Dua Anggota DPRD Dari Kesamben Saksikan Vaksinasi di Puskesmas

- Penulis

Rabu, 27 Januari 2021 - 14:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dua Anggota DPRD Didampingi Forpimcam Kesamben Menyaksikan Vaksinasi, Berurutan Photo: Mulai dari kiri berdiri Iswayudi (hijau) Camat Kesamben Agus Santoso, Isman, Danramil, Miftakhul Huda, dan Kapolsek.

Dua Anggota DPRD Didampingi Forpimcam Kesamben Menyaksikan Vaksinasi, Berurutan Photo: Mulai dari kiri berdiri Iswayudi (hijau) Camat Kesamben Agus Santoso, Isman, Danramil, Miftakhul Huda, dan Kapolsek.

Dua Anggota DPRD Dari Kesamben Saksikan Vaksinasi di Puskesmas

Jombang, layang.co – Dua orang anggota DPRD dari Kecamatan Kesamben Drs H Miftakhul Huda  M.Si (Partai Kebangkitan Bangsa) dan Isman (Partai Amanat Nasional), hari Rabu (27/1/2021) pagi hadir di Puskesman Kesamben untuk menyasikan kegiatan vaksinisasi kepada tenaga kesehatan yang di tempat tersebut.

Selain dua anggota dewan yang masuk Dapil VI (Kecamatan Kesamben, Tembelang dan Megaluh) itu, turut juga hadir menyaksikan langsung Camat Kesamben Agus Santoso, S.Sos, Kapolsek AKP Slamat Hariyana dan Komandan Koramil 12/Kesamben Kapten Inf Tatok Budiono.

Sebanyak 56 orang tenaga kesehatan yang ada di Puskesmas tersebut mengikuti vaksinisasi dengan mengenakan protokol kesehatan dan mengenakan Alat Pelindung Diri (APD) untuk menangani Covid-19. Secara bergiliran mereka melakukan tahapan pendaftaran dengan mengisi sejumlah quesener yang disiapkan.

Quesener diantaranya menanyakan tentang riwayat penyakit yang pernah diderita, atau apakah punya penyakit bawaan, yang tidak boleh menerima vaksin covid, sebagaimana yang telah ditentukan, seperti penderita penyakit sesak napas, rematik, ibu hamil dan menyusui, termasuk penederita Diabetes Melitus (DB).

Setelah lolos dari quesener tersebut pasien atau nakes melakukan pemeriksaan terhadap kesehatan diri dan menuju meja ketiga untuk mendapat imunisasi vaksi sinovac.

“Setelah menerima vaksin, pasien atau nakes diminta duduk menunggu sekitar 10 menit guna  menunggu reaksi klinis pada tubuh pasien atas masuknya vaksin tersebut. Apabila tidak ada reaksi tertentu maka yang bersangkutan boleh meninggalkan tempat untuk melakukan aktivitas seperti biasa,” jelas Iswayudi, seorang petugas medis di Puskesmas Kesamben.

Baca Juga:  Tingkatkan Sinergitas Polri dengan Ulama, Kapolri Silaturahmi ke Pondok Pesantren Syiddiqiyah Ploso Jombang
Bersama Forpimcam dan Nakes Penerima Vaksin Berdialog dengan Anggota DPRD Jombang.

Jumlah tenaga kesehatan yang ada di Puskesmas Kesamben, ada 67 orang, kita usulkan mendapat vaksin semua. Namun jumlah vaksin yang kami terima dari Dinas Kesehatan Jombang pada  tahap pertama hanya 56 botol. “Kekurangan vaksi menunggu kiriman dalam waktu dekat,” ujarnya.

Usai menyaksikan proses vaksinisasi dua anggota DPRD tersebut minta dalam pelaksanaan vaksinasi tim medis memberikan kepastian terhadap kesehatan penerima vaksin. Agar tidak menjadi polemik dimasyarakat. Musibah meninggal sebelum hasil swab keluar, disebutkan meninggal karena Covid, ternyata setelah hasil swab keluar negatif. Kondisi ini mengecewakan keluarga yang mengalami musibah.

“Kami harapkan semua menyukseskan kegiatan ini. Seharusnya, sebelum mendapat vaksin, orang atau nakes perlu dilakukan swab yang hasilnya bisa cepat diketahui seperti swab antigen. Kendala, terkait biaya, seperti yang disampaikan petugas, kami sebagai tim Panggar DPRD bisa merencana, kebutuhan apabila memang dibutuhkan,” kata Isman, anggota Dewan dari Partai PAN ini. (dan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel layang.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30, Jombang Siap Bersinergi Wujudkan Asta Cita
Hasil Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintah Daerah, Jombang Peringkat Terbaik ke-4 Nasional
Upaya Penangguangan Bencana, Pemkab Jombang Libatkan Siswa SLB dalam Simulasi HKB 2026
Hari Pers Nasional 2026: Bupati Jombang Tekankan Pentingnya Pers Sehat, Strategis Adatif di Era Digitalisasi
Tiga Bupati Bahas Rencana Pembangunan Flyover Mengkreng, Titik Macet Terpadat
Gubernur Jatim Minta Kepala Daerah Waspadai Musim Kemarau, Kekeringan Ekstrem Bulan Agustus
Pemkab Jombang Terapkan WFH Setiap Hari Jum’at, Mulai 2 April 2026
Menteri PPPA Tinjau Sekolah Rakyat dan UPTD PPA di Jombang

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 16:16 WIB

Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30, Jombang Siap Bersinergi Wujudkan Asta Cita

Senin, 27 April 2026 - 15:44 WIB

Hasil Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintah Daerah, Jombang Peringkat Terbaik ke-4 Nasional

Senin, 27 April 2026 - 15:29 WIB

Upaya Penangguangan Bencana, Pemkab Jombang Libatkan Siswa SLB dalam Simulasi HKB 2026

Kamis, 9 April 2026 - 12:11 WIB

Tiga Bupati Bahas Rencana Pembangunan Flyover Mengkreng, Titik Macet Terpadat

Rabu, 8 April 2026 - 10:59 WIB

Gubernur Jatim Minta Kepala Daerah Waspadai Musim Kemarau, Kekeringan Ekstrem Bulan Agustus

Berita Terbaru