Mulai Pebruari 2020 Perangkat Desa di Jombang akan Terima Gaji Tetap Setara ASN Golongan 2A

- Penulis

Sabtu, 18 Januari 2020 - 10:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua PPDI Pusat Mujito, S.H., Melantik PPDI Kab. Jombang, Sabtu (18/1/2020).

Ketua PPDI Pusat Mujito, S.H., Melantik PPDI Kab. Jombang, Sabtu (18/1/2020).

Mulai Pebruari 2020 Perangkat Desa di Jombang akan Terima Gaji Tetap Setara ASN Golongan 2A

  • Siltap Rp 2.022.000 – Rp 2.436.000/bulan

Jombang, layang.co – Diagendakan mulai bulan Pebruari tahun 2020 ini seluruh perangkat desa yang ada di Kabupaten Jombang  mulai dari Kepala Desa hingga Kepala Urusan dalam lingkup Pemerintahan Desa akan menerima gaji tetap setara dengan gaji Aparatur Sipil Negara (ASN)

Pemberian gaji itu diberikan sebagai penunjang kinerja pelaku pemerintahan desa, diberikan secara bertingkat sesuai kategori tingkat jabatan, yang nilainya berbeda-beda.

“Saat ini, Peraturan Bupati yang mengatur tentang itu sedang dalam perampungan, tahap finishing. Mudah-mudah tidak terlalu lama, sehingga kucuran dana itu bisa lekas bisa diterimakan,” ungkap Bupati Hj Mundjidah Wahab saat memberikan sambutan dalam rangkaian Deklarasi dan Pelantikan Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kabupaten Jombang, Sabtu (18/1/2020) di GOR Merdeka siang.

Deklarasi sangat sederhana namun penuh makna. Hadir dalam acara itu Wabup Sumrambah, Wakil Ketua DPRD Farid Alfarisi, S.H., Perwakilan dari Polres, Perwakilan dari Dandim 1804/Jombang, sejumlah Kepala OPD, dan Ketua PPDI Pusat Mujito, SH sekalihus melantik Kepengurusan PPDI Kabupaten Jombang masa bakti 2020-2025.

Ketua PPDI Kab. Jombang Teguh Wahyudi Terima SK Kepengurusan Masa bakti 2020-2025 dari Ketua PPDI Pusat

Mendapat kepercayaan untuk masa bakti yang kedua Ketua Teguh Wahyudi, menjabat sebagai Sekdes Bawangan, Kecamatan Ploso, didampingi sejumlah Wakil Ketua Bidang, Sekretaris Budiono, S.Pd yang juga Sekdes Palrejo Kecamatan Sumobito, dan Bendahara. Acara Deklarasi tersebut juga disaksikan Pengurus PPDI Provinsi Jawa Timur, Ketua PPDI Kabupaten sekitar Jombang, seperti Bojonegoro, Lamongan, Tulungagung, Trenggalek, Kediri, Malang, Jember, Mojokerto.

Pemerintah Kabupaten Jombang, kata Bupati mengapreasi terbentuknya PPDI di Jombang yang selama ini vakum karena tidak ada aktivititas. Diharapkan pasca pelantikan seluruh perangkat desa bisa bersinergi dangan Kepala Desa, dengan BPD, dengan unsur tiga pilar, yakni ada koordinasi antara Kepala Desa (perangkat desa) Kepolisian dan TNI.

Baca Juga:  Pj Bupati dan Ketua DPRD Wawancara Nirwasita Tantra, Menggapai Lingkungan Jombang Terjaga

“Perangkat desa merupakan garda terdepan dalam implementasi pembangunan di desa. Perangkat Desa merupakan unsur pembantu Kepala Desa, karena itu harus bisa bersinergi, guyub rukum, kompak kerja sama untuk melayani dan merealisasi pembangunan di tingkat desa,” tuturnya.

Pengurus PPDI Kab. Jombang Foto Bersama Bupati, Wakil Bupati dan Forpimda

Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Jombang akan memberikan gaji setara dengan ASN golongan 2A. Yakni untuk perangkat desa sebesar Rp 2.022.000/bulan, untuk Sekretaris Desa sebesar Rp 2.236.000/bulan, sedangkan untuk Kepala Desa diberikan gaji bulanan sebesar Rp 2.436.000,- “Penghasilan tetap ini belum termasuk pemasukan dari sumber lainnya,” jelas Bupati.

Penyataan Bupati tersebut sekali menjawab permintaan  Ketua PPDI Pusat Mujito, SH yang mana dalam sambutannya Ketua PPDI Pusat menyerukan kepada Pemerintah Daerah untuk bisa merealisasikan Siltap (Penghasilan Tetap) Perangkat Desa.

Harapan tersebut menyusul hasil diskusi Silaturahmi Pengurus PPDI dengan Presiden Jokowi, pada 14 Januari 2020 di istana Presiden  terhadap tuntutan Siltap. Sehingga Presiden menandatangani Peraturan Presiden  No. 11 Tahun 2020 tentang PPDI terkait dengan penghasilan tetap perangkat desa.

“Kami serukan, wajib, harus di realisasi siltap bagi perangkat desa, karena dasar hukumnya sudah jelas. Daerah lain sudah berjalan. Bahkan Kabupaten Ngawi , perangkat desa sudah ngrapel beberapa bulan tahun 2019 lalu,” tukas Mujito.

Sementara itu, Ketua PPDI Kabupaten Jombang Teguh Wahyudi berharap, kekompakan seluruh perangkat desa untuk terus memperjuangkan roda pembangunan dan peningkatan kesejahteraan perangkat.

“Perjuangan ini sangat berat namun akan terasa ringan apabila semua seirama mendukung, dengan tanpa melalaikan tugas membantu Kepala Desa dan Pemerintah kabupaten Jombang,” katanya saat  didaulat memberikan sambutan pasca dilantik untuk legalitas kepengurusan PPDI Kabupaten Jombang. (dan)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel layang.co untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jalan Nasional 4 KM Mojoagung – Jombang Segera Dieksekusi Menyeluruh
Satu Tahun Kepemimpinan Warsubi-Salman: Menjalin Harmoni, Membangun Jombang dengan Kerja Nyata dan Do’a
Kenduri Buah Durian Wonosalam Tahun 2026 Ditiadakan, Ini Alasannya
Pendopo Milik Rakyat, Abah untuk Semua: Bupati Warsubi Tegaskan Pendopo Terbuka untuk Warga
DPRD dan Pemkab Kebut Pembahasan Raperda Pengelolaan Aset Daerah
Grebeg Apem 2026 di Jombang: Merawat Tradisi, Sambut Ramadhan 1447 H
Matangkan RKPD 2027 Musrenbang di Kecamatan Diwek, Pemkab Jombang Usung Tema Integrasi Industti dan Sektor Primer
Hasil Musrenbang di Ploso untuk Wilayah Brantas, Tahun 2027 Sektor Pertanian sebagai Pondasi Industri Konvensional dan Digital

Berita Terkait

Senin, 23 Februari 2026 - 14:04 WIB

Jalan Nasional 4 KM Mojoagung – Jombang Segera Dieksekusi Menyeluruh

Sabtu, 21 Februari 2026 - 11:18 WIB

Satu Tahun Kepemimpinan Warsubi-Salman: Menjalin Harmoni, Membangun Jombang dengan Kerja Nyata dan Do’a

Jumat, 20 Februari 2026 - 10:41 WIB

Kenduri Buah Durian Wonosalam Tahun 2026 Ditiadakan, Ini Alasannya

Sabtu, 14 Februari 2026 - 19:48 WIB

Pendopo Milik Rakyat, Abah untuk Semua: Bupati Warsubi Tegaskan Pendopo Terbuka untuk Warga

Jumat, 13 Februari 2026 - 14:37 WIB

DPRD dan Pemkab Kebut Pembahasan Raperda Pengelolaan Aset Daerah

Berita Terbaru

Hartono, S.Sos., M.M., (tengah/nomor 7 dari kiri) selaku Plt. Kepala Disporapar sekaligus Kepala Bapperida (Badan Perencanaan Pemerintah dan Riset Daerah) Kabupaten Jombang, menyampaikan keputusan besar, saat rapat bersama Camat Wonosalam Yudha Asmara, S.STP., M.E didampingi jajaran Forkopimcam dan seluruh Kepala Desa se-Kecamatan Wonosalam, Rabu (18/2/2026). Photo: istimewa/Humas Dinas Kominfo.

Pemerintahan

Kenduri Buah Durian Wonosalam Tahun 2026 Ditiadakan, Ini Alasannya

Jumat, 20 Feb 2026 - 10:41 WIB

Photo kiri: Dra Wor Windari, M.Si, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang, photo kanan: Guru dan murid sedang melakukan pembelajaran pada sebuah lembaga pendidikan SMP. Photo: istimewa/edit

Pendidikan

Selama Ramadan, Jadwal Belajar di Sekolah Lebih Singkat

Kamis, 19 Feb 2026 - 11:20 WIB