Gereja Allah Baik Bersinergi dengan Pemdes Sambongdukuh Undang Masyarakat Jombang Berobat Gratis

- Penulis

Rabu, 18 Juni 2025 - 23:43 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

đź“° Pasang Iklan Murah di Layang.co!
Pasang Sekarang

Warga masyarakat Kota Jombang dari berbagai unsur, Rabu (18/6/2025) pagi hingga siang mengantri mengikuti pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis di tempat Gedung Gereja Allah Baik (GAB) Damai Sejahtera Jalan Abdul Rahman Saleh, No 94, Desa Sambong Dukuh, Kecamatan atau Kabupaten Jombang.

Warga masyarakat Kota Jombang dari berbagai unsur, Rabu (18/6/2025) pagi hingga siang mengantri mengikuti pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis di tempat Gedung Gereja Allah Baik (GAB) Damai Sejahtera Jalan Abdul Rahman Saleh, No 94, Desa Sambong Dukuh, Kecamatan atau Kabupaten Jombang.

Gereja Allah Baik Bersinergi dengan Pemdes Sambongdukuh Undang Masyarakat Jombang Berobat Gratis

Jombang, layang.co – Gereja Allah Baik (GAB) Damai Sejahtera bersinergi dengan Pemerinah Desa Sambongdukuh, Kecamatan/Kabupaten Jombang melakukan bakti sosial pengobatan gratis dan pijat akupuntur.

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesehatan warga kota santri sehat, tanpa kecuali, untuk itu GAB berkerjasama dengan Pemerintah Kecamatan dan Forum Komunikasi Masyarakat Jombang serta Paguyuban Abang Becak, kegiatan dipusatkan di Gedung Gereja Jalan Abdul Rahman Saleh, No 94, Desa Sambong Dukuh, Kecamatan atau Kabupaten Jombang, Rabu (18/6/2025) pagi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami ingin masyarakat Jombang sehat semua. Saat ini, banyak yang stres karena tekanan ekonomi, tekanan darah tinggi, kolesterol, dan gula. Karena itu, kami berinisiatif membantu masyarakat dan pengobatan gratis ini terbuka untuk umum tanpa memandang agama atau suku, meskipun diadakan di gereja,” ucap Pendeta Herry Soesanto.

Adapun layanan yang diberikan meliputi: akupuntur (tusuk jarum), pijat, serta pemeriksaan kesehatan seperti tes darah, asam urat, lemak, tekanan darah, gula, dan kolesterol.  Para pasien juga akan mendapat obat sesuai resep dokter.

“Kami juga ingin mengenalkan akupuntur karena masih banyak masyarakat yang belum berani mencoba, padahal hasilnya luar biasa. Saya sendiri sudah 65 tahun, tapi rajin olahraga seperti jalan kaki dan renang agar tetap sehat,” ungkapnya.

Sedikitnya sudah 200an warga yang hadir dari 500 orang yang ditargetkan. Ia juga mengharapkan kegiatan ini terus berlanjut setiap tahunnya.

Baca Juga:  Perkuat Barisan Pilar Sosial, Bupati Jombang Pastikan Kehadiran Negara Bagi Masyarakat Rentan

“Hampir rata-rata setelah pemeriksaan banyak terkena kolesterolnya. Kita ingin bakti sosial kesehatan terus berlanjut demi mewujudkan masyarakat Jombang yang lebih sehat dan sejahtera,” pungkasnya.

Sementara itu, Wenas Go selaku Bagian INTI Jatim Sosial Budaya dan Kesehatan juga menambahkan bahwa kesehatan ini mengedepankan pendekatan preventif (pencegahan) dan edukatif (pendidikan) dalam bakti sosialnya. Metode ini diambil untuk membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya mendengarkan ‘alarm’ tubuh sebelum penyakit menjadi parah.

“Kami mengambil filosofi pengobatan tradisional, seperti kerokan, yang sebenarnya adalah cara tubuh memberi sinyal. Dulu, orang merespons dengan puasa, tidak begadang, dan menjaga pola hidup, sekarang, banyak yang mengabaikan tanda-tanda tubuh sampai akhirnya terlambat, seperti diabetes yang berujung amputasi,” imbuhnya.

Menurutnya, kemajuan teknologi justru sering menjadi bumerang bagi kesehatan, sebab kebiasaan begadang, terlalu lama menatap layar HP, atau pola hidup monoton tanpa olahraga memicu berbagai penyakit diantaranya kaki kram serta pola tidur tidak teratur memperburuk kondisi.

Jadi ini seperti penyakit nanggung (setengah-setengah) kondisi yang muncul karena pola hidup tidak seimbang—kurang gerak, stres ekonomi, dan rasa gelisah akan masa depan.

“Di bakti sosial ini Kami mengajak masyarakat untuk mandiri dalam menjaga kesehatan, misalnya dengan berpuasa, mengatur pola makan, dan berolahraga. Masalah buatan manusia bisa diatasi dengan disiplin, sedangkan masalah di luar kendali kita serahkan pada Tuhan,” pungkasnya. (dan)

Berita Terkait

Pemkab Jombang Bantu 10,118 Ton Beras Kepada Korban Gempa Bumi NTT
Sambut Muktamar ke-35 NU  di Jombang Satpol PP dan Gabungan Bagikan Kerudung dan Edukasi Ketertiban
Korban Angin Kencang dan Puting Beliung di Jombang Peroleh Bantuan Dari Pemkab
Jelang Idul Fitri 1447 H, Pemkab Jombang Salurkan 2.495 Bansos Bagi PPKS dan PSKS Berupa Uang Rp 100 Ribu dan Beras 5 Kg
Pemkab Jombang, BAZNAS, AFCO Group Santuni 1.000 Anak Yatim
Presiden Prabowo Bantu 100 Becak Litrik untuk Warga Jombang
Perkuat Barisan Pilar Sosial, Bupati Jombang Pastikan Kehadiran Negara Bagi Masyarakat Rentan
Meriahkan Hari Buruh, Kapolres Jombang Siapkan SIM Gratis

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:20 WIB

Pemkab Jombang Bantu 10,118 Ton Beras Kepada Korban Gempa Bumi NTT

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:47 WIB

Sambut Muktamar ke-35 NU  di Jombang Satpol PP dan Gabungan Bagikan Kerudung dan Edukasi Ketertiban

Rabu, 1 April 2026 - 15:08 WIB

Korban Angin Kencang dan Puting Beliung di Jombang Peroleh Bantuan Dari Pemkab

Selasa, 17 Maret 2026 - 11:13 WIB

Jelang Idul Fitri 1447 H, Pemkab Jombang Salurkan 2.495 Bansos Bagi PPKS dan PSKS Berupa Uang Rp 100 Ribu dan Beras 5 Kg

Rabu, 4 Maret 2026 - 12:38 WIB

Pemkab Jombang, BAZNAS, AFCO Group Santuni 1.000 Anak Yatim

Berita Terbaru