Sebanyak 34 Siswa Diniyah Jombang Dilepas Wabub Mengikuti PORSADIN VII di Lumajang
Jombang, layang.co – Kabupaten Jombang mengirimkan 34 peserta, didampingi 32 pendamping serta 8 official untuk mengikuti Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah (Porsadin) VII Tingkat Provinsi Jawa Timur tahun 2026.
Para santriawan/santriwati akan berlaga pada 25 – 27 September 2026 di Kabupaten Lumajang. Pelepasan kontingen berlangsung di halaman Pendopo Kabupaten Jombang pada Jumat (25/9/2026) oleh Bupati yang dilaksanakan oleh Wakil Bupati Jombang Gus Salmanudin, S.Ag., M.Pd.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
14 Mata Lomba
Kontingen tersebut akan berlomba pada 14 cabang meliputi Tahfidz Juz 30, Musabaqah Qiraatul Kitab Safinatun Najah (MQK), Cerdas Cermat, Pidato Bahasa Indonesia, Pidato Bahasa Arab, Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ), Murattal wal ‘Imla’, Kaligrafi, Puisi Islami, Lari Sprint, Bulu Tangkis Tunggal, Tenis Meja Tunggal, Lantunan Sholawat, dan Adzan.
Porsadin Ruang Bagi Santri Madrasah Tunjukkan Potensi
Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jombang, M. Agussalim, menyampaikan bahwa keikutsertaan Jombang pada seluruh cabang lomba menjadi bagian dari upaya memberikan ruang bagi santri madrasah diniyah untuk menunjukkan potensi dan kemampuannya, baik dalam bidang keagamaan, seni, maupun olahraga.
“Ini menunjukkan kesiapan dan semangat para santri untuk berkompetisi sekaligus membawa nama baik Kabupaten Jombang di tingkat Jawa Timur,” tandasnya.
Anak-anak Wajib Tampil Percaya Diri dan Sportif
Agussalim berharap seluruh peserta dapat mengikuti setiap tahapan perlombaan dengan penuh semangat dan menjunjung tinggi sportivitas.
“Yang terpenting anak-anak dapat tampil percaya diri, maksimal, dan sportif. Semoga ikhtiar yang telah dilakukan selama persiapan dapat membuahkan hasil terbaik serta membawa kebanggaan bagi Kabupaten Jombang,” harapnya.
Apresiasi dan Pesan Wabup Gus Salman
Wakil Bupati Jombang Gus Salmanudin dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas terpilihnya para santri terbaik yang membawa nama daerah di ajang bergengsi tingkat provinsi tersebut.
Wabup menekankan bahwa ajang Porsadin menjadi pembuktian penting bagi kapasitas dan daya saing para santri Madrasah Diniyah di era sekarang.
“Saya ingin anak-anak sekalian membuktikan bahwa santri Madrasah Diniyah juga mampu bersaing, mampu berprestasi, dan mampu mengharumkan nama baik Kabupaten Jombang di tingkat provinsi maupun nasional. Untuk itu, bertandinglah dengan sungguh-sungguh. Keluarkan kemampuan terbaik. Jaga konsentrasi, disiplin, kekompakan, dan jangan mudah menyerah,” tegasnya.
Pendamping Wajib Beri Motivasi
Tak lupa, pesan dan dorongan moral juga disampaikan kepada para pendamping dan official agar terus menjaga kondisi fisik dan mental para atlet santri selama berlaga di Lumajang.
“Kepada para pendamping dan official, saya menyampaikan terima kasih atas dedikasi dan bimbingannya. Saya minta terus berikan motivasi dan pendampingan selama perlombaan. Bantu anak-anak kita agar tetap fokus, percaya diri, dan mampu memberikan penampilan terbaik pada setiap cabang yang diikuti,” tambahnya.
“Pesan saya kepada anak-anakku sekalian: Berangkat sebagai kontingen Jombang. Bertanding sebagai pejuang. Pulang sebagai juara. Selamat berjuang. Semoga perjalanannya diberikan kelancaran, seluruh peserta diberikan kesehatan dan kekuatan, serta perjuangan anak-anakku semua membuahkan prestasi yang membanggakan,” tuturnya. (*dan)















