiru Budidaya Cengkeh di Wonosalam
Kenduri Buah Durian Wonosalam Tahun 2026 Ditiadakan, Ini Alasannya
Tahun 2026, Kuota Asuransi Usaha Tani Padi di Jombang Menurun, Klaim Gagal Panen Rp 6 Juta per Hektar
Dukung Swasembada Pangan, Sumardi Anggota DPRD Jatim Serahkan Bantuan Kombi untuk Petani Dusun Kandangsapi, Desa Kedungbetik, Kesamben – Jombang
Jombang Tanamn 500 Pohon dan Tebar 1.200 Benih Ikan, Wujudkan Ekoteologi dalam Peringatan HMPI dan HAB Kemenag ke-80
Semangat Petani Tebu: Bongkar Ratoon, Merawat Harapan Swasembada Gula Nasional 2028

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 10:11 WIB

Dampak Perubahan Iklim, Dinas Pertanian Jombang Perluas Asuransi Usaha Tani 800 Hektare

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:09 WIB

Disperta Jombang Targetkan Bongkar Ratoon 3.200 Ha Tahun 2026, Baru Tercapai 54 Persen

Jumat, 5 Juni 2026 - 11:55 WIB

Menilai Jombang Berhasil Kelola Potensi Cengkeh, Pemkot Prabumulih Studi Tiru Budidaya Cengkeh di Wonosalam

Jumat, 20 Februari 2026 - 10:41 WIB

Kenduri Buah Durian Wonosalam Tahun 2026 Ditiadakan, Ini Alasannya

Rabu, 28 Januari 2026 - 16:07 WIB

Tahun 2026, Kuota Asuransi Usaha Tani Padi di Jombang Menurun, Klaim Gagal Panen Rp 6 Juta per Hektar

Berita Terbaru