Jumlah Penerima BLT Tahap 2 Warga Watudakon, Kesamben Jombang Susut 5 KPM

0
482
Didampingi Babinsa Much Anas, Kades Watudakon Suharto Menyerahkan Uang BLT Kepada Warganya, Selasa (7/7/2020).

Jumlah Penerima BLT Tahap 2 Warga Watudakon, Kesamben Jombang Susut 5 KPM

Jombang, layang.co – Sebanyak 354 warga Desa Watudakon Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang, Selasa (7/7) kemarin menerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) tahap dua sebesar Rp 200 ribu, bersumber APBD Provinsi Jawa Timur

Jumlah penerima sebanyak itu mengalami penurunan lima Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dibanding banyaknya penerima pada tahap pertama, yang jumlahnya 359 orang. Penurunan tersebut  karena ada yang doble pada sumber anggaran lainnya.

“Lima KPM sudah menerima BLT pada kelompok PKH dan BPNT. Sesuai aturan, KPM tidak dibenarkan menerima BLT doble, karena masih ada warga lain yang belum mendapatkan. Kami koordinasi dengan Dinas Sosial, bisa dialihkan pada orang lain yang belum menerima,” ungkap Kepala Desa Watudakon, Suharto, S.Sos., S.T.

Petugas dari Bank Jombang Dibantu Karang Taruna Desa Watudakon Melayani Pencairan BLT APBD Provinsi Tahap 2 @ Rp 200 ribu.

Dijelaskan oleh Suharto, jumlah penerima BLT di Desa Watudakon total sebanyak 1.642 KPM. Diantaranya BLT Rp 200 ribu bersumnber dari APBD Kabupaten Jombang sebanyak 882 KPM, Kemensos Rp 600 ribu pada tahap kedua 70 KPM. Kemudian pada tahap ketiga BLT Kemensos bertambah satu orang menjadi 71 pada saat penerimaan BLT ke tiga mendatang.

Selain itu terdapat 153 KPM yang secara rutin tiap bulan mendapat BLT dari dana PKH dan BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai) berupa sembako. Sedangkan yang mendapat BLT Rp 600 ribu yang bersumber dari Dana Desa sebanyak 182 KPM.

“Hampir 85% warga kami memperoleh BLT dari berbagai jenis sumber anggaran. Pada tahap ketiga  ada tambahan 49 KPM, berdasarkan kuota dari Dinsos,” tukas Suharto.

Kades berharap, warga membelanjakan uang BLT sesuai kebutuhan, agar bisa memberi syafaat tepat guna, mengingat sementara ini, pola kehidupan normal baru belum bisa berjalan dan aktifitas kegiatan ekonomi masih terbatas. (dan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here