Toko dan Gudang Milik Wahyudi Terbakar, Kerugian Milyaran Rupiah

- Penulis

Jumat, 10 Januari 2020 - 16:39 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

📰 Pasang Iklan Murah di Layang.co!
Pasang Sekarang

Api Membakar Gudang dan Toko Mainan Berbahan Plastik,

Api Membakar Gudang dan Toko Mainan Berbahan Plastik,

Toko dan Gudang Milik Wahyudi Terbakar, Kerugian Milyaran Rupiah

Jombang, layang.co- Sebuah toko dan gudang mainan di Jombang, Jawa Timur ludes terbakar Jum’at (10/1/2020) siang. Api diketahui muncul dari lantai dua bangunan yang berada di belakang toko. Sejumlah mobil pemadam kebakaran berusaha menjinakan api yang membakar bangunan tiga lantai tersebut. Selum diketahui penyebab kebakaran,/pemilik toko dipastikan mengalami kerugian miliaran rupiah.

Asap  tebal hitam ini terus membumbung tinggi dari bangunan gudang di Jalan Abdul Rahman Saleh, Jombang, Jawa Timur. Warga sekitar menyaksikan api yang terus berkobar.  Api muncul dari lantai dua dan tiga bangunan milik Wahyudi, pemilik toko asal Desa Kauman, Kecamatan Jombang Kota. Sejumlah karyawan toko langsung berusaha menyelamatkan barang yang berada di lantai dasar.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kebakaran spontan mengejutkan warga di kawasan padat penduduk tersebut.  Petugas pemadam kebakaran dari BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kabupaten Jombang yang tiba langsung berusaha menyiramkan air ke sejumlah titik api. Petugas membagi dalam dua titik lokasi untuk pemadaman. Istri Wahyudi  pemilik usaha ini hanya bisa pasrah menyaksikan kobaran api yang terus membesar.

Baca Juga:  Bakti Sosial Ojol Resto Jombang Sasar Kaum Marginal

Pihak Kepolisian yang berada di lokasi mengatakan, belum bisa memastikan  penyebab kebakaran  yang terjadi di toko mainan tersebut. Petugas saat ini masih berkonsentrasi untuk melakukan pemadaman. Gudang berisi aneka mainan berbahan plastik dan kembang api ini membuat  api dengan cepat menghabiskan seluruh isi gudang.

AKP Moch Wilono, Kapolsek Jombang Kota mengatakan, informasi awal dari sang karyawan toko sang pemilik usaha ini sedang berada di luar kota. “Untuk sumber api kita juga belum paham berasal dari mana yang jelas ini barang yang ada di dalam barang mudah terbakar ful mainan dan kembang api, mainan anak dan kembang api,” katanya.

Tiga mobil pemadam kebakaran yang didatangkan ke lokasi baru bisa menjinakan api setelah dua jam  melakukan pembasahan. Selain menyebabkan kerugian miliaran rupiah jalur nasional Jombang – Surabaya ini sempa tersendat. Petugas Kepolisian harus mengatur arus lalu lintas agar tidak menyulitkan kendaraan pemadam keluar masuk lokasi kebakaran. (ab/dan)

 

Berita Terkait

Pemkab Jombang Bantu 10,118 Ton Beras Kepada Korban Gempa Bumi NTT
Sambut Muktamar ke-35 NU  di Jombang Satpol PP dan Gabungan Bagikan Kerudung dan Edukasi Ketertiban
Korban Angin Kencang dan Puting Beliung di Jombang Peroleh Bantuan Dari Pemkab
Jelang Idul Fitri 1447 H, Pemkab Jombang Salurkan 2.495 Bansos Bagi PPKS dan PSKS Berupa Uang Rp 100 Ribu dan Beras 5 Kg
Pemkab Jombang, BAZNAS, AFCO Group Santuni 1.000 Anak Yatim
Presiden Prabowo Bantu 100 Becak Litrik untuk Warga Jombang
Gereja Allah Baik Bersinergi dengan Pemdes Sambongdukuh Undang Masyarakat Jombang Berobat Gratis
Perkuat Barisan Pilar Sosial, Bupati Jombang Pastikan Kehadiran Negara Bagi Masyarakat Rentan

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:20 WIB

Pemkab Jombang Bantu 10,118 Ton Beras Kepada Korban Gempa Bumi NTT

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:47 WIB

Sambut Muktamar ke-35 NU  di Jombang Satpol PP dan Gabungan Bagikan Kerudung dan Edukasi Ketertiban

Rabu, 1 April 2026 - 15:08 WIB

Korban Angin Kencang dan Puting Beliung di Jombang Peroleh Bantuan Dari Pemkab

Selasa, 17 Maret 2026 - 11:13 WIB

Jelang Idul Fitri 1447 H, Pemkab Jombang Salurkan 2.495 Bansos Bagi PPKS dan PSKS Berupa Uang Rp 100 Ribu dan Beras 5 Kg

Rabu, 4 Maret 2026 - 12:38 WIB

Pemkab Jombang, BAZNAS, AFCO Group Santuni 1.000 Anak Yatim

Berita Terbaru