Polres Jombang Gelar NoBar Final Piala Gubernur Jatim Persebaya vs Persija di GOR Merdeka

0
494
Penonton Menyalakan Flair Saat Nobar Final Sepak Bola di GOR Jombang

Polres Jombang Gelar NoBar Final Piala Gubenur Jatim Persebaya vs Persija di GOR Merdeka

Jombang, layang.co – Guna mengantisipasi kekacauan dan memberikan kenyamanan bagi komunitas bola, Polres Jombang menggelar acara nonton bareng (No Bar) pertandingan final Piala Gubernur Jawa Timur antara Persebaya Surabaya melawan Persija Jakarta, Kamis (20/2) di Gor Merdekan, Jl. Gus Dur Jombang. Dengan skor 4-1 untuk Persebaya.

Kapolres AKBP Boby Pa’ludin Tambunan, S.H., S.I.K., disela-sela mengawal dan menyaksikan pertandingan mengapreasiasi tingginya animo penggemar sepak bola “Bonek dan Bonita Jombang”. Jumlah yang hadir sekitar 1.000 orang penonton,  datang secara berduyun-duyun dari berbagai  wilayah Kabupaten Jombang. Secara tertib mereka mengendarai motor memasuki area halaman GOR.

Mereka mayoritas putra,  mengenakan kaos Persebaya maupun atribut  sliyer bertuliskan Persebaya. Hingga babak kedua berakhir suasana kondusif tetap terjaga. Meski terdapat  beberapa kali penonton di tribun atas sebelah timur menyalakan flair, sembari menyanyikan yel-yel kebanggaan Bonek Mania.

Kapolres Nobar Final Persebaya vs Persija, Kamis (20/2)

Sorakan dan nyanyian yel-yel terus dikumandangkan, bahkan ketika ada pelanggaran maupun Pemain Persebaya berhasil menjebol gawang Persija, sorak kegirangan dihentakkan oleh sporter. Suasana meriah tampak bagaikan kondisi nyata di stadion, diatas tribun. Yel-yel terus mendayu, gebukan drum band mengikuti iraman semangat hentakan sporter.

Untuk memberikan suasana nyaman Polres menurunkan sejumlah personil. Tidak berlebihan, aparat pakaian dinas kepolisian dan sejumlah intel menyebar berbaur dengan penonton. Ada yang bertugas masuk di dalam GOR dan menjaga keamanan di luar GOR.

Polres memfasilitasi videotron relai siaran langsung stasion televisi swasta yang memiliki hak siar pertandingan final sepak bola dari Panitia Asosiasi Provinsi PSSI Jawa Timur. Videotron berukuran  4 x 6 meter membuat mata tidak lelah,  ukuran body pemain sepakbola persis dengan kondisi riil pemain/orang.

AKBP Boby Pa’ludin Tambunan disela-sela mengawal dan menonton bersama kepada layang.co mengatakan, tujuan nobar ini untuk memberikan kenyaman komunitas bola. Selain  mengantisipasi kejadian di Blitar, mengingat kapasitas tempat duduk  stadion Deltras Sidoarjo tidak bisa menampung tingginya animo penonton. Kapasitas stadion Deltras maksimal 30.000 orang.

“Kita belajar dari pengalaman semi final kemarin. Karena itu, kita fasilitasi komunitas Bonek dari Jombang. Agar tidak berangkat ke Sidoarjo. Dengan menonton bersama, kita tetap memberikan keamanan,” jelas Kapolres.

Bonek dan Bonita Jombang Memadati GOR di lantai bawah dan tribun atas

Dalam kesempatan tersebut, Kapolres nobar didampingi Kasat Resnakoba AKP Moch Mukid, Kepala Bagian Operasional Polres Jombang, Kompol Samsul, Kasi Intel AKP Eko, sejumlah Kapolsek dan pejabat Polres lainnya hingga pertandingan berakhir. Turut pula mendampingi Kapores Ketua Umum KONI kabupaten Jombang H Tito Kadar Isman.

Ilham (25 tahun) seorang penonton dari Mojoagung yang datang ke GOR bersama lima rekannya. Menyambut gembira Nobar yang digelar. Dia berharap, kebersamaan nobar serupa ini bisa digelar kembali pada momentum olahraga, untuk waktu mendatang. Ilham bersama rekan mendapat informasi nobar dari medsos. (dan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here