Di GOR Unipdu Rejoso Jombang Wushu Gelar Kejuaraan Open Antar Pelajar Piala Dikbud Tahun 2020

0
979
Sekretaris Dikbud Jombang H Jumadi, S.Pd Memukul Gong Membuka Kejuaraan Open Antar Pelajar se-Jatim

Di GOR Unipdu Rejoso Jombang Wushu Gelar Kejuaraan Open Antar Pelajar Piala Dikbud Tahun 2020

Jombang, layang.co- Setidaknya tercatat 220 atlet putra-putri Cabang Olahraga Bela Diri Wushu mulai hari Sabtu (11/1/2020) hingga Mingg (12/1/2020) mengikuti Kejuaraan Open antar pelajar memperebutkan Piala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang Tahun 2020, bertempat di markas Wushu Indonesia (WI) Pengurus Cabang Jombang di Gedung Olahraga Unpdu, Rejoso Peterongan Jombang, Jawa Timur.

Kejuaraan yang di buka Sekretaris Dikbud Jombang H Jumadi, S.Pd mewakili Kepala Dikbud Jombang Agus Purnomo, SH., M.Si yang sedang dinas luar kota itu, dihadiri Ketua Umum KONI Kabupaten Jombang H Tito Kadar Isman, S.Psi., S.Pd., M.Si., C.Ht., Ketua Umum Pengcab Wushu Jombang DR. dr. H Zulfikar As’ad, MM, Ketus Yayasan Pondok Pesantren Rejoso, Peterongan, Kapolsek Peterongan, Dan Ramil Peterongan dan hadirin undangan lainnya.

Sekretaris Dikbud Jombang H Jumadi dalam sambutannya menyampaikan, agar seluruh atlet bisa mengikuti proses pertandingan sebagaimana ketentuan yang berlaku. Dikbud mendukung jalannya kegiatan hingga tuntas.

Bahwasannya Dikbud komitmen mewadahi dan mengembangkan potensi yang dimiliki oleh para siswa. Karena belajar akademis tidak hanya bisa ditempuh melalui jalur prestasi akademik, melainkan, jalur prestasi olahraga, seni budaya, olah vokal (menyanyi), olah tubuh (senam), atau kreasi lainnya belakangan ini diwadahi untuk dikembangkan melalui kejuaraan dan lomba berbagai event, multi talenta.

Pertandingan Kelas Sanda Putri

Seriuslah mengikuti kejuaraan. Harapan kami semua bisa meraih prestasi terbaik. Namun, di dalam pertandingan tentu ada yang juara dantidak juara. Sebab itu, persiapkan diri mental anak-anak untuk menang dan kalah. Berikutnya berlatih lagi, dan berlatih lagi, agar bisa mencapai target juara pada momen berikutnya, seru Jumadi.

Sedangkan Ketua Umum KONI Jombang H Titi Kadar Isman, berharap dari kejuaraan Wushu di GOR Unipdu ini akan muncul atlet handal, juara terbaik. Yang nantinya bisa menjadi pemain di level, nasiona, dan internasional.

Kegiatan ini bisa kami jadikan parameter awal, menjelang persiapan Porkab tahun  2020, berikutnya untuk menuju Porprov VII tahun 2021 yang berlangsung di Jember, Lumajang dan sekitarnya. Porprov VII adalah moment harapan bagi Cabor berjenjang. Di awali kejuaraan dalam cabor, Kejuaraan Porkab, Porprov, PON, Sea Game, Asian Game, dan Olympoade. Ini adalah jalur olahraga berjenjang yang harus kita perjuangkan.

“Alhamdullilah Wushu Jombang pada Porprov VI bulan Juli 2019 lalu, telah menyumbang tiga medali perunggu. Untuk Porprov 2021, saya tagih janji medali emas dari cabor Wushu Jombang. Untuk itu, persiapan sebaik mungkin,”  pinta Ketua Umum KONI Kabupaten Jombang.

Tito, juga minta semua wasit juri untuk bekerja maksimal, bekerja jujur dengan menerapkan penilaian berdasarkan kualitas masing-masing atlet peserta. Agar pembinaan yang dilakukan oleh masing-masing perguruan ada hasil yang jelas.

Foto Bersama Pengurus Sebelum Pertandingan

Ketua Pencab Wushu Indonesia Jombang, DR dr Zulfikar As’ad, MM yang bertindak sebagai inspektur upacara melaporkan dan mengucapkan terimak kasih atas dukungan semua pihak, sehingga Kejuraan Piala Dikbu tahun 2020 ini bisa berjalan sesuai harapan. Dan ada tindak lanjut ke depan untuk Kejuaraan yang lebih berkualitas.

Kejuaraan ini diiiuti oleh tim atlet kelas Taolu sebanyak 92 anak, putra  46 anak, putri 46 anak. Kelas Sanda tercatat 120 lebih. Kelas pertandingan untuk Kelas Taulo, usia atlet mulai 5 tahun hingga 15 tahun. Sedangkan Kelas Sanda Berat Badan peserta mulai dipertandingan 28 Kg – 65 Kg.

Para peserta berasal dari berbagai daerah, seperti Kediri, Ngawi, Nganjuk, Lamongan, Probolinggi, Banyuwangi, tidak ketinggalan mayoritas berbagai perguruan berasal dari Kabupaten Jombang, dari sekolah-sekolah.

“Harapan kami, dari Kejuaraan ini, bisa lahir dan tercetak atlet handal yang mampu bertanding dan menang di level, nasional hingga internasional, olympiade,” ujar Gus Ufik, panggilan akrab DR dr Zulfikar As’ad, MM ini. (dan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here