Butuh 30 Hari Mewujudkan Kampung Tangguh Mandiri “New Normal Life” di Desa Sengon dan Kepatihan Jombang

- Penulis

Rabu, 27 Mei 2020 - 12:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Desa Kepatihan Diproyeksikan Menjadi Kampung Tangguh Cegah Penyebaran Covid-19, Rabu (27/05/2020).

Desa Kepatihan Diproyeksikan Menjadi Kampung Tangguh Cegah Penyebaran Covid-19, Rabu (27/05/2020).

Butuh 30 Hari Mewujudkan Kampung Tangguh Mandiri “New Normal Life” di Desa Sengon dan Desa Kepatihan Jombang

Jombang, layang.co – Minimal butuh waktu 30 hari ke depan untuk mewujudkan keadaan menjadi Kampung Tanngguh Mandiri menuju  pola “New Normal Life” di Desa Sengon dan Desa Kepatihan,  di Kecamatan Jombang Kota, Kabupaten Jombang, Jawa Timur.

Dipilihnya dua desa ini karena sudah ada warganya yang positif tertular virus corona (Covid-19).  Kejadian  tersebut menjadi sebagian dasar rujukan Pemerintah memilih desa tersebut. Penentuan desa tersebut  berdasarkan  instruksi Pemerintah Provinsi Jawa Timur oleh Gubernur Jawa Timur dan oleh Kapolda Jawa Timur.

Implementasi instruksi itu dilaksanakan oleh Kapolres Jombang AKBP Boby P Tambunan bersama  Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab, hari Rabu (27/5/2020). Pelaksanaan Kampung Tangguh dilaksanakan secara bertahap dengan rincian, tahap persiapan selama 3 hari,  dan tahap kemandirian menuju masyarakat  tangguh selama 14 hari.

Selanjutnya, akan dilakukan asistensi pemantapan selama 14 hari sehingga total asistensi pelaksanaan Kampung Tangguh selama 30 hari, untuk menuju new normal life, demikian realease yang disampaikan oleh Kasubbaghumas Polres Jombang, AKP Hariyono sore.

Pembentukan Kampung Tangguh peresmiannya dilaksanakan secara sinergi Bupati Jombang bersama Kapolres, disaksikan oleh anggota Forpimda Jombang. Tampak Ketua DPRD Jombang Zuremi Mas’ud, Komandan Kodim 0814/Jombang Letkol Inf Triono, Sekdakab Jombang dan Kepala Dinas OPD terkait. Hadir pula Formpimka, Kades Sengon dan Kades Kepatihan, Perangkat Desa, RT/RW dan elemen organisasi desa serta relawan setempat.

Pembentukan Kampung Tangguh berbasiskan Problem Oriented Policing (P.O.P) dengan semangat Gotong Royong antara Masyarakat bersama Polri, Pemkab dan TNI yg diasistensi oleh Pamatwil Kabidlabfor Polda Jatim KBP Haris Aksara, S.H

Baca Juga:  Perkuat Kamtibmas, Kapolres Jombang Sowan Kiai Pondok Pesantren Tebuireng

Di Dusun Sengon I terdapat 84 KK,  terdapat 3 orang Positif Covid-19 dan 6 orang OTG (orang tanpa gejala). Dalam upaya memutus rantai penularan Covid-19, di desa ini telah ada portal pintu masuk serta penerapan one gate system. Setiap rumah ada tempat cuci air mengalir dan sabun tangan. Test suhu badan bagi warga pendatang/masuk kampung.

Gotong royong lainnya dilakukan budaya jimpitan beras digunakan untuk kekuatan lumbung pangan, penyiapan masakan oleh warga kepada warga isolasi, pembuatan Kawasan Rumah Pangan Lestari (KRPL) di halaman rumah, berjemur dan olahraga setiap pagi bagi masyarakat.

Selain itu juga dilakukan sosialisasi cegah covid dan pemulasaraan jenazah oleh Dinas Kesehatan Jombang, pembentukan Pos Siskamling siaga covid-19, pembentukan Grup WA sebagai sumber komunikasi warga Kampung Tangguh.

“Alhamdulillah, pelaksanaan rapid test kepada 6 orang OTG warga Sengon hasilnya Non Reaktif,” ungkapnya.

Kades Kepatihan Erwin (kanan) Menunjukkan Sarana Cuci Tangan di Lingkup Kantor Desa.

Sedangkan di Desa Kepatihan, kata Hariono sebagai Kampung Tangguh yang acaranya di RW 9 lantaran terdapat satu orang Positif Covid-19 dan 10 orang OTG.  Untuk menekan aktifitas warga di Desa Kepatihan ada relawan kurir 2 orang, pembuatan Desinfektan dan Hand Sanitizer yang selanjutnya dibagikan gratis. Pemberdayaan UMKM di kampung tangguh untuk pembuatan masker, kemdian di beli oleh desa dan dibagikan secara gratis kepada masyarakat.

“Di lingkup desa ini juga ada pemasangan 40 unit CCTV untuk penguatan system keamanan di Kampung Tangguh. Warga Desa ini juga sudah melaksanakan protokol kesehatan penanggulangan Covid-19,” papar AKP Hariyono. (dan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel layang.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pendopo Milik Rakyat, Abah untuk Semua: Bupati Warsubi Tegaskan Pendopo Terbuka untuk Warga
DPRD dan Pemkab Kebut Pembahasan Raperda Pengelolaan Aset Daerah
Grebeg Apem 2026 di Jombang: Merawat Tradisi, Sambut Ramadhan 1447 H
Matangkan RKPD 2027 Musrenbang di Kecamatan Diwek, Pemkab Jombang Usung Tema Integrasi Industti dan Sektor Primer
Hasil Musrenbang di Ploso untuk Wilayah Brantas, Tahun 2027 Sektor Pertanian sebagai Pondasi Industri Konvensional dan Digital
Musrenbang 2026 di Gudo: Pembangunan 2027, Prioritas Peningkatan Jalan Kabupaten Rp 1 Miliar dan Peneranan Jalan Umum Rp 200 Juta di Wilayah Kecamatan
Pemkab Launching ADD dan PDRD 2026, Bupati Jombang Tekankan Kemandirian Ekonomi Desa
DPRD Jombang Gelar Rapat Paripurna, Bupati Warsubi Sampaikan Pendapat Akhir, Setujui Raperda Desa Sadar Hukum Menjadi Perda

Berita Terkait

Sabtu, 14 Februari 2026 - 19:48 WIB

Pendopo Milik Rakyat, Abah untuk Semua: Bupati Warsubi Tegaskan Pendopo Terbuka untuk Warga

Jumat, 13 Februari 2026 - 14:37 WIB

DPRD dan Pemkab Kebut Pembahasan Raperda Pengelolaan Aset Daerah

Kamis, 12 Februari 2026 - 11:36 WIB

Matangkan RKPD 2027 Musrenbang di Kecamatan Diwek, Pemkab Jombang Usung Tema Integrasi Industti dan Sektor Primer

Kamis, 12 Februari 2026 - 11:03 WIB

Hasil Musrenbang di Ploso untuk Wilayah Brantas, Tahun 2027 Sektor Pertanian sebagai Pondasi Industri Konvensional dan Digital

Selasa, 10 Februari 2026 - 13:34 WIB

Musrenbang 2026 di Gudo: Pembangunan 2027, Prioritas Peningkatan Jalan Kabupaten Rp 1 Miliar dan Peneranan Jalan Umum Rp 200 Juta di Wilayah Kecamatan

Berita Terbaru

Photo searah jarum jam: Photo kiri atas: Bupati Jombang H Warsubi menyampaikan jawaban atas pertanyaan fraksi. Photo kanan atas: Pimpinan DPRD bersama Bupati – Wakil Bupati. Photo kanan-kiri bawah: Penuh kehangatan Bupati menyampaikan salam kepada anggota DPRD Jombang, Kamis (12/2/2026)..

Pemerintahan

DPRD dan Pemkab Kebut Pembahasan Raperda Pengelolaan Aset Daerah

Jumat, 13 Feb 2026 - 14:37 WIB